Find anything on DBL Indonesia
Guard Sixers Balikkan Kedudukan
24 July 2017

KEMARIN (23/7) empat tim putri di grup C bermain pada hari yang sama. Alhasil, dua tim yang mampu mengantongi poin kemenangan pertama bisa memetakan kekuatan calon lawannya di pertandingan selanjutnya.Pertandingan sengit grup C putri pertama dilalui skuad SMA Negeri 6 Surabaya kontra SMA Negeri 1 Sidoarjo. Meski laga keduanya diakhiri dengan skor 12-11 untuk kemenangan Sixers, julukan tim basket putri SMA Negeri 6 Surabaya, kedua tim sempat kejar-kejaran skor sejak kuarter pertama.Free throw pada empat menit pertama dari forward Sixers Attahirah Dira Putri membuat tim asuhan Endru Hudarwanto itu unggul sementara. Melihat lawannya memimpin, Smanisda, sebutan tim basket putri SMA Negeri 1 Sidoarjo, tidak tinggal diam. Under ring dari center Smanisda Aisyahrani langsung menyeimbangkan keadaan menjadi 2-2. Skill imbang kedua tim pun menutup kuarter pertama dengan skor 5-5.Pada kuarter kedua, Smanisda mulai melihat celah lawannya. Tidak heran, pada empat menit pertama, guard Smanisda Adzraa Aqiilaha menambah poin lewat tembakan under ring. Kedudukan menjadi 7–5 untuk keunggulan sementara Smanisda. ’’Kami sempat lemah masalah defense dan box out di tengah-tengah permainan,’’ ucap Attahirah yang juga kapten Sixers.Mulai menyadari kesalahan tim, anak-anak Sixers perlahan memperbaiki teamwork. Layup kapten Sixers mampu menyeimbangkan kedudukan menjadi 10-10.Lewat kesempatan free throw yang diberikan kepada guard Sixers Regita Deya Amanda, sixers mampu membalikkan kedudukan menjadi 12-10. Kemenangan itu langsung disambut teriakan 800 suporter Sixers yang hadir.’’Sebenarnya pola permainan Smanisda itu bagus. Sayangnya, playmaker mereka nggak bisa dribel kiri. Saya baru sadar pada kuarter keempat. Karena itu, kami bisa membalikkan keadaan,’’ ungkap Endru, pelatih Sixers.Masih dari grup yang sama, pertandingan sengit terjadi saat Cheetah, julukan tim basket SMA Cita Hati Surabaya, bertemu Nation Star Academy (NSA) Surabaya. Cheetah membuka keunggulan lewat kesempatan free throw untuk Vania Regina, guard Cheetah.Tidak lama kemudian, pada menit keempat, center NSA Mitchella Beatrice menyamakan kedudukan dengan skor 1-1. Pada kuarter kedua, NSA makin gencar menyerang Cheetah lewat three-point dan under ring bertubi-tubi.Cheetah berusaha bangkit pada kuarter ketiga dengan mencetak poin pada satu menit pertama. Namun, NSA langsung membalas serangan Cheetah dan memimpin kedudukan hingga akhir kuarter ketiga dengan perolehan 26-7. Hingga akhirnya, anak didik Lienik Samtono itu keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 32-7.Setelah kedua laga kemarin, Sixers dan NSA bertemu di laga selanjutnya pada 31 Juli mendatang. NSA yang memiliki permainan pola permainan dan defense rapi patut diwaspadai Sixers. ’’Kami tahu pola pemainan NSA lebih rapi. Jadi, kami akan lebih persiapkan ke masalah rebound dan box out.,’ tutur Endru.Selain berfokus untuk bisa mencetak poin, Sixers harus memperkuat man-to-man defense. Sebab, skill pemain NSA merata. Kemampuan Sixers membalikkan keadaan dengan seketika juga perlu diwaspadai NSA. Apalagi jika sudah tahu pemain kunci andalan NSA. Jadi, NSA harus memperkuat fundamental setiap pemainnya agar dapat mengecoh lawan. (erc/c14/dhs)...

 
Smaven Tanpa Perlawanan
24 July 2017

MENGEJUTKAN! Tim Basket Putri SMAN 1 Banjarbaru menang tanpa perlawanan berarti atas Tim Basket Putri SMAN 7 Banjarmasin. Mereka menaklukan Smaven-sebutan-SMAN 7 Banjarmasin dengan skor telak 52-14.Padahal Smaven merupakan salah satu tim basket unggulan. Pelatih Tim Basket Putri Smaven Irsya Ramadhani menyebut faktor utama kekalahan mereka adalah materi pemain yang rata-rata tidak punya dasar bermain basket saat masih duduk di bangku SMP.“Kebanyakan mereka baru kenal basket. Pemain tahun lalu hanya ada 3 orang, sementara sisanya merupakan pemain baru. Makanya sulit beradaptasi karena harus memulai dari nol,” sebutnya.Di kuarter pertama, Smansa-sebutan-SMAN 1 Banjarbaru menutup laga dengan skor 13-0. Smaven baru bisa mencetak angka di kuarter kedua, itu pun hanya 1 poin dari tembakan free throw. Sementara Smansa terus menambah pundi-pundi poin mereka. 25-1 akhir kuarter kedua untuk keunggulan Smansa.Memasuki kuarter ketiga, Smaven mencoba bangkit. Namun, bukan Smansa namanya kalau membiarkan lawannya menyerang tanpa pengawalan. Praktis, Smaven hanya mampu menambah 5 poin sedangkan Smansa menambah 9 poin. 6-34 akhir skor kuarter ketiga untuk keunggulan Smansa. Begitu pula di kuarter keempat, Smansa tidak membiarkan lawannya menyerang walaupun secara poin mereka sudah menang jauh. Mereka menutup pertandingan dengan skor akhir 52-14. Arsitek Tim Basket Putri Smansa Hapsara Wicaksono mengakui keunggulan timnya. Ada 8 pebasket tahun lalu yang masih bertahan di tahun ini. Selain itu, mereka juga diperkuat MVP Honda DBL South Kalimantan Series 2016 Aqila yang juga merupakan playmaker Tim Basket Putri PON Kalsel pada PON IC Jabar 2016 lalu.“Selain menjalankan arahan dari kami. Tim kami punya Aqila yang menjadi leader, sehingga team work mereka berjalan dengan baik. Mudah-mudahan tahun ini kami bisa menjadi juara, karena sudah 2 tahun kami haus gelar,” bebernya. (rzy/az/arh)...

 
Adu Kreatif di Tribun
24 July 2017

SUPORTER tim basket peserta Honda DBL South Kalimantan Series 2017 tak mau kalah eksis. Hal ini dibuktikan dengan ramainya rombongan tim supporter yang tiap hari mengisi area tribun penonton di GOR Hassanudin HM Banjarmasin. Mereka juga saling beradu kreatif dan menunjukkan eksitensinya.Contohnya seperti Supermen (Suporter Smaven Banjarmasin). Datang dengan membawa sekitar 300 orang, mereka tampil kreatif dengan melakukan gerakan-gerakan yang seirama. Tak hanya itu, penampilan juga memukau ketika bersama-sama mengangkat kertas putih berbentuk persegi. “Kami memang melakukan persiapan khusus selama beberapa hari sebelum datang ke GOR Hassanudin HM. Kehadiran kami bukan sekadar membela tim basket sekolah, tapi juga ingin menunjukkan kekompakan para siswa Smaven,” ungkap Bagas Iswara, Koordinator Supermen.Sayangnya, kala itu tim basket putri Smaven kalah dengan tim basket SMAN 1 Banjarbaru dengan skor 14-52. “Sedih, tapi kami harus tetap semangat. Karena masih ada tim basket putra Smaven yang bertanding besok (hari ini, red) melawan SMAN 11 Banjarmasin,” ujarnya.Kreatifitas juga ditunjukkan oleh suporter SMKN 1 Banjarmasin alias Smea Mania. Datang dengan mengenakan kaos berwarna biru terang, Smea Mania berkekuatan sekitar 250 orang. Mereka membawa balon warna warni sebagai lambang perdamaian. “Ini juga sebagai tanda bahwa kami adalah suporter yang tertib dan cinta damai,” ujar Ananda, salah satu anggota Smea Mania.Senasib dengan Supermen, tim basket putra SMKN 1 Banjarmasin juga kalah dengan tim basket SMAN 2 Banjarbaru dengan kedudukan 14-52. Sebelumnya, tim basket putri SMKN 1 Banjarmasin juga kalah dari SMKN 5 Banjarmasin dengan skor 6-20. Otomatis mereka tak tampil lagi di Honda DBL South Kalimantan Series 2017. “Pastinya sedih tim kami kalah. Namun, kami berharap masih ada peluang penilaian dari tim juri DBL supaya kami bisa dapat supporter award,” sebutnya. (oza/az/arh)...

 
MORE NEWS