Find anything on DBL Indonesia

4 Alasan Kenapa Mata Dewa Nggak Cuma Buat Pemain Basket

dblindonesia.com - 17 February 2018 Deretan alumni DBL juga ikut membintangi Mata Dewa, film layar lebar Indonesia bertema basket pertama. (Foto: Ahmad N Aziz/DBL Indonesia)

DUNIA basket nggak cuma menyajikan ketegangan dan tensi yang tinggi di lapangan. Nyatanya, olahraga satu ini juga jadi saksi berbagai drama inspiratif dari para atletnya. Nah, beberapa diantaranya berhasil dikemas dan diangkat dalam film Mata Dewa. Tayang pada 8 Maret mendatang, film ini menceritakan kisah dari Dewa (Kenny Austin), pemain basket SMA Wijaya yang harus berjuang dengan timnya untuk jadi juara DBL.

Sebagai film pertama yang mengangkat tentang olahraga basket, Mata Dewa berhasil menyita banyak perhatian. Terbukti, trailer film ini udah ditonton lebih dari 1 juta viewers di Youtube. Eits, nggak cuma buat pemain basket aja, film ini juga jadi must watch list berbagai kalangan. Berikut, alasan kenapa kamu wajib nonton Mata Dewa.

Film yang Ringan

Berbeda dengan film-film yang sempat hype belakangan ini, Mata Dewa menawarkan cerita yang ringan dan mudah dinikmati. Berlatar tempat di Surabaya, Dewa, Bening (Agatha Chelsea) dan Bumi (Brandon Salim) menjalani kisah ala anak SMA pada umumnya. Konflik yang dialami mereka pun sangat dekat dan relate dengan anak remaja.

Menariknya, film ini juga menampilkan peran keluarga terhadap kehidupan para pemainnya. Nggak heran, Mata Dewa bisa dijadikan sebagai family movie sekaligus angin segar terhadap perfilman Indonesia.

Diangkat dari Kisah Nyata

Film Mata Dewa bisa dibilang ibarat rangkuman kisah para pemain yang terlibat di DBL, liga basket student-athlete terbesar di Indonesia. Ya, kompetisi ini emang udah melahirkan banyak bintang dengan berbagai latar belakang dan cerita masing-masing. Salah satunya juga menginspirasi kisah yang harus dialami Dewa di film ini.

Diceritakan, Dewa harus mengalami gangguan di mata kiri yang menghambat permainan basketnya. Ternyata, hal ini terinspirasi dari salah satu pemain basket DBL. ‘’ Sosok Dewa sebenernya terinspirasi dari pemain basket yang ada di Indonesia timur. Pemain ini nggak bisa melihat dengan mata kirinya which is itu yang jadi dasar cerita dari Mata Dewa,’’ ujar Kenny.

Dari Sahabat Sampai Cinta-Cintaan

Siapa bilang Mata Dewa cuma tentang drama anak basket? Nope, film garapan sutradara Andi Bachtiar ini punya berbagai cerita yang bisa dinikmati. Sebut aja pertemanan ala Dewa dan seniornya, Bumi. Mirip seperti hubungan kakak dan adek kelas, keduanya juga menunjukkan pertemanan yang natural. Tentunya, dibalut dengan konflik khas anak SMA.

Nggak cuma Bhumi, hubungan Dewa dengan si jurnalis cantik, Bening juga bakal bikin baper. Dari yang awalnya berkenalan untuk kebutuhan jurnalistik, keduanya jadi makin akrab. Apalagi, waktu Dewa harus mengorbankan mata kirinya demi menyelamatkan Bening. Wah, makin penasaran kan sama kisah Dewa, Bening dan Bumi?

Inspiratif dan Penuh Motivasi

Ini nih alasan kenapa Mata Dewa harus jadi must watch list movie di bulan Maret. Selain menyuguhkan cerita ala pemain basket SMA, film ini juga punya banyak nilai moral. Mulai dari semangat, loyalitas hingga solidaritas.

‘’Film ini bisa ditonton sama semua kalangan karena inspiratif. Intinya sih, kita kepingin penonton yang melihat Mata Dewa jadi nggak gampang menyerah, lebih hardworking dari Dewa sendiri,’’ ujar Kenny. Kenny juga berharap film ini bisa memotivasi banyak orang dari segala umur untuk terus mengejar mimpinya. So, udah siap buat ketemu Dewa di Mata Dewa? See you on March 8th, 2018! (als)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments