Translate this page:  |
| WHAT IS DBL? |
BERMULA DARI HALAMAN KORAN |
26 Februari 2000 |
 |
Halaman DetEksi mulai terbit setiap hari sebagai bagian dari Jawa Pos. Halaman ini merupakan halaman koran khusus anak muda yang pertama di Indonesia, dikerjakan sepenuhnya oleh anak muda. |
11 Maret 2001 |
13-15 Oktober 2002 |
17 Juli-7 Agustus 2004 |
3 Desember 2009 |
 |
 |
 |
 |
| DetEksi Party pertama diselenggarakan untuk merayakan ulang tahun DetEksi Jawa Pos. |
Pameran DetEksi Mading Championship (sekarang DetEksi Convention) untuk SMA yang pertama diselenggarakan di Surabaya |
DetEksi Basketball League (DBL), liga basket SMA yang pertama diselenggarkan di Surabaya. |
DBL Berevolusi menjadi Development Basketball League |
|
DBL Key Facts |
 |
DBL diadakan kali pertama pada 2004 di Surabaya, Indonesia. |
 |
DBL dipelopori oleh Commissioner Azrul Ananda. |
 |
Nama ”DetEksi” diambil dari judul halaman anak muda di harian Jawa Pos. DetEksi tidak
hanya menyajikan halaman koran, tapi juga mengadakan sejumlah even. DBL adalah salah
satunya. |
 |
DBL adalah kompetisi pertama di Indonesia yang mengembangkan konsep Student Athlete.
Konsep ini menganggap sekolah sama pentingnya dengan bertanding basket. |
 |
Setelah empat tahun dikembangkan di Surabaya, pada 2008 DBL menyebar ke sepuluh provinsi di Indonesia. Pada 2009, menyebar lagi ke 15 provinsi di Indonesia. |
 |
Pada 2008, DBL diikuti oleh lebih dari 13.000 pemain dan ofisial, disaksikan oleh lebih dari 210.000 penonton. Pada 2009, partisipan meningkat menjadi lebih dari 18.000 orang, dengan jumlah penonton meroket hingga lebih dari 400.000 orang. Ini menjadikan DBL sebagai kompetisi basket terbesar di Indonesia, di level apa pun. |
 |
Pada 2008, DBL menjadi liga pertama di Indonesia yang berkolaborasi dengan NBA. |
 |
Even pertama NBA di Indonesia diadakan di DBL Arena Surabaya pada Agustus 2008. Dengan kapasitas 5.000 penonton DBL Arena mulai dibangun pada 17 Desember 2007, dibuka hanya tujuh bulan kemudian. Tepatnya pada 26 Juli 2008. |
 |
Mulai 2009, DBL dikelola sepenuhnya secara profesional oleh DBL Indonesia. |
 |
Mulai 2010, DBL berubah nama menjadi DEVELOPMENT BASKETBALL LEAGUE, sambil terus mempertahankan konsep Student Athlete. |
|
ABOUT THE LOGO |
 |
SI DET |
Anjing biru maskot DetEksi Jawa Pos. Kali pertama muncul pada September 2000. Matanya tertutup, tapi memiliki kaca pembesar. Itu karena Si Det tidak menilai sesuatu dari yang terlihat di depan mata, dia menilai sesuatu dari yang lebih dalam dan mendetail. Si Det juga berhidung besar, memiliki kemampuan mengendus sesuatu yang tidak bisa ditangkap kebanyakan orang.
Logo DBL berevolusi dari tahun ke tahun. Semula biru dan oranye, sesuai dengan warna asli DetEksi Jawa Pos. Sekarang menjadi biru polos, lebih fleksibel ketika disandingkan dengan warna para partner pendukung. |
 |
|
HISTORY OF DBL |
 |
 |
 |
|
2004
Musim Perdana yang Tak Terlupakan
[more...] |
2005 - 2007
Mengembangkan Standar Baru
[more...] |
2008
Ekspansi Nasional, Kolaborasi Internasional, dan Arena Baru
[more...] |
 |
|
|
2009
Teruskan Ekspansi, Menang di Australia
[more...] |
|
|
|
| |
|
|