Find anything on DBL Indonesia

Ambisi Nasa Bungkam Bukit Sion

dblindonesia.com - 17 November 2018 ADU GENGSI: SMA Bukit Sion akan berhadapan dengan SMAN 61 Jakarta pada final Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 hari ini. Foto-foto: Taufiq dan Genta/DBL Indonesia

DKI JAKARTA- Laga penuh emosional mempertemukan SMA Bukit Sion kontra SMAN 61 Jakarta pada final party Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 hari ini. Kedua tim akan mencatat sejarah baru dalam dunia perbasketan tingkat sekolah menengah di DKI Jakarta. Jika tim putra SMA Bukit Sion yang juara, Buksi (julukan SMA Bukit Sion) akan mengukuhkan diri sebagai pemegang gelar terbanyak dengan raihan 3 trofi. Sementara jika SMAN 61 berhasil menjadi juara, Nasa (julukan SMAN 61) akan meraih piala pertamanya di Honda DBL DKI Jakarta setelah konsisten ambil bagian selama 3 tiga tahun terakhir.

Jika dilihat dari statistik, Buksi merupakan tim yang sangat kuat. Mulai dari torehan poin, anak-anak buksi selalu dapat meninggalkan jauh lawan-lawannya. Taktik bertahan full court press yang diperlihatkan tim polesan Jap Ricky Lesaman ini, acap kali membuat lawan tak berkutik saat jumpa Buksi. Tiga laga terakhir Buksi di fase Grup selalu berakhir dengan skor besar. Tim asal Kebon Jeruk itu mampu menumpas lawannya dengan skor lebih dari 30 poin.

Hanya saja, menurut sang pelatih, Jap Ricky Lesmana timnya memiliki kelemehan saat berhadapan dengan lawan yang jauh di bawahnya. “Mereka suka meremehkan lawan. Itu yang saya tidak suka. Saat melawan SMAN 2, pertahanan kami tak efektif, itu akibat dari meremehkan lawan.” ucap coach Jap menggebu-gebu. Meski begitu Buksi memang memiliki mental juara. Mereka tak goyah meskipun pendukung lawan menyoraki saat timnya bertanding.

Sementara sang lawan, memiliki kekuatan yang tak kalah hebat dari Buksi. Nasa (julukan SMAN 61) memperlihatkan performa yang garang pada fase grup A lalu. kurang meyakinkan. Efektivitas mencetak poin Nasa terus meningkat setiap pertandingan. Meski kalah saat melawan SMAN 3 Jakarta, field goals (FG) mereka mencetak poin ke ring lawan mencapai 23,7%. Lalu terus bertambah kala mereka mengalahkan SMAK 5 Penabur, tercatat dalam statistik sebesar 30,2%.

Jika tren positif terebut bisa dipertahankan, tentunya Nasa akan membuka peluang untuk mengalahkan Buksi. Tim asal Duren Sawit tersebut harus bisa keluar dari tekanan taktik full court Buksi dan tidak membuang kesempatan dalam mencetak poin guna menggenggam titel juara.

Namun, laga dramatis melawan SMA Al-Izhar membuat langkah tim polesan Muhammad Fahmi tengah dirundung badai cedera. Tiga pemain andalan mereka, Aryosatyo Bhanurahman, Tyas Satrio, dan mesin poin Nasa Dhimas Aldry harus menepi saat jumpa AIPL (julukan SMA Al-Izhar) pada semfinal lalu.

“Kehilangan mereka membuat tim agak goyah. Namun, tim medis langsung menangani mereka. Ketiganya merupakan pemian kunci tim. Tapi, anak-anak lain tak boleh terpengaruh. Di laga pamungkas anak-anak akan menunjukan kemampuan maksimal untuk kejayaan SMAN 61,” jelas pelatih Nasa, Muhammad Fahmi.

Laga ini akan dimulai pada malam hari. Sebelumnya, akan ada pertarungan putri Ibu Kota antara dua wakil South Region. SMAN 3 Jakarta akan berhadapan dengan SMAN 28 Jakarta pada final putri yang berlangsung sore hari ini. (*)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments