Find anything on DBL Indonesia

Advent Gagal Hentikan Laju Labas

dblindonesia.com - 26 September 2018 FOKUS: Pemain SMAN 18 Jakarta, Muhammad Fadhly Robbani (jersey putih nomor 8) mendapat pengawalan dari lawannya saat hendak layup ke ring SMA Advent 1 pada lanjutan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018-North Region Selasa (25/9). (Taufiq/DBL Indonesia)

DKI JAKARTA-Setelah tim putri SMAN 18 Jakarta memastikan langkah ke babak berikutnya, kini giliran tim putra mereka melanjutkan tren positif. Menghadapi SMA Advent 1 pada lanjutan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - North Region, SMAN 18 tampil perkasa. Labas (julukan SMAN 18) menumpas tuntas perlawanan dari Advent 1 dengan skor 21-9.

Kuarter pertama berlangsung alot. Kedua tim belum mampu menorehkan angka. Labas yang memiliki pemain bigman, belum bisa memanfaatkan dengan baik peluang di paint area lawan. Sementara sang lawan, bermain dengan tempo yang lebih lamban dibanding Labas. Dengan memanfaatkan pass to pass serta pola permainan yang rapi, mereka terus mencoba membongkar pertahanan Labas.

Kedua tim memiliki masalah di penyelesaian akhir. Kuarter pertama pun berakhir hampa tanpa poin dari kedua tim. Kuarter kedua berjalan lebih mulus unuk Labas. Kali ini, tim asal Tanjung Priok itu mampu mengoptimalkan postur tinggi yang dimiliki forward mereka, M. Rayhan Shagille. Selain itu dua poin melalui akurasi free throw oleh point guard Labas, M. Fadhly Robbani membuat Labas menutup keunggulan 8-0. Labas leading atas Advent pada kuarter kedua.

Usai jeda kuarter, Advent semakin tertinggal oleh derasnya gempuran lini serang Labas. Meskipun begitu, Advent tetap memberikan perlawanan yang mumpuni menjelang berakhirnya kuarter. Melalui drive bola ke lini pertahanan Labas, Aurelio G. Marbun dapat memberikan secercah harapan tembakan under basket yang melesak ke dalam ring dua kali secara beruntun.

Poin demi poin terus didulang pasukan Michael Kristian itu. Kali ini center mereka Napoleon memberikan lima poin bagi timnya. Namun sayang, mereka telat panas, perolehan sembilan poin yang di peroleh Advent terlambat untuk dapat memberikan hasil positif kepada sekolahnya. Hingga buzzer akhir skor 21-9 tetap menjadi milik Labas.

Hal ini memupuskan haapan Advent untuk bersaing menjadi yang terbaik di North Region. Pelatih kepala mereka, Michael Kristian tetap bangga dengan torehan anak asuhnya, meski harus pulang lebih awal. “Permasalahan mental bermain merupakan hal utama yang patut untuk diperhatikan tim kami. Setelah diberi motivasi pada kuarter keempat anak-anak baru bisa mendapat ritme dan bermain lebih tenang,” ujar pria bersusia 38 tahun itu. Sementara, kemenangan ini turut membawa Labas menjadi satu-satunya sekolah yang berhasil meloloskan tim putra dan tim putri ke babak selanjutnya. (*)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments