Find anything on DBL Indonesia
SMAN 28 Ratu Baru Ibu Kota
17 November 2018

DKI JAKARTA- Drama overtime menjadi bumbu penyedap lahirnya juara baru  dari sektor putri Honda DBL DKI Jakarta Series 2018. Setelah melewati pertarungan yang sengit dan ketat, tim putri SMAN 28 Jakarta berhasil menahbiskan diri sebagai Ratu basket Ibu Kota. Menyusul kemenangan tipis 49-46 atas SMAN 3 Jakarta dalam final party Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 di GOR Soemantri, Sabtu (17/11).Laga yang mempertemukan dua kekuatan asal Jakarta Selatan tersebut menyajikan pertandingan yang membuat para penonton tidak bisa duduk dengan tenang. Sejak tip-off dilangsungkan, kedua tim terus bergantian mendulang poin. Puncak dari sengitnya rivalitas kedua tim memaksa dilanjutkan melalui drama overtime alias babak tambahan. Setelah kedua tim bermain imbang 40-40 hingga akhir kuarter keempat.Inilah momen krusial yang akan menentukan nasib gelar juara ibu kota. Di babak perpanjangan waktu ini, kedua tim saling ngotot untuk merebut posisi puncak di kompetisi basket pelajar terbesar di tanah air ini. Namun, anak-anak SMAN 28 yang lebih produktif pada babak tambahan.Para pendukung Teladan pun tertunduk lemas saat bintang SMAN 28, Sophia Rebecca Adventa,  tampil panas pada masa overtime. Lima poin berhasil dia kemas. Ditambah empat poin dari pemain lainnya, SMAN 28 mengemas total tambahan 9 poin. Sedangkan SMAN 3 hanya mengemas tambahan 6 poin.Sophia layak dielu-elukan pendukung SMAN 28. Pemain berposisi center ini memang tampil dominan sepanjang laga, mengemas double-double lewat kontribusi 19 poin dan 18 rebound, plus 3 block. Kontribusi penting juga ditunjukkan Shabrina Shalhan yang mendulang tambahan 17 poin bagi kemenangan SMAN 28. Sedangkan dari SMAN 3, Jofinka Putri Bandini tampil paling produktif dengan kontribusi 15 poin dan 6 rebound. (*)Drama overtime menjadi bumbu penyedap lahirnya juara baru  dari sektor putri Honda DBL DKI Jakarta Series 2018. Setelah melewati pertarungan yang sengit dan ketat, tim putri SMAN 28 Jakarta berhasil menahbiskan diri sebagai Ratu basket Ibu Kota. Menyusul kemenangan tipis 49-46 atas SMAN 3 Jakarta dalam final party Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 di GOR Soemantri, Sabtu (17/11).Laga yang mempertemukan dua kekuatan asal Jakarta Selatan tersebut menyajikan pertandingan yang membuat para penonton tidak bisa duduk dengan tenang. Sejak tip-off dilangsungkan, kedua tim terus bergantian mendulang poin. Puncak dari sengitnya rivalitas kedua tim memaksa dilanjutkan melalui drama overtime alias babak tambahan. Setelah kedua tim bermain imbang 40-40 hingga akhir kuarter keempat.Inilah momen krusial yang kan menentukan nasib gelar juara ibu kota. Di babak perpanjangan waktu ini, kedua tim saling ngotot untuk merebut posisi puncak di kompetisi basket pelajar terbesar di tanah air ini. Namun, anak-anak SMAN 28 yang lebih produktif pada babak tambahan.Para pendukung Teladan pun tertunduk lemas saat bintang SMAN 28, Sophia Rebecca Adventa,  tampil panas pada masa overtime. Lima poin berhasil dia kemas. Ditambah empat poin dari pemain lainnya, SMAN 28 mengemas total tambahan 9 poin. Sedangkan SMAN 3 hanya mengemas tambahan 6 poin.Sophia layak dielu-elukan pendukung SMAN 28. Pemain berposisi center ini memang tampil dominan sepanjang laga, mengemas double-double lewat kontribusi 19 poin dan 18 rebound, plus 3 block. Kontribusi penting juga ditunjukkan Shabrina Shalhan yang mendulang tambahan 17 poin bagi kemenangan SMAN 28. Sedangkan dari SMAN 3, Jofinka Putri Bandini tampil paling produktif dengan kontribusi 15 poin dan 6 rebound. (*)...

 
Sapta Eka dan PSKD 1 Juara Ibu Kota (Mainbasket 3X3 Indonesia Competition)
17 November 2018

DKI JAKARTA- Final party Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 juga menyajikan laga puncak Mainbasket 3X3 Indonesia Competition. Tim putri SMA PSKD 1 (A) memastikan diri sebagai juara setelah mengalahkan SMAN 82 Jakarta dengan keunggulan 8-4.Menguasai pertandingan dari awal, PSKD 1 tak menang mudah. Mereka, sempat tertinggal satu poin. Hanya saja, semangat juang tim asal Senen itu mampu membuat mereka berbalik unggul.Sementara dari persaingan putra, tim SMAN 71 Jakarta (F) berhadapan dengan SMA PSKD 1 (A). Sapta Eka (julukan SMAN 71) berhasil mendominasi sepanjang jalannya pertandingan. Diperkuat salah satu tim Kejurnas DKI Jakarta KU-16, Muhammad Hafizh, Sapta Eka tampil perkasa.Meski sempat tertinggal di babak awal, Sapta Eka mampu kembali unggul dengan prima. Mereka dapat unggul dengan skor 7-5, setelah tertinggal 3 angka terlebih dulu. Hasil ini mengobati luka Sapta Eka yang gagal melaju jauh di Honda DBL DKI Jakarta Series 2018.“Syukur kami bisa menang, setidaknya ini menjadi penghibur lara kami setelah gagal di Honda DBL DKI Jakarta,” ujar Muhammad Hafizh usai pertandingan. Di sisi lain kemenangan Sapta Eka dan PSKD 1 membuat dua pemian mereka meraih gelar MVP (Most Valuable Player) Mainbasket 3X3 Indonesia Competition. Adalah pemain tim putri PSKD 1, Endah purnamasari dan Muhammad Hafizh dari Sapta Eka.“Keberhasilan jadi MVP ini jadi hadiah tersenidiri buat aku. Yang terpenting tim kami bisa juara,” ujar student athlete kelas XI tersebut. (*)...

 
BURU TITEL JADI RATU IBU KOTA
17 November 2018

DKI JAKARTA- Dua wakil South Region akan saling bentrok di final Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Adalah tim putri SMAN 28 Jakarta kontra SMAN 3 Jakarta. Memiliki nama besar di dunia perbasketan tingkat sekolah menengah, tidak membuat SMAN 3 di atas angin. Srikandi Teladan (julukan SMAN 3) sempat terseok pada fase Grup B Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Perjalanan mereka hingga ke final, berbeda dengan lawannya nanti SMAN 28 yang melaju mulus tanpa kekalahan sekalipun di fase Grup A lalu. Laga bertajuk all final South Region ini akan membuktikan siapa Ratu Ibu Kota pada tahun ini.Kedua tim bukanlah nama baru pada liga basket terbesar se-Tanah air. Baik Teladan maupun SMAN 28 sudah pernah merasakan kerasnya atmosfer gelaran Honda DBL DKI Jakarta. Hanya saja, Teladan memang memiliki segudang torehan prestasi mentereng. Tim asal Setiabudi itu tampil konsisten selama ikut Honda DBL DKI Jakarta. Tim polesan Jacky Igantius Hatta selalu masuk final di setiap edisi yang mereka ikuti. Dari 5 kali final (2012, 2013, 2014, 2016, 2017) tiga di antaranya trofi berhasil jatuh ke tangan putri Teladan. Yaitu pada seri 2013, 2014, dan 2016.Berbanding terbalik dengan musuhnya, SMAN 28. Prestasi mereka hanya mampu mencapai babak semifinal Honda DBL DKI Jakarta edisi 2015. Tim asal Pasar Minggu itu juga absen pada dua tahun setelahnya. Namun, kembalinya mereka setelah tak ikut di edisi 2016 dan 2017, Sophia Adventa dkk tampak garang. Dimulai juara pada babak penyisihan regional Selatan lalu. Mereka berhasil menumbangkan lawan yang sama di final Championship Series ini, SMAN 3. Tentu ini merupakan ancaman bagi Teladan guna mempertahankan nama besar mereka.Jika dilihat dari statistik, SMAN 28 lebih memiliki materi pemain yang rata. Empat pemain andalan mereka mampu membukukan poin di atas 40. Dimulai dari sang kapten Sophia Rebecca Adventa dengan torehan 77 poin, lalu diikuti guard mereka Shabrina Shalhan dengan 71 poin. Setelahnya, ada Alya Namira dan Syeiffa Azelrisya dengan 55 dan 50 poin. Serta forward SMAN 28, Komang Raissa dengan 43 poin. Hal itu membuat Teladan harus benar-benar waspada dalam menjaga pergererakan setiap pemain SMAN 28.Namun bukan berarti SMAN 28 bisa unggul segalanya dari Teladan. Insyira Keysa dkk memiliki spirit yang tinggi demi mempertahankan nama besar mereka. Usai takluk dari SMK Yadika 2 pada fase Grup B lalu, Teladan terus menuai hasil positif. Anak-anak Setiabudi ini langsung mengalahkan SMAN 71 pada laga penentu Grup B. Mereka juga menumpas habis SMAN 36 pada babak semifinal lalu, demi menjaga tradisi tampil di final Honda DBL DKI Jakarta.Tentu, tren positif ini akan membahayakan SMAN 28 dalam merengkuh trofi bergengsi, Honda DBL DKI Jakarta. Kedua tim ini juga memiliki guard yang berani menusuk ke dalam paint area lawan. Dari Teladan, pemain bernomor punggung 10, Zefanya Angelina Risdianto memiliki kemampuan dribbling yang baik. Begitupun dengan Shabrina Shalhan. Kedua pemain ini bisa membaca situasi di lapangan.Begitupun dengan center nya. SMAN 28 memiliki Sophia Rebecca sementara Teladan punya Jofinka Putri Bandini. Tentu duel keduanya sangat dinanti. Pasalnya, keduanya memiliki postur yang bagus terutama saat duel di udara. Tercatat, offensive rebound Sophia maupun Jofinka mencapai 27 kali. Dengan begitu, barisan pertahanan Teladan ataupun SMAN 28 harus waspada saat mereka berada di poisi under ring.Pertarungan seru ini, membuat dua pelatih sama-sama memiliki ambisi menjadi juara. Jacky Ignatius Hatta, pelatih Teladan mengungkapkan anak asuhnya harus habis-habisan demi gengsi DKI Jakarta. “Kami ingin balas kekalahan di final South Region lalu. Ini bukan lagi tingkat wilayah, tapi ini sudah DKI Jakarta,” ujarnya.Di sisi lain, Syafiq Ali pelatih SMAN 28 juga ingin piala Honda DBL DKI Jakarta jatuh kembali ke tangannya setelah sebelumnya berhasil membawa juara SMAN 6 pada edisi 2015 silam. “Mereka (Teladan) pasti akan tampil ngotot. Hanya saja, kami tidak ingin kalah dari mereka. South Region lalu jadi bukti kami bisa unggul dari mereka,” ucapnya. (*)...

 
Ambisi Nasa Bungkam Bukit Sion
17 November 2018

DKI JAKARTA- Laga penuh emosional mempertemukan SMA Bukit Sion kontra SMAN 61 Jakarta pada final party Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 hari ini. Kedua tim akan mencatat sejarah baru dalam dunia perbasketan tingkat sekolah menengah di DKI Jakarta. Jika tim putra SMA Bukit Sion yang juara, Buksi (julukan SMA Bukit Sion) akan mengukuhkan diri sebagai pemegang gelar terbanyak dengan raihan 3 trofi. Sementara jika SMAN 61 berhasil menjadi juara, Nasa (julukan SMAN 61) akan meraih piala pertamanya di Honda DBL DKI Jakarta setelah konsisten ambil bagian selama 3 tiga tahun terakhir.Jika dilihat dari statistik, Buksi merupakan tim yang sangat kuat. Mulai dari torehan poin, anak-anak buksi selalu dapat meninggalkan jauh lawan-lawannya. Taktik bertahan full court press yang diperlihatkan tim polesan Jap Ricky Lesaman ini, acap kali membuat lawan tak berkutik saat jumpa Buksi. Tiga laga terakhir Buksi di fase Grup selalu berakhir dengan skor besar. Tim asal Kebon Jeruk itu mampu menumpas lawannya dengan skor lebih dari 30 poin.Hanya saja, menurut sang pelatih, Jap Ricky Lesmana timnya memiliki kelemehan saat berhadapan dengan lawan yang jauh di bawahnya. “Mereka suka meremehkan lawan. Itu yang saya tidak suka. Saat melawan SMAN 2, pertahanan kami tak efektif, itu akibat dari meremehkan lawan.” ucap coach Jap menggebu-gebu. Meski begitu Buksi memang memiliki mental juara. Mereka tak goyah meskipun pendukung lawan menyoraki saat timnya bertanding.Sementara sang lawan, memiliki kekuatan yang tak kalah hebat dari Buksi. Nasa (julukan SMAN 61) memperlihatkan performa yang garang pada fase grup A lalu. kurang meyakinkan. Efektivitas mencetak poin Nasa terus meningkat setiap pertandingan. Meski kalah saat melawan SMAN 3 Jakarta, field goals (FG) mereka mencetak poin ke ring lawan mencapai 23,7%. Lalu terus bertambah kala mereka mengalahkan SMAK 5 Penabur, tercatat dalam statistik sebesar 30,2%.Jika tren positif terebut bisa dipertahankan, tentunya Nasa akan membuka peluang untuk mengalahkan Buksi. Tim asal Duren Sawit tersebut harus bisa keluar dari tekanan taktik full court Buksi dan tidak membuang kesempatan dalam mencetak poin guna menggenggam titel juara.Namun, laga dramatis melawan SMA Al-Izhar membuat langkah tim polesan Muhammad Fahmi tengah dirundung badai cedera. Tiga pemain andalan mereka, Aryosatyo Bhanurahman, Tyas Satrio, dan mesin poin Nasa Dhimas Aldry harus menepi saat jumpa AIPL (julukan SMA Al-Izhar) pada semfinal lalu.“Kehilangan mereka membuat tim agak goyah. Namun, tim medis langsung menangani mereka. Ketiganya merupakan pemian kunci tim. Tapi, anak-anak lain tak boleh terpengaruh. Di laga pamungkas anak-anak akan menunjukan kemampuan maksimal untuk kejayaan SMAN 61,” jelas pelatih Nasa, Muhammad Fahmi.Laga ini akan dimulai pada malam hari. Sebelumnya, akan ada pertarungan putri Ibu Kota antara dua wakil South Region. SMAN 3 Jakarta akan berhadapan dengan SMAN 28 Jakarta pada final putri yang berlangsung sore hari ini. (*)...

 
9 Detik Mendebarkan, Nasa Tantang Buksi
16 November 2018

DKI JAKARTA- Sorak sorai penonton menyambut kemenangan SMAN 61 Jakarta saat mereka berhasil menundukkan runner-up South Region, SMA Al-Izhar pada babak semifinal Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Sepanjang laga, suporter kedua tim dibuat dag dig dug, terutama menjelang buzzer akhir berbunyi.Memimpin hingga kuarter ketiga, tidak membuat Nasa (julukan SMAN 61) nyaman. AIPL (julukan SMA Al-Izhar) mendongkrak daya gedornya, mereka mampu memangkas ketertinggalan 9 poin dan mengubah skor menjadi 39-38 menjelang satu menit sebelum laga berakhir. Hanya saja Nasa mampu memperlebar sedikit keunggulan melalui Athaya Rajendra untuk mengubah skor menjadi 41-38.Pada saat under 1 minute, Yoel Marco Benyamin center andalan Nasa harus menerima foul out usai melanggar guard AIPL, Rayhan Alfaro Ferdinand. Pemain bernomor punggung 3 itu tak menyiakan dua kali kesempatan free throw tersebut, skor berubah tipis menjadi  41-40, AIPL tertinggal 1 poin.Seakan tak berhenti, malapetaka terus menghampiri Nasa. Tiga pemain andalan Nasa jatuh terkapar. Dhimas Aldry peraih 9 poin pada laga kemarin harus ditarik keluar mendapatkan penanganan medis. Begitupun dengan sang kapten Tyas Satrio dan Aryosatyo Bhanurahman yang sempat kram pada bagian betis di 12 detik terakhir. Keduanya juga harus mendapatkan penanganan medis.Pada 9 detik menjelang terakhir, AIPL mendapat kesempatan dari jump ball situation. Sayang bola penguasaan Alfaro tak dapat dimanfaatkan dengan baik. Passing student athlete kelas X itu di block oleh salah satu pemain Nasa, tak lama buzzer akhir berbunyi. Nasa mengunci kemengan 41-40 atas AIPL. Hasil ini membawa mereka akan berhadapan dengan SMA Bukit Sion pada final Sabtu (16/11) besok. Buksi (julukan SMA Bukit Sion) berhasil melangkah ke final setelah menumpas sesama perawkilan West Region lainnya SMAN 2 dengan skor 44-16. (*)STORY PROVIDED BY WARTA KOTA...

 
ALL SOUTH REGION FINAL
16 November 2018

DKI JAKARTA- Status sebagai penguasa alias ratunya Ibu Kota musim ini dapat dipastikan milik Jakarta Selatan. Itu terjadi karena dua wakil dari South Region, berhasil memastikan tiket melaju ke final party  Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018, yang akan digelar Sabtu besok (17/11).All South Region Final tak terhindarkan, menyusul keberhasilan SMAN 28 dan SMAN 3 menundukkan lawannya masing-masing, dalam semifinal yang berlangsung di GOR Soemantri, Kamis (15/11) kemarin. Berstatus sebagai juara South Region, SMAN 28 terlebih dahulu memastikan tiket ke puncak, usai menundukkan SMAN 71 (juara East Region) dengan skor 43-18.Tak mau ketinggalan, putri SMAN 3 yang berstatus runner-up South Region juga berhasil memuluskan langkah. Putri Teladan (julukan SMAN 3) sukses menyudahi perlawanan runner-up East Region, SMAN 36 dengan skor 42-31.Menyusul terjadinya All South Region Final, berarti terbuka pula kesempatan bagi SMAN 3 untuk melakukan revans alias balas dendam terhadap SMAN 28. Sebagai catatan, kedua tim bertemu pada final party South Region, 20 Oktober lalu. Dan hasilnya saat itu SMAN 28 yang keluar sebagai pemenangnya.SMAN 28 sendiri makin menunjukkan keperkasaanya selepas menjadi champion di South Region. Sophia Rebecca Adventa dkk menjadi satu-satunya tim putri yang belum pernah sekalipun menelan kekalahan pada Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Perjalanan tim asal Pasar Minggu tersebut sangat mulus, melibas lawan-lawannya pada persaingan putri Grup A.SMAN 28 memiliki efektifitas Field Goals (FG) yang garang. Tercatat dalam statistik kemarin saat berjumpa Sapta Eka, semifinalis Honda DBL DKI Jakarta tiga tahun silam itu mampu membukukan FG sebesar 36%. Selain itu salah satu pemainnya,  Shabrina Shalhan tampil sangar.  Pemain berposisi guard tersebut menyuguhkan poin terbanyak untuk timnya. Total 16 poin berhasil dia bukukan pada pertandingan kemarin.Sang pelatih, coach Syafiq Ali Barawas merasa bangga anak-anaknya dapat bermain dengan maksimal. Dirinya puas dengan starting lineup maupun second teamnya. “Anak-anak Teladan (julukan SMAN 3) tentu akan bermain ngotot. Mereka pasti ingin balas dendam kekalahan di South Region. Komposisi tim mereka yang lebih dalam tentunya akan sangat merepotkan. Sehingga semua pemain harus benar-benar sigap saat meladeni mereka di final nanti,” jelasnya.Efektifitas bermain yang tinggi juga diperlihatkan anak-anak Teladan, saat mereka menghempaskan SMAN 36. Permainan pass to pass yang tenang diperlihatkan sepanjang laga. Total rebound mereka pun mencapai 56,5% kala berduel udara dengan pemain SMAN 36. Tim polesan Jacky Ignatius Hatta itu mampu mendominasi dan membuat jarak poin yang sangat jauh tiap kuarternya. Dua pemain andalan Teladan tampil cemerlang pada laga penuh emosional kemarin. Jofinka Putri Bandini mampu membukukan double-double dengan 12 poin dan 14 rebound. Sementara Zefanya Angelina Risdianto menjadi penoreh poin terbanyak untuk timnya, dengan kontribusi 19 poin. Keberhasilan ini makin mengukuhkan Teladan sebagai tim yang paling banyak menembus final Honda DBL DKI Jakarta Series. Ini bakal menjadi penampilan keenam tim putriTeladan pada babak puncak kompetisi basket pelajar terbesar tanah air seri Ibu Kota. Sebelumnya, putri Teladan berhasil menembus final masing-masing pada edisi 2012, 2013, 2014, 2016, dan 2017. Tiga dari lima penampilan di final itu berujung pada gelar champion (2013, 2014, dan 2016).“Tentu kami ingin menang. Walau kami sempat kalah dari mereka (pada final South Region). Namun, semua akan berbeda di final nanti,” pungkas Jacky Ignatius Hatta, pelatih Teladan usai pertandingan. (*)STORY PROVIDED BY WARTA KOTA...

 
MORE NEWS