Find anything on DBL Indonesia

Alumni Honda DBL All-Star Wakili Indonesia dalam FIBA 3x3 Asia Cup 2018

dblindonesia.com - 11 May 2018

Pemain basket jebolan Honda DBL memang udah nggak perlu diragukan lagi kualitasnya! Liga basket pelajar terbesar di Indonesia ini udah membantu mengembangkan bakat para student-athlete selama lebih dari 10 tahun. Dengan kerja keras (dan memaksimalkan bakat), banyak student-athlete yang menjadikan ajang Honda DBL sebagai batu lompatan mereka di liga basket professional.

Empat atlet basket perwakilan Tim Putra Indonesia di ajang FIBA 3x3 Asia Cup 2018 kemarin semuanya merupakan alumni Honda DBL lho! Keren nggak?

Alumni-alumni Honda DBL yang kemarin membawa nama Indonesia di ajang tersebut antara lain adalah Rivaldo Tandra Pangesthio, alumni Honda DBL All Star 2012 dan 2013; Muhammad Reza Fahdani Guntara, alumni Honda DBL All Star 2012; Nuke Tri Saputra, alumni Honda DBL All Star 2012; dan Henry Cornelius Lakay, alumni Honda DBL All Star 2015.

FIBA 3x3 Asia Cup 2018 diselenggarakan di Shengzen, Tiongkok, pada tanggal 29 April hingga 1 Mei 2018 lalu. Para alumni Honda DBL ini harus memulai perjuangannya di babak kualifikasi yang diadakan di kota Changping, Guangdong, terlebih dahulu pada tanggal 27 April 2018. Tim Putra Indonesia masuk ke grup B dan harus berhadapan dengan tim dari Australia, Iran, Samoa, Guam, serta Hong Kong di babak kualifikasi.

Selama sembilan hari, wakil tim putra Indonesia melatih shooting dan game pattern di bawah pengawasan pelatih Fandi Andika Ramadhani sebelum bertolak ke Tiongkok. Sayangnya, langkah tim ini harus terhenti di babak kualifikasi, karena hanya mengumpulkan dua kali kemenangan dari lima pertandingan klasemen grupnya.

Tapi bukan alumni Honda DBL namanya kalau semangat mereka patah begitu aja. Meski udah nggak bertanding, keempat alumni DBL All Star ini tetap berada di Shengzen untuk memberi dukungan bagi tim putri Indonesia. Tim putri Indonesia pun berhasil tembus ke babak perempat final sebelum akhirnya dihentikan oleh tim putri Australia dengan skor 21 – 3.

“Buat aku sih, pertandingan kemarin jadi pengalaman yang berharga banget. Aku dapet banyak pelajaran. Di sana kan pertandingannya nggak ada batasan umur, jadi aku dapet pelajaran tentang bagaimana harus melawan pemain yang lebih berpengalaman,” tutur Reza Guntara.

Gimana? Udah percaya sama kualitas pemain jebolan Honda DBL? Kita doakan saja agar keempat alumni DBL All Star  ini memiliki kesempatan lagi untuk mewakili Indonesia di ajang internasional lain ya! (ber/ash)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments