Find anything on DBL Indonesia

News

SERIES
 
 
Dukung Anak Muda di Palu, DBL Indonesia Sumbang Seluruh Penjualan Tiket
15 October 2018

Sebagai bentuk kepedulian kepada para korban gempa dan tsunami yang melanda kota Palu, Sigi, dan Donggala pada 28 September 2018 lalu, DBL Indonesia berinisiatif untuk berbagi kepedulian kepada anak-anak muda di Palu melalui program “Dari Tribun Sampai ke Palu”. 
  
Penyelanggaran Honda DBL, liga basket garapan DBL Indonesia, yang sedang berlangsung di Jakarta dan Jogja akan menjadi titik konsentransi penyelenggaraan kegiatan ini. 
 
Seluruh hasil penjualan tiket babak semifinal Honda DBL di kedua kota tersebut akan disumbangkan untuk pemulihan pasca bencana di kota Palu dan sekitarnya.   
 
Berbagai rentetan musibah yang menimpa Indonesia membuat kita harus saling mendukung untuk menguatkan satu sama lain. Donny Rahardian selaku Wakil Direktur PT DBL Indonesia mengatakan, proyek “Dari Tribun Sampai ke Palu” adalah bukti komitmen keluarga besar DBL Indonesia dan komunitas Honda DBL untuk selalu mendukung teman-teman seluruh Indonesia. 
 
“Jika selama ini suporter hadir mendukung teman-temannya di lapangan, suporter juga bisa hadir untuk teman-teman di luar sana yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Donny.  
  
Donasi ini diharapkan dapat meringankan kesulitan para korban dan meningkatkan solidaritas para pelajar di Indonesia. Bagi yang ingin berpartisipasi dalam program ini cukup datang langsung ke tribun Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – South Region di GOR Bulungan, Jakarta Selatan pada 18 Oktober 2018, dan tribun Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta pada 16-17 November 2018. (*)

Rafisya Antar Kemenangan SMAN 47
15 October 2018

DKI JAKARTA- Para pemain bintang dari Selatan mulai menunjukkan tajinya. Seperti pada lanjutan laga Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – South Region antara SMAN 97 Jakarta kontra SMAN 47 Jakarta yang berakhir 36-27 untuk keunggulan SMAN 47. Salah satu pemain yang mencuri perhatian, Muhammad Rafisya Akbar menjadi bintang pada laga Minggu sore (14/10).

Di awal kuarter pertama, pertandingan antara SMAN 97 dan SMAN 47 berlangsung sangat sengit. Forward SMAN 97 Arvin Nadinur Pramudya menjadi momok menakutkan bagi pertahanan dari SMAN 47. Dengan keberaniannya masuk ke dalam pertahanan lawan untuk melakukan layup, Arvin dapat mendulang poin untuk timnya. Hanya saja SMAN 47 masih unggul tipis setengah bola, kuarter pertama berakhir 9-8 SMAN 97 tertinggal.

Usai break kuarter pertama giliran Muhammad Rafisya Akbar bersinar. Dengan menggunakan kecepatan dan kelihaiannya menguasai bola, pemain kelas XI tersebut mampu menusuk masuk ke jantung pertahanan lawan dan membuat lawannya kewalahan. Kuarter kedua berakhir dengan skor 15-12 SMAN 47 terus melaju.

Keunggulan ini terus semakin diperlebar oleh anak asuh Miftahul Ulum tersebut. Dua kuarter terakhir benar-benar menjadi panggung Rafisya untuk mendongkrak performa rekannya. Penampilan gemilangnya dengan torehan 10 poin membuat SMAN 47 memastikan diri ke babak selanjutnya. Skor akhir 36-27 untuk keunggulan SMAN 47.

MVP JRBL Jakarta Series 2016 tersebut memang sudah melakukan persiapan matang, terutama pada minggu terakhir jelang Honda DBL. Pelatihnya, Miftahul Ulum membuka turut berkomentar usai anak asuhnya menang. “Ya dia (re: Rafisya) mampu mengondisikan dengan baik fisik maupun skillnya untuk dapat tampil maksimal hari ini (re: kemarin),” ujar sang pelatih. Rafisya sendiri memiliki beberapa alasan mengapa dirinya melakukan persiapan dari lama.

“Berbeda waktu saat SMP lalu, pertandingan di DBL, khususnya daerah Selatan tentunya lebih kompetitif. Semua harus dipersiapkan dengan matang,” ucap pemain bernomor punggung 1 tersebut. Selain itu, pemain yang kini tengah duduk di kelas XI tersebut ternyata baru saja pulih dari cedera ankle. Hanya saja ambisi untuk membawa SMAN 47 menuai keberhasilan seperti saat membawa SMPN 19 Jakarta tampil di final pada JRBL Jakarta Series 2016, jadi alasan agar Rafisya bisa pulih lebih cepat.

“Cedera ankle yang menimpa dia membuatnya sangat menjaga kondisi badannya. Dia juga tak lupa menjaga staminanya, agar cepat pulih dan membawa tim ke tangga juara,” sambung coach Miftahul. Dengan kemenangan ini, SMAN 47 akan menunggu hasil pertandingan antara SMAN 70 melawan SMA Kolese Gonzaga. (*)

Putra Seventy Jaga Asa Bulungan
15 October 2018

DKI JAKARTA- Tampil di hadapan publik sendiri, SMAN 70 Jakarta tampil perkasa saat meladeni lawannya SMAN 79 Jakarta pada lanjutan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – South Region kemarin (14/10). Setelah laju tim putri terhenti dari SMAN 3 Jakarta, tim putra menjadi harapan satu-satunya bagi Seventy (julukan SMAN 70) untuk tetap menjaga daerah kekuasaannya yaitu GOR Bulungan.

Dukungan penuh keluar dari para pendukung Seventy saat menyaksikan tim kesayangannya bertanding. Namun, drama sesungguhnya justru terjadi pada babak pamungkas di kuarter empat. Para anak-anak Bulungan memulai laga dengan skor 17-8, sebuah keunggulan yang hampir mutlak diperoleh skuad Twimmiki Malik tersebut.

Namun sayangnya, perolehan poin Seventy dari tiga kuarter sebelumnya mulai menuai kebuntuan. Permainan cepat yang diperlihatkan Seventy dapat dibendung oleh para punggawa SMAN 79, sehingga peluang manis dari putra Seventy gagal untuk dikonversi menjadi poin. Tim asal Menteng Atas itu justru membuka harapan. Tim asuhan Muhammad Azis Rifai, mulai mengejar dan memangkas skor menjadi 17-11 pada menit ke lima pertandingan.

Fullcourt press yang dilakukan oleh SMAN 79 membuat para pemain dari Seventy kewalahan. Sang pelatih terus menggunakan kesempatan timeout demi menjaga mental anak-anaknya. “Saya melihat anak-anak malah grogi di kuarter akhir. Pada saat timeout tadi saya mengingatkan agar bermain lebih tenang. Bertahan dengan baik dan mengurangi kesempatan lawan menyerang,” jelas Twimmiki Malik, head coach  Seventy.

Instruksi itu terbukti ampuh untuk dapat kembali menambah pundi-pundi poin Seventy. Motor serangan Seventy, Devandra Dwitama Adi dapat kembali bergerak dengan leluasa di lapangan. Dengan mengandalkan kecepatannya pemain kelas X itu dapat lolos dari penjagaan lawan. Setidaknya, Devandra mampu menorehkan 6 poin 2 rebound dan 1 assist pada pertandingan kemarin.

Buzzer akhir pun akhirnya berbunyi. Sorak sorai pendukung dari Seventy tiada henti, euforia kemenangan sangat terasa. Putra Seventy berhasil menjaga kemurnian rumah sendiri dari tangan lawan. Skor pertandingan 21-12 menutup kemenangan Seventy atas SMAN 79.

Melihat banyaknya dukungan dari suporter, salah satu pemain Seventy, Keenan Julian sangat berterima kasih. “Dengan banyaknya pendukung yang selalu menyemangati, rasanya hadangan sebesar apapun dapat kita lewati. Apalagi ini merupakan tahun pertama SMAN 70 setelah absen 4 tahun dari kompetisi Honda DBL,” pungkas pemain bernomor punggung 5 tersebut usai pertandingan. (*)

Story Provided by Warta Kota

Padmanaba Ungguli Namche
15 October 2018

JOGJA - Hari kesepuluh Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2018 di GOR UNY tadi malam mempertandingkan empat laga putri. Delapan tim yang bertanding memperebutkan tiket fantastic four. 

Smada dan Stece ke Fantastic Four
15 October 2018

JOGJA - PEREBUTAN tiket fantastic four antara tim putri SMAN 2 Jogja (Smada) dengan SMAN 1 Ngaglik (Padmawidya) berjalan seru. Kejar mengejar skor berjalan hampir di semua kuarter.

SHOW TIME ANAK JAKSEL
14 October 2018

DKI JAKARTA- Setelah West Region dan North Region, Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 kini memasuki wilayah Jakarta Selatan. Hingar bingar opening party Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – South Region tentu sangat ditunggu publik. Pasalnya,  Jaksel dikenal sebagai barometer basket di Ibu Kota. Hal itu dibuktikan dengan torehan gelar terbanyak Honda DBL DKI Jakarta yang dipegang tim dari Jakarta Selatan, SMAN 3 Jakarta. Bukan hanya itu, antusiasme dari para suporter, serta kreativitas para dancer makin melengkapi mewahnya regional Selatan ini.

Atmosfer itu langsung terasa pada hari pertama Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – South Region, yang digelar di GOR Bulungan, Sabtu kemarin (13/10).  Lima pertandingan seru tersaji. Tim putra SMA Al Izhar menjadi sekolah pertama yang berhasil melangkah ke babak selanjutnya. Tim asal Pondok Labu, Jakarta Selatan itu mampu menundukkan lawannya, SMA Cita Buana dengan skor akhir 46-28. Pertandingan sore hari itu berjalan ketat di awal laga. Hanya saja Al Izhar mampu memperlihatkan mental juara. Dan mengungguli lawannya di dua kuarter terakhir

Pada pertandingan selanjutnya, tim putra SMAN 8 Jakarta menyusul keberhasilan Al Izhar. Tim asal Bukit Duri itu kembali memperpanjang kutukan SMAN 82 Jakarta yang selalu gagal di babak awal. Pertarungan itu ditutup dengan skor 43-20 untuk SMAN 8. T

Setelahnya, big match antara tim putri SMAN 3 kontra SMAN 70 Jakarta berakhir untuk kemenangan Teladan (julukan SMAN 3) dengan skor 28-16. Keberhasilan Teladan ini menjadi ulangan pada partai empat tahun silam. Seventy (julukan SMAN 70) yang bermain di kandang sendiri dan didukung ratusan suporternya, dibuat tak berkutik oleh tim polesan Jakcy Ignatius kemarin.

Kekalahan Seventy ini disesalkan oleh sang kapten. Namun, Savira Alifa menyatakan ini bukanlah akhir perjuangan. “Aku berterima kasih buat teman-teman yang sudah datang untuk mendukung. Kekalahan ini jadi evaluasi besar-besaran buat kami. Dan buat Teladan, tunggu kami tahun depån,” pungkas cewek 16 tahun itu.

Di sisi lain, meskipun hasil positif dapat diperoleh srikandi Teladan, sang kapten Insyira Kesha mengungkapkan kemenangan atas Seventy mash terlalu dini untuk dirayakan. “Kemenangan ini membawa kami melangkah, Performa kami hari ini jauh dari kata memuaskan. Dan jika ingin menjadi juara di Selatan, kami harus bermain lebih ekstra ,” ucapnya usai bertanding.

Di pertandingan putri lainnya, SMAN 32 masih belum mampu membendung kokohnya pertahanan Sophia Rebecca Adventa dkk. SMAN 28 sendiri langsung tancap gas, tim asal Jati Padang tersebut tampil ngotot kala menggilas SMAN 32 dengan skor 44-11. Hasil ini membawa mereka bertengger ke babak selanjutnya.

Hari penuh euforia itu ditutup oleh kemenangan SMA Pangudi Luhur atas lawannya, SMK Kartika X-2 dengan skor 62-11.  Hasil ini membawa Pangudi Luhur bakal berhadapan dengan SMAN 43 Jakarta di babak selanjutnya. (*)

Story Provided by Warta Kota

Kembalinya Putra Pondok Labu
14 October 2018

DKI JAKARTA- Hari pertama Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – South Region berjalan mulus bagi Tim putra SMA Al Izhar. Mereka berhasil menaklukan perlawana SMA Cita Buana dengan skor akhir 46-28. Sempat berjalan ketat di awal laga, Al Izhar justru mampu tampil dominan di dua kuarter terakhir. Tim asal Pondok Labu tersebut terlihat unggul dari sisi mental atas lawannya.

Al Izhar bukanlah nama baru di pentas Honda DBL DKI Jakarta. Tim asuhan Athini Mardlatika sudah pernah mencicipi babak semifinal di tahun 2015, namun perjalanannya terhenti oleh Bukit Sion. Setahun setelahnya, Al Izhar langkah Al Izhar justru terhenti di babak awal.

Tak mau mengulangi kesalahan, di tahun ini Al Izhar sendiri kembali dengan materi pemain yang lebih siap. Al Izhar pun berhasil mengawali perjalanan dengan manis di tahun ini. Sempat kejar-kejaran poin di awal, SMA Cita Buana justru kecolongan di kuarter dua terakhir. Kemal Arishy Salim menjadi bintang pada laga kemarin. Torehan 14 poin serta 2 assist mampu mengamankan posisi Al Izhar di babak selanjutnya.

Cibun (julukan SMA Cita Buana) sebenarnya sudah menebar ancaman sebelum laga di mulai. Muhammad Azriel Ralie, pemain center Cibun melakukan dua kali slam-dunk saat sesi pemanasan. Hal itu terbukti efektif, pada saat kuarter pertama dimulai. Azriel mampu mendominasi pertandingan dan menjadi penyumbang poin utama bagi timnya di paruh pertama pertandingan. Tercatat 10 poin dapat ditorehkan pemain bernomor punggung 13 itu.

Namun, dominasi dari Azriel sendiri tidak berlangsung lama. Duel center pun terjadi pada kuarter kedua. Khairan Shauma Drajat, center dari Al Izhar mampu menghentikan penguasaan Azriel di paint area. Dengan penempatan posisi yang pintar dan kemampuan box out yang baik, Khairan dapat menahan gerakan Azriel yang mengancam di kuarter pertama. di bawah ring meskipun memiliki postur yang lebih pendek dibandingkan dengan Azriel.

Dominasi kini berbalik ke Al Izhar, tiga menit terakhir kuarter kedua Al Izhar menyamakan kedudukan dengan skor berubah menjadi 15-15. Telah menemukan ritme permainan, layup Kemal Arishy Salim point guard satu menit sebelum pertandingan berakhir membuat putra Pondok Labu memimpin dengan skor tipis 20-22.

Setelah halftime break pergerakan Azriel tidak lagi seefektif pada dua kuarter sebelumnya. Penyerangan yang terburu-buru kerap menyebabkan Azriel terjebak oleh para pemain Al Izhar. Selain itu, penampilan apik yang ditampilkan oleh duo Al-Izhar, Kemal dan rookie Rayhan Alfaro membawa Al Izhar unggul jauh atas Cibun. Rayhan, Pemain berusia 15 tahun itu berhasil mengemas 12 poin, 5 rebound dan 4 steal. Hingga pertandingan usai, skor akhir 46-28 mengamankan posisi Al Izhar di Honda DBL DKI Jakarta tahun ini.

Pelatih dari Cita Buana, Muhammad Ghozy Dwiputrot turut berkomentar usai timnya gagal melaju. Menurutnya atmosfer Honda DBL yang panas membuat timnya tidak mampu untuk dapat bermain secara maksimal. “Jika dilihat tadi pemain kami terlihat demam panggung, terutama saat mereka (re: Al Izhar) mulai unggul di kuarter ketiga. Hal ini menyebabkan beberapa pemain terlalu bernafsu untuk segera mencetak poin,” ucapnya. Di sisi lain, pelatih Al Izhar, Athini Mardlatika mengungkapka faktor mental masih jadi evaluasi penting untuk timnya. Saya mengingatkan perjuangan latihan mereka selama ini. Karena itu mereka harus percaya diri ketika di lapangan,” jelasnya. (*)

DUEL PANAS WARNAI OPENING PARTY SOUTH REGION (Seventy Janji Tebus Kekalahan)
13 October 2018

DKI JAKARTA- Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – South Region resmi dibuka Sabtu (13/10) hari ini. GOR Bulungan akan jadi saksi ketatnya persaingan 32 tim basket sekolah di wilayah Jakarta Selatan untuk menjadi yang terbaik pada liga basket pelajar terbesar di tanah air ini.

Honda DBL 2018 berlangsung di 30 kota di 22 provinsi. Seri DKI Jakarta mendapat keistimewaan, karena mulai tahun ini diselenggarakan di masing-masing regional. Setelah sukses terselenggara di West Region dan North Region, South Region akan digeber pada13 hingga 20 Oktober 2018. Menyusul kemudian East Region, yang akan berlangsung 26 Oktober hingga 2 November mendatang.

Sebanyak lima pertandingan panas akan menjadi pembuka persaingan di South Region. Salah satu big match antara tim putri SMAN 3 Jakarta kontra SMAN 70 Jakarta menjadi sorotan pada opening party hari ini.

Tentu pertandingan ini mengingatkan kita pada laga empat tahun silam, kala keduanya bersua pada laga pembuka Honda DBL DKI Jakarta Series 2014. Ketika itu, Teladan (julukan SMAN 3) sukses menaklukan sekaligus menghentikan laju Seventy (julukan SMAN 70) di tempat yang sama.

Secara kekuatan, Teladan memang lebih terlihat garang dari lawannya. Dari lima kali partisipasi mereka, putri Teladan selalu berhasil melangkah ke final. Tiga kali diantaranya trofi selalu jatuh ke tangan Teladan, yaitu pada 2013, 2014, dan 2016. Tentu hal itu membawa tim yang bermarkas di daerah Setiabudi tersebut menjadi sekolah dengan pemegang gelar terbanyak pada penyelenggaraan Honda DBL DKI  Jakarta.

Insyira Keysa Wisnuputri, selaku kapten Teladan mengukapkan, membawa nama besar sekolah di kancah sekelas Honda DBL memang berat. Tapi hal itu bukanlah kekhawatiran bagi mereka. “Kami datang sebagai tim unggulan. Tentu kami tidak boleh merasa congkak, tapi kami juga tidak ingin over confident. Semua hal bisa terjadi di lapangan, intinya SMAN 70 ini bukan lawan yang mudah,” ujar siswi kelas XII tersebut.

Lebih lanjut, Insyira menambahkan timnya sudah mengetahui materi dan kekuatan lawannya. “Salah satu pemain yang harus diwaspadai adalah Savira Alifa. Posisinya center namun dia merupakan motor serangan SMAN 70. Dengan mematikan pergerakannya, aku rasa kami bisa mengamankan kemenangan,” imbuh cewek berusia 16 tahun tersebut.

Sementara dari tim lawan, SMAN 70 yang sempat tertidur selama tiga tahun, kini siap kembali menunjukkan tajinya. Tim yang bermarkas di daerah Bulungan tersebut enggan memberi kemenangan untuk lawannya. Para punggawa Seventy berjanji, South Region akan menjadi miliknya.

Kapten tim Seventy, Savira Alifa berjanji pertandingan hari ini akan berjalan sengit dan ketat. “Mereka (re: Teladan) adalah salah satu rival kamii. Tentu akan berjalan sengit sih,” ucap siswi kelas XI itu.

Savira juga semakin terpecut untuk menghapus nama besar Teladan. Menurutnya, bermain di kandang sendiri merupakan sebuah momentum untuk revans. “Teladan bukanlah lawan sembarangan. Tapi kekuatan tim di tahun ini berbeda dari sebelumnya. Ini bisa jadi kesempatan untuk revans” ucap dara berusia 17 tahun tersebut.

Selain laga SMAN 3 kontra SMAN 70, empat pertandingan menarik lainnya pun siap memanaskan opening party hari ini. Tim putri lainnya, SMAN 32 Jakarta akan berhadapan dengan SMAN 28 Jakarta. Sementara, dari sektor putra, SMA Cita Buana akan menjajal kekuatan SMA Al Izhar. Lalu tim penuh pengalaman SMAN 82 Jakarta siap meladeni perlawanan dari SMAN 8 Jakarta. Dan salah satu debutan SMA Pangudi Luhur bakal bertemu dengan SMK Kartika X-2. (*)

Kalahkan Smase, Delayota Melenggang
13 October 2018

JOGJAKARTA - LAGA do or die terjadi pada laga di hari kedelapan Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2018 tadi malam. Yakni laga antara tim putri SMAN 8 Jogja (Delayota) melawan SMAN 1 Sewon (Smase).

Namche Lolos Big Eight
13 October 2018

JOGJAKARTA - Pada laga terakhir hari kedelapan Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2018 tadi malam, tim putra SMAN 6 Jogjakarta (Namche) mengantongi tiket big eight. Raihan tersebut setelah Namche mengalahkan SMAN 1 Bantul (Filial), 27-12. 

Menang Berkat Smada Mania
12 October 2018

JOGJA - Smada Mania TIM basket putri SMAN 2 Jogja (Smada) melaju ke babak big eight. Prestasi tersebut tidak lepas dari peran suporter mereka, Smada Mania, yang tak henti menyemangati selama pertandingan tadi malam.

Main Disiplin, Melaju ke Big Eight
12 October 2018

JOGJAKARTA - Hari ketujuh Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2018 semakin seru. Tim putri SMAN 2 Ngaglik (Padmawidya) memastikan diri melaju ke big eight mewakili Grup F. Raihan itu setelah Ryfa Nurrahma Rosandi dkk menang atas SMAN 1 Jogjakarta (Teladan), 13-8, semalam.

Momentum Kebangkitan SMAN 61
12 October 2018

DKI JAKARTA- Kemeriahan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – East Region terus berlanjut. Sambutan hangat diberikan oleh warga sekolah SMAN 61 Jakarta, ketika tim DBL menyambangi sekolah mereka. Pada lanjutan roadshow Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – East Region kemarin (10/10), tim basket SMAN 61 berkesempatan memeperkenalkan skuadnya. Begitu juga dengan tim dance yang menampilkan performa memukau. Di tahun ini basket SMAN 61 tidak mau gagal lagi.

Tim asuhan Muhammad Fahmi bukanlah tim baru di Honda DBL DKI Jakarta. Mereka turut ambil bagian dalam tiga tahun terakhir. Namun, dewi fortuna belum berpihak kepada mereka. Prestasi terbaik mereka kala menjadi semifinalis pada tahun 2015 lalu. Secara history petualangan tim yang bermarkas di Duren Sawit itu selalu dibayangi kekuatan tim tangguh.

Pada tiga tahun silam, mereka hampir saja melangkah ke final. Namun, di babak fantastic four SMAN 21 berhasil menghentikan laju mereka. Di tahun berikutnya, SMAN 61 harus angkat koper lebih dini. Kali ini, rival abadinya SMAN 71 yang mengirim mereka pulang lebih dulu. Selang setahun, giliran tim kuat di Jakarta, SMAN 3 yang memupuskan harapan anak anak Duren Sawit tersebut.

Melihat perjalanan yang selalu gagal pelatih kepala SMAN 61, Muhammad Fahmi tidak ingin mengulang masa-masa kelam. Menuurtnya, semua tergantung mental anak asuhnya di lapangan nanti. “DBL ini kan atmosfernya berbeda, tentu latihan ekstra sudah kami lakukan. Kami pun diperkuat pemain Porprov DKI Jakarta. Intinya tinggal lihat mental anak-anak aja di lapangan nanti,” ujarnya.

Lebih lanjut, coach Fahmi turut mengomentari hasil undiang East Region lalu. “Persaingan di Timur ini ketat ya. Kalau lawan SMAN 71 sebenarnya kita imbang, terakhir kami bisa menang di kandang mereka. Semua akan berjalan menarik lah,” imbuh pria yang juga melatih SMPN 255 Jakarta tersebut. Rasa optimis juga diperlihatkan kapten tim SMAN 61, Tyas Satrio. Siswa kelas XII tersebut tidak ingin mengulangi kegagalan di tahun lalu.

“Aku merasakan langsung kegagalan tahun lalu. Kami tidak trauma, justru setelah kalah tahun lalu pelatih langsung menyeleksi 12 pemain terbaik. Dan kami akan buktikan kalau kami memang terbaik,” ujar cowok 17 tahun tersebut. (*)

Story Provided by Warta Kota

SMAN 1 Telukkuantan Siap Hadang Dominasi Juara Bertahan
12 October 2018

PEKANBARU (RP) - Berhasil menundukkan SMA Darma Yudha Pekanbaru, satu tempat di final kategori puteri Honda Developmental Basketball League (DBL) Riau Series 2018 diraih SMA Negeri 1 Telukkuantan. Mereka dipastikan akan bertemu juara bertahan SMA Negeri 1 Pekanbaru.

Darma Yudha Janjikan yang Terbaik di Fantastic Four
11 October 2018

PEKANBARU (RP) - Kemenangan meyakinkan ditorehkan putri SMA Darma Yudha pekanbaru saat mengalahkan SMA Negeri 1 rengat dengan 27-5 pada babak play-off Honda Developmental Basketball League (DBL) Riau series 2018, rabu (10/10). 

Sempat Sulit, SMAN 1 Siak Melaju
11 October 2018

PEKANBARU (RP) - putri SMAN Negeri 1 siak mengisi satu slot fantastic four Honda Developmental Basketball league (DBl) riau series 2018. sempat kesulitan mencetak angka, SMAN 1 akhirnya melaju usai mengalahkan SMAN 8 pekanbaru dengan skor 17-8.