Find anything on DBL Indonesia
Maksimalkan Latihan, Siap Tampil di Venue
19 September 2017

MEWUJUDKAN dance terbaik saat tampil di venue menjadi impian setiap tim. Apalagi penilaian untuk menentukan pemenang dilakukan dua kali, yakni pada saat roadshow dan ketika di venue.Masih ada beberapa hari lagi untuk melakukan berbagai persiapan saat tampil di venue yang dimulai dari 23 hingga 30 September 2017. Setiap tim melakukan latihan secara maksimal agar dapat memukau dewan juri dan penonton.Tim Dancer dari SMA Bina Mulia pun demikian. Tim yang terdiri dari 12 orang ini sudah menyiapkan konsep baru dan siap mencuri perhatian dewan juri dan penonton.“Konsepnya masih rahasia. Berbeda saat tampil di roadshow. Tapi kami berusaha memaksimalkan penampilan. Harapannya bisa memuaskan para penonton dan dewan juri,” ujar Giovandy, salah satu Tim Dancer SMA Bina Mulia.Targetnya, lanjut dia, bisa sampai ke babak  nal bahkan menjadi juara. Hal senada juga diungkapkan oleh Berliana Aulia dari SMAN 4 Pontianak. Latihan rutin setiap hari pun dilakukan. Terlebih mematangkan setiap gerakan. “Harapannya bisa masuk ke  nal. Konsepnya tahun ini lebih ke hiphop,” ucap siswi kelas XII IPA 3 ini.Demikian pula tim dari SMA St Paulus. Mereka telah membuat jadwal latihan untuk membangun kekompakan. “Kami membuat jadwal latihan teratur. Kami sudah latihan satu bulan yang lalu. Mulai jam tiga sampai jam enam sore. Kami brie ng, mendengar masukan dari ketua. Seperti ekspresi, gerakan dikompakin, dipowerin,” ujar Vricillia Katarina, siswi kelas XI ini.Memperbaiki gerakan dan membangun kekompakan juga dilakukan oleh tim SMA St Fransiskus Asisi. “Kami berusaha terus memperbaiki gerakan-gerakan kami. Harapannya bisa melaju 10 besar bahkan tiga besar,” ujar Verawati, dari SMA St Fransiskus Asisi ini. (mrd)...

 
Kompak, Indah, dan Menghibur
19 September 2017

AJANG Honda DBL 2017 tidak lengkap tanpa UBS Gold Dance Competition. Tak terkecuali di Kalimantan barat. Roadshow ini dijadikan sebagai pemanasan sebelum berkompetisi di Honda DBL West Kalimantan series 2017 nanti. Ada dua sekolah yang disambangi. Sebelumnya, roadshow sukses di gelar di SMAN 7 Pontianak, Kamis (14/9).Senin (18/9), Roadshow UBS Gold Dance Competition dilaksanakan di SMA Bina Mulia Pontianak. Kegiatan tersebut berlangsung semarak. Sebanyak delapan tim dancer berpartisipasi dari delapan sekolah. Semuanya memukau penonton yang diiringi tepuk tangan meriah.Event Supervisor PT DBL Indonesia Yusak Harold mengatakan, ada 16 tim yang berpartisipasi. Delapan tim beraksi saat Roadshow di SMAN 7 Pontianak dan delapan tim tampil di SMA Bina Mulia Pontianak.Pria yang juga ditunjuk sebagai dewan juri ini menilai, meskipun masih ada yang memakai gerakangerakan tahun lalu, tetapi tahun ini menunjukkan peningkatan.Tarian yang disajikan lebih bervariasi. Tak hanya menunjukkan kekompakan, keindahan kostum, tetapi juga menghibur. Seperti yang ditampilkan dari tim SMA Mujahidin Pontianak. Gerakan lucu dari tim yang terdiri dari pria ini mampu mengocok perut penonton. “Ya gerakannya itu menghibur. Jadi ada warna baru yang ditampilkan,” ucap dia.Yusak mengatakan, setiap daerah memiliki warna yang berbeda. Genre yang dipilih pun juga berbeda. Street dance lebih mewarnai penampilan para peserta di Kalbar. “Lagu-lagu yang dipilih pun lagu-lagu yang masih tidak asing di telinga,” tambahnya.Ada tiga penilaian dalam kompetisi ini. Diantaranya penilaian koreogra , kreativitas dan kostum. Koreogra meliputi detail gerakan dan kekompakan. Termasuk penilaian ekspresi. Tak kalah penting adalah penilaian kerapian dari peserta. Konsep dan originalitas tarian menjadi masuk dalam penilaian kreativitas tim.15 persen penilaian diambil dari penampilan kostum dengan melihat kesesuaian tema UBS. “Ini kali pertama roadshow dilakukan di dua tempat. Penilaiannya itu 50 persen roadshow dan 50 persennya di venue,” ucapnya memberitahu kriteria penilaian.Acara ini mendapatkan dukungan dari SMA Bina Mulia Pontianak yang menjadi tuan rumah. Janty, Kepala SMA Bina Mulia Pontianak mengatakan kegiatan ini sangat positif untuk pelajar. “Kami sangat mendukung sekali kegiatan ini. Jadi memang tidak hanya akademik saja, tetapi juga melatih minat bakat anak dalam berkompetisi,” ujar dia.Siswa pun memiliki motivasi tersendiri dalam bertanding. Hal itu dinilai Janty dari semangat mereka dalam menyiapkan penampilan. “Dari anak sendiri mereka punya motivasi dari jauh hari, dan punya target dan jadwal. Mana yang kurang dan butuh bantuan, kita support,” ungkap dia.Hasimi, Pengawas Sekolah yang hadir saat itu juga mengapreasiasi UBS Gold Dance Competition karena menjadi bagian dari pendidikan karakter. Tak hanya melatih semangat berkompetisi, ajang ini juga melatih pelajar untuk disiplin, jujur, dan melatih kebugaran tubuh. “Kalau anak senang berolahraga, tubuhnya akan sehat. Dalam PBM pun berjalan baik,” pungkasnya. (mrd)...

 
Laga Berat tapi Seru
17 September 2017

DRAWING kompetisi basket terakbar antar pelajar telah digelar di kantor Astra Honda NTB, kemarin (16/9). Hasil Drawing itu langsung mempertemukan runner up Honda DBL 2016 SMAK Kesuma dengan musuh bebuyutannya SMKN 3 Mataram.Kedua tim yang kerap bersua di partai puncak kejuaraan lokal itu akan saling mengalahkan di Honda DBL 2017. Tentu ini bakal menjadi tontonan yang seru.Pelatih SMAK Kesuma Noor Khaerudin mengakui jika timnya akan melakoni laga laga perdana yang cukup berat. Sebab, mereka harus menghadapi SMKN 3 Mataram (STM). ”Pasti itu akan menjadi pertandingan yang seru dan menegangkan,” kata pelatih yang akrab disapa Aroon usai Teknikal Meeting (TM), kemarin.Meski berat, Aroon dan anak asuhnya tak ingin minder. Karena tahun ini, timnya menargetkan juara. ”Mau tidak mau saya harus menang di laga perdana yang sangat berat itu. Bagaimanapun caranya,” tegas dia.Timnya sudah mempersiapkan diri cukup lama. Jadi, mereka tak keder melawan tim manapun. ”Siapapun lawannya kita harus tampil optimal. Karena, tiap pertandingan kita selalu menganggap itu final,” ungkapnya.Bagi Aroon, di Pool A memang terbilang cukup berat. Karena di situ, ada sang juara bertahan SMAN 5 Mataram. ”Kalau sama-sama lolos, final tahun lalu bisa tersaji di laga semifinal,” kata dia.Tapi dengan materi pemain yang dimiliki, Aroon tetap optimis. Terlebih lagi, mereka memiliki Nickson yang menjadi starter dan Willian yang menjadi suporting. Itu mejadikan timnya menjadi lebih solid. ”Persiapan kami sudah mencapai 80 persen. Jadi, tidak perlu takut menghadapi lawan,” katanya penuh semangat.Di sisa waktu yang ada, Aroon akan menggembleng kemampuan timnya. Dia akan mempersiapkan strategi jitu untuk mengalahkan STM, sebutan SMKN 3 Mataram. ”Pasti kami bisa mengalahkan mereka,” tandasnya.Sementara pelatih STM Havez Nuren mengusung misi yang sama. Meski melawan runner up tahun lalu, dia tak ingin kalah sebelum bertanding. ”Tiap pertandingan kita anggap partai final,” kata Havez.Timnya juga memiliki kans untuk menang menghadapi SMAK Kesuma. Mengingat, mereka banyak pemain baru yang punya kemampuan bagus. ”Kami yakin, dengan semangat dan tekad juang yang tinggi, saya bisa mengalahkan SMAK Kesuma,” tegas dia.Havez mengaku, timnya saat ini sedang dalam kondisi siap bertanding. Dia sudah menggembleng anak asuhnya sejak Januari lalu. ”Kita sudah siap. Pasti kita bisa berikan kejutan nanti,” tandasnya. (arl/r10)...

 
MORE NEWS