Find anything on DBL Indonesia
Ada Yang Ingin Bertemu Kobe Bryant
9 January 2018

SKUAD Honda DBL Indonesia All-Star 2017 makin dekat dengan Negeri Paman Sam. Kemarin pagi (8/1) mereka berkunjung ke kantor Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya. Selain ritual wajib wawancara visa, mereka bertemu dan ngobrol langsung dengan Heather Variava, sang konsul jenderal.Heather menunjukkan berbagai hal yang akan dirasakan di Amerika. Kebanyakan mengenai pendidikan dan gaya hidup. Rombongan All-Star rencananya berada di Los Angeles (LA). Cuaca yang bersahabat di kota terpadat kedua di Amerika itu membuat para pemain semakin tak sabar. ’’Suasana di LA menyenangkan. Cuacanya, orang-orangnya, kotanya, kalian akan merasakan pengalaman menarik di sana,’’ beber konsul jenderal yang juga mantan jurnalis itu.Para student-athlete menyimak cerita Heather dengan serius. Membayangkan pengalaman yang dirasakan. Saat sesi pertanyaan dibuka, beberapa hal lucu pun terlontar. ’’Kita bisa bertemu Kobe Bryant?’’ tanya Faizzatus Shoimah. Heather pun tergelak mendengar pertanyaan pelajar SMAN 8 Malang itu. ’’Mungkin bisa kalau beruntung. Kobe orang yang hebat,’’ jawab Heather.Tim Honda DBL Indonesia All-Star gembira bertemu dengan sang konsul jenderal. Apalagi setelah deg-degan ketika menjalani sesi interview visa. Meski ti dak lama, Andrew William Lensun merasa nervous. ’’Ditanyain posisi apa dan punya saudara di sana nggak. Awalnya takut salah jawab, tapi tadi untung lancar jawabnya,’’ ujar pelajar SMA Lokon Tomohon itu.Begitu pula Natalia Vivi, All- Star asal SMA Santu Petrus Pontianak. Dia sangat khawatir sebelum interview. ’’Takut nanti pertanyaannya susah. Kalau ada pertanyaan yang nggak bisa dijawab, makin ruwet,’’ tutur Avi, sapaannya.Malamnya tim Honda DBL Indonesia All-Star 2017 menjalani scrimmage game di DBL Arena, Surabaya. Tim putri melawan Wonder WhatsApp Surabaya dan putra bertemu BBM Viking Surabaya. Menghadapi penghuni kompetisi antarklub di Kota Pahlawan itu membuat mereka waspada di awal laga. Namun, kerja keras dan fokus yang terjaga dengan baik membuat tim All-Star mampu memberikan perlawanan. Pertandingan berakhir untuk kemenangan tim putri All-Star dengan skor 59-48. Sementara itu, tim putra All-Star kalah oleh BBM Viking dengan skor 54-66.Hari ini tim Honda DBL Indone sia All-Star 2017 kembali melakoni laga uji coba di DBL Arena, Surabaya. Dimulai pukul 16.00 WIB, tim putri akan menghadapi Surabaya Fever. Sementara itu, tim putra berlaga melawan CLS. (nay/c19/tom)...

 
Latih Kohesi di Conditioning Pertama
8 January 2018

Kondisi Fisik Tim Putri Terjaga BaikSEMANGAT dan keceriaan terlihat kala tim Honda DBL Indonesia All-Star 2017 bertemu Minggu (7/1). Itu kali pertama mereka berkumpul setelah balik dari liburan akhir tahun. Beberapa student-athlete terlihat berusaha keras mengembalikan kondisi fisiknya.Tim putri yang dipimpin Head Coach Moses Foresto langsung memulai latihan perdana begitu mendarat di Surabaya. Di DBL Academy Court, mereka berlatih kohesi. Berbagai permainan cepat dan bertekanan tinggi untuk meningkatkan pemahaman antar anggota tim. “Kami juga menyatukan tempo permainan masing-masing untuk chemistry tim,” ungkap pelatih asal SMAN 2 Banjarmasin itu.Energi tinggi diperlihatkan tim putri sejak awal bertemu. Hampir seluruhnya dalam kondisi fisik yang baik. Artinya selama liburan, mereka menjaga performa dengan latihan mandiri. “Geraknya cepet terus. Energik. Kita cuma berlatih pola ringan yang sudah diberikan saat Honda DBL Camp. Jadi mereka cepat paham juga,” ujar Muflih Farhan asisten pelatih asal SMAN 8 Jakarta saat melanjutkan dengan scrimmage game di DBL Arena Surabaya.Aura gembira memang terpancar di tim putri. Beberapa pemain tampak menonjol saat melakoni gameplay. Salah satunya Adelaide Callista Wongsohardjo. Usahanya menjaga chemistry tercapai. “Yang penting seneng-seneng aja. Setelah kemarin bersaing di Honda DBL Camp, sekarang jadi lebih dekat sebagai satu tim. Fisik belum sepenuhnya balik, baru 75 persen mungkin,” tutur pelajar SMA St Albertus Malang itu.Senin (8/1) tim Honda DBL Indonesia All-Star akan menjalani scrimmage game melawan Whatsapp. Laga dijadwalkan mulai 19.00 WIB di DBL Arena Surabaya. Pagi harinya, mereka menjalani serangkaian proses interview visa Amerika Serikat dan bertemu langsung dengan Heather Variava, Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya. (*)...

 
BBM Warriors Diganjar New Honda Brio Satya
21 December 2017

Jawa Pos-Honda Pro Tournament 2017 tuntas pada 26 November lalu. Hasilnya, BBM Pontianak Warriors menjadi juara setelah mengandaskan Stapac Jakarta lewat drama overtime dalam babak final dengan skor 75-73.Sebagai kampiun, BMM Warriors berhak atas hadiah satu unit New Honda Brio Satya. Kemarin hadiah tersebut diserahkan langsung kepada perwakilan BBM Warriors di Honda Surabaya Center (HSC) Surabaya.Founder PT DBL Indonesia Azrul Ananda juga hadir dalam prosesi tersebut. Dia ditemani Presiden Direktur HSC Ang Hoey Tiong dan Marketing and After Sales Service Director HSC Wendy Miharja.Hadiah diserahkan secara simbolis kepada para perwakilan BBM Warriors yang hadir. Mereka adalah owner BBM Warriors Awen, Manajer BBM Warriors Ficky Stefanus Njotokusumo, dan sang pemain bintang Dimaz Muharri.Dimaz tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Wajahnya tampak semringah. Senyumnya tidak pernah berhenti merekah. ’’Ini adalah buah kerja keras. Apalagi, tim yang hadir di Jawa Pos- Honda Tournament 2017 memiliki kekuatan yang cukup bagus,’’ ungkap pria 32 tahun itu.Apalagi, sepanjang turnamen dia merasakan atmosfer yang sangat luar biasa. Menurut dia, antusiasme penonton di DBL Arena sepanjang pergelaran mampu membuatnya merinding. ’’Surabaya bisa dibilang ibu kotanya basket. Makanya, nggak nyangka bisa juara di DBL Arena,’’ tegas pria yang juga head coach DBL Academy itu.Azrul Ananda menambahkan, pergelaran Jawa Pos-Honda Pro Tournament 2017 merupakan salah satu turnamen basket yang paling mentereng. Dari segi hadiah, Jawa Pos-Honda Pro Tournament 2017 boleh menepuk dada. ’’Ini sudah tahun kedua kami menyelenggarakan turnamen basket dengan hadiah yang heboh,’’ ungkapnya.Hal itu diamini Wendy Miharja. Menurut dia, dukungan yang diberikan Honda tidak terlepas dari keinginan untuk mewujudkan turnamen basket bergengsi di Surabaya.(gus/c4/nur)...

 
Urung Kawinkan Gelar
5 December 2017

TIM putra-putri Indonesia tidak mampu mengawinkan gelar 3x3 Asia Challenge 2017. Penyebabnya, tim putra takluk oleh Thailand 14-16 dalam laga sengit final kemarin (2/12). Sedangkan tim putri berhasil mengatasi perlawanan Malaysia dengan skor ketat 13-12.Asia Challenge 2017 yang berlangsung di Center Court Gelora Bung Karno, Senayan, menjadi test event basket 3x3 menuju Asian Games 2018. Fandi Andika Ramadhani, pelatih tim putra Indonesia, menyatakan, hasil final kemarin memang menyakitkan. Namun, Rama melihat perjuangan timnya sudah maksimal. ’’Mereka berani benturan sampai penentuan di overtime. Bagi saya, itu sudah luar biasa,’’ terangnya.Pada perebutan tempat ketiga, Malaysia menang telak 21-7 atas Sri Lanka. Pesta yang sebelumnya dimulai tim putri Indonesia sedikit berkurang atas hasil final sektor putra. Tetapi, pencapaian tim Indonesia tersebut patut diapresiasi. Sebab, persiapan mereka hanya dua hari menjelang turnamen berlangsung.Hal yang sama disampaikan Tri Hartanto, pelatih tim putri Indonesia. ’’Awalnya kami kira hanya sampai final cukup, tetapi berbuah juara,’’ katanya. Perjuangan tim putra dan putri Indonesia di final kemarin memang cukup dramatis. Skor akhir yang tercipta juga ketat.Jovita Elizabeth yang mencetak dua poin bagi tim Indonesia pada final kemarin merasakan perbedaan jelas antara bermain di final dan partai sebelumnya. Pada babak penyisihan, mereka kalah oleh Malaysia 10-14. ’’Tekanan lebih terasa di final. Penonton juga cukup ramai. Jadinya lebih terpacu,’’ kata jebolan DBL All Star itu. Secara keseluruhan, 3x3 Asia Challenge 2017 menyisakan pekerjaan bagi panitia. (nap/c4/tom)...

 
Amerika, Kami Datang!
30 November 2017

HONDA DBL Camp 2017 mencapai puncaknya. Kemarin 24 campers terbaik berhasil masuk skuad Honda DBL Indonesia All-Star 2017. Pengumuman dilakukan dalam farewell party yang meriah di Pakuwon Mall.Sebelum pengumuman, 224 campers yang hadir disuguhi rekaman video kegiatan mereka selama empat hari di DBL Camp 2017. Gelak tawa menggema. Wajah para camper tampak begitu semringah. Namun, semua berubah saat head coach World Basketball Academy yang juga legenda besar Australia Andrew Vlahov naik ke panggung. Dia didampingi founder PT DBL Indonesia Azrul Ananda dan Direktur PT DBL Indonesia Masany Audri Gultom.Di tangan Vlahov dan Masany, ada secarik kertas. ’’Di sini (kertas) ada nama pemain dan pelatih yang akan terbang ke Amerika,’’ ungkap Masany. ’’Kami segera menyebutkan siapa saja yang terbaik. Kalau memang nama Anda tak disebut, jangan berkecil hati. Kalian semua sudah berlatih sangat keras,’’ sambung Vlahov.Wajah semringah digantikan ekspresi tegang. Begitu nama-nama itu disebutkan, meledakkan ekspresi bahagia, haru, dan bangga. Bahkan, beberapa di antara mereka menitikkan air mata. ’’Nggak kuat. Rasanya terharu. Nggak nyangka bisa lolos. Apalagi, orang tua datang langsung,’’ ungkap camper dari SMAK Santo Albertus Malang Adelaide Callista Wongsohardjo.Air matanya makin mengucur deras kala dara 16 tahun itu dinobatkan sebagai MVP Putri DBL Camp 2017. ’’Ini malam yang tak terlupakan. Intinya, saya nggak boleh sombong, nggak boleh cepat puas dengan gelar MVP,’’ lanjut pemain yang menempati posisi point guard itu.Mekhail Fidel Afloubun merasakan hal serupa. Camper asal SMA Theresiana 1 Semarang tersebut tidak menyangka bisa mendapat gelar MVP Putra DBL Camp 2017. Apalagi, dalan DBL Camp tahun lalu, dia bahkan tidak bisa menembus 50 besar. ’’Saya rutin latihan dalam satu tahun terakhir. Motivasi saya berlipat. Akhirnya terbayar tahun ini!’’ kata remaja 17 tahun itu.Vlahov mengatakan, dua MVP yang dipilih memang memiliki banyak kelebihan. Untuk Adelaide, dia dinilai memiliki bakat dan kecerdasan dalam bermain. ’’Saya sudah mencobanya dalam lima posisi. Ternyata dia (Adelaide) bisa melahap dengan baik. Dia terbaik,’’ katanya.Sedangkan untuk Mekhail, Vlahov menilai dia adalah pemain yang komplet. ’’Selain itu, dia memiliki energi yang tidak pernah habis saat bermain,’’ katanya.Karena itu, menurut dia, dua MVP yang terpilih bakal menjadi pemain tumpuan Indonesia di masa depan. ’’Bukan hanya mereka berdua, tapi semua yang masuk di 12 besar. Semua amazing,’’ imbuh Vlahov.Momen emosional juga tersaji kala nama terakhir disebutkan. Nama Antony William muncul. Camper asal SMAN 71 Jakarta itu langsung berlutut. Kedua tangannya menengadah menutupi wajah. Maklum, dia adalah pemilik wild card yang akhirnya lolos ke Amerika. ’’Awalnya sempat putus asa. Ternyata lolos. Ini anugerah besar,’’ katanya.Nanti 24 camper dan empat pelatih terbaik terbang ke Amerika Serikat pada Januari 2018. Mereka akan berlatih dan bertanding di negeri tempat lahir olahraga basket itu. (gus/c4/nur)...

 
All-Star 2017 Dipilih Hari Ini
29 November 2017

HARI ini persaingan sengit dan rasa berdebar-debar bakal tersaji di Honda DBL Camp 2017. Sebanyak 48 camper terbaik putra dan putri dipastikan berkompetisi keras untuk mengamankan tempat dalam skuad Honda DBL Indonesia All-Star 2017.Nanti hanya 24 camper (12 putra dan 12 putri) yang menjadi bagian DBL Indonesia All-Star 2017. Nah, 48 camper wajib waspada. Sebab, mereka punya saingan anyar.Pesaing itu adalah pemilik wild card. Mereka punya kesempatan kedua dan bisa ikut bersaing menuju DBL All-Star 2017. Kemarin jatah wild card sudah diberikan. Ada empat camper yang mendapat angin baru.Di sektor putra, ada Ida Bagus Ananda Wisnu Putra dari SMAN 2 Denpasar dan Anthony William dari SMAN 71 Jakarta. Lalu, di sektor putri, wild card menjadi milik Siti Nur Chaliza dari SMKN 4 Banjarmasin dan Wydeline dari SMA Sutomo 1 Medan.”Nggak nyangka bisa dapat wild card!” ucap Siti Nur Chaliza dengan wajah semringah. Dia merasa sangat beruntung. ”Tinggal habis-habisan untuk menjadi All-Star. Do the best lah,” lanjut dara yang akrab disapa Iza tersebut. ”Intinya, besok (hari ini, Red) harus pede, nggak boleh minder sama yang 24 besar,” sambung Wydeline.Wisnu menambahkan, hadiah wild card membuat semangatnya berlipat. Remaja kelahiran Denpasar itu ingin balas dendam. Melalui wild card, dia ingin menunjukkan bahwa dirinya tak layak tersingkir. ”Mau tunjukin bahwa wild card itu bukan sekadar keberuntungan,” ucap dia. ”Kami meraihnya dengan kerja keras,” imbuh Anthony William.Ya, meraih wild card bukanlah perkara mudah. Ada perjuangan ”berdarah-darah”. Para camper kudu melakoni banyak ujian. Awalnya, mereka menjalani tes kemampuan skill seperti 2 on 2 hingga pick and roll. Setelah itu, mereka unjuk gigi dalam mini game. ”Kami cari yang nggak mudah menyerah,” kata pelatih DBL Academy Erwin Triono.Pria 34 tahun itu mengatakan, pemegang wild card jelas mengancam 48 camper terbaik untuk menjadi bagian All-Star. Sebab, pemilik wild card bakal tampil tanpa beban. ”Sebenarnya peluangnya sama besar. Tapi, pemilik wild card punya semangat yang lebih dahsyat,” lanjutnya.Karena itu, Erwin meminta seluruh camper all-out hari ini. Menurut dia, bukan hanya pemain yang tak mudah menyerah yang dibutuhkan. Pemain dengan kecerdasan tinggi juga dicari. ”Seperti yang cepat ambil keputusan, punya shooting dan drive bagus. Pastinya, camper yang lebih siap punya kans lebih besar,” terangnya.Sementara itu, 48 camper terbaik berkesempatan menjajal aquatic training di Harris Hotel & Convention Surabaya kemarin. Meski latihan tak terlalu berat, mereka tetap waspada untuk persaingan hari ini. ”Harus habis-habisan. Sudah sampai 24 besar, tanggung kalau nggak sekalian All-Star,” ungkap Fransiskus Panji, camper asal SMAN 1 Terbanggi Besar, Bandar Lampung. (gus/c11/nur)...

 
MORE NEWS