Find anything on DBL Indonesia

Amerika, Kami Datang!

dblindonesia.com - 30 November 2017 Founder PT DBL Indonesia Azrul Ananda (tengah) berpose bersama trainer dari WBA Australia, para sponsor, dan anggota skuad Honda DBL Indonesia All-Star 2017 pada farewell party di Pakuwon Mall Surabaya tadi malam.(Foto: Dika Kawengian/Jawa Pos)

HONDA DBL Camp 2017 mencapai puncaknya. Kemarin 24 campers terbaik berhasil masuk skuad Honda DBL Indonesia All-Star 2017. Pengumuman dilakukan dalam farewell party yang meriah di Pakuwon Mall.

Sebelum pengumuman, 224 campers yang hadir disuguhi rekaman video kegiatan mereka selama empat hari di DBL Camp 2017. Gelak tawa menggema. Wajah para camper tampak begitu semringah. Namun, semua berubah saat head coach World Basketball Academy yang juga legenda besar Australia Andrew Vlahov naik ke panggung. Dia didampingi founder PT DBL Indonesia Azrul Ananda dan Direktur PT DBL Indonesia Masany Audri Gultom.

Di tangan Vlahov dan Masany, ada secarik kertas. ’’Di sini (kertas) ada nama pemain dan pelatih yang akan terbang ke Amerika,’’ ungkap Masany. ’’Kami segera menyebutkan siapa saja yang terbaik. Kalau memang nama Anda tak disebut, jangan berkecil hati. Kalian semua sudah berlatih sangat keras,’’ sambung Vlahov.

Wajah semringah digantikan ekspresi tegang. Begitu nama-nama itu disebutkan, meledakkan ekspresi bahagia, haru, dan bangga. Bahkan, beberapa di antara mereka menitikkan air mata. ’’Nggak kuat. Rasanya terharu. Nggak nyangka bisa lolos. Apalagi, orang tua datang langsung,’’ ungkap camper dari SMAK Santo Albertus Malang Adelaide Callista Wongsohardjo.

Air matanya makin mengucur deras kala dara 16 tahun itu dinobatkan sebagai MVP Putri DBL Camp 2017. ’’Ini malam yang tak terlupakan. Intinya, saya nggak boleh sombong, nggak boleh cepat puas dengan gelar MVP,’’ lanjut pemain yang menempati posisi point guard itu.

Mekhail Fidel Afloubun merasakan hal serupa. Camper asal SMA Theresiana 1 Semarang tersebut tidak menyangka bisa mendapat gelar MVP Putra DBL Camp 2017. Apalagi, dalan DBL Camp tahun lalu, dia bahkan tidak bisa menembus 50 besar. ’’Saya rutin latihan dalam satu tahun terakhir. Motivasi saya berlipat. Akhirnya terbayar tahun ini!’’ kata remaja 17 tahun itu.

Vlahov mengatakan, dua MVP yang dipilih memang memiliki banyak kelebihan. Untuk Adelaide, dia dinilai memiliki bakat dan kecerdasan dalam bermain. ’’Saya sudah mencobanya dalam lima posisi. Ternyata dia (Adelaide) bisa melahap dengan baik. Dia terbaik,’’ katanya.

Sedangkan untuk Mekhail, Vlahov menilai dia adalah pemain yang komplet. ’’Selain itu, dia memiliki energi yang tidak pernah habis saat bermain,’’ katanya.

Karena itu, menurut dia, dua MVP yang terpilih bakal menjadi pemain tumpuan Indonesia di masa depan. ’’Bukan hanya mereka berdua, tapi semua yang masuk di 12 besar. Semua amazing,’’ imbuh Vlahov.

Momen emosional juga tersaji kala nama terakhir disebutkan. Nama Antony William muncul. Camper asal SMAN 71 Jakarta itu langsung berlutut. Kedua tangannya menengadah menutupi wajah. Maklum, dia adalah pemilik wild card yang akhirnya lolos ke Amerika. ’’Awalnya sempat putus asa. Ternyata lolos. Ini anugerah besar,’’ katanya.

Nanti 24 camper dan empat pelatih terbaik terbang ke Amerika Serikat pada Januari 2018. Mereka akan berlatih dan bertanding di negeri tempat lahir olahraga basket itu. (gus/c4/nur)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments