Find anything on DBL Indonesia

Ancaman Dari Kuda Hitam Petra 2

dblindonesia.com - 12 August 2018 Tim basket Petra 2 bersiap menghadapi lawannya. (foto: DBL Indonesia)

SURABAYA - 116 poin yang sukses SMA Petra 2 Surabaya kemas dari tiga pertandingan menunjukkan bahwa mereka bukanlah tim yang bisa diremehkan di babak playoff. Selain memiliki akurasi yang tajam, Petra 2 -julu­kan SMA Petra 2 Surabaya-juga tangguh saat melaku­kan rebound. 32 ofensif re­bound yang mereka peroleh menunjukkan bahwa mere­ka sangat agresif dibawah ring lawan.

Melawan SMA CIta Hati Surabaya, Johan Clarence, kapten Petra 2 sudah mengantisipasi pergerakan mereka. Terlebih, Cheetah -julukan SMA Cita Hati Surabaya-yang sukses mengemas 54 defen­sive rebound di tiga laga ter­akhir menunjukkan betapa kokohnya dinding pertahanan mereka . Hal tersebut pun su­dah diantisipasi oleh arsitek baru Petra 2, Koo Sri Padma.

Johan juga menutur­kan bahwa selain men­guatkan defense, mereka juga wajib mempertajam fokus. Pasalnya, pada tiga pertandingan sebelumn­ya, Coach Koo Sri Padma selalu menjelaskan bah­wa Petra 2 sering kehil­angan momentum karena kurang fokus. “Selain itu, aku tekankan ke teman-teman bahwa kita pasti bisa kalau melakukan ini bersama karena basket itu tentang tim bukan tentang skill perseorangan,” ujar Johan.

Di sisi lain, Cheetah juga sudah mengantisipasi per­mainan Petra 2. Terlebih, mereka selalu aktif saat mencari bola rebound baik ketika menyerang maupun bertahan. Tak hanya itu saja, efisiensi field goal pe­tra 2 yang menyentuh angka 41% tentu meng­gambarkan betapa tajamn­ya mereka ketika melaku­kan penetrasi. Terlebih 86 dari 116 poin yang mereka cetak berasal dari paint area. “Cheetah harus be­nar-benar siap beradu re­bound. Selain itu kita juga akan lebih rapatkan de­fense melalui komunikasi di lapangan,” ujar Coach Cheetah, Agus Suryadi.

 

 

 

Performa SMA St. Lou­is 1 Surabaya yang sedang gahar-gaharnya di musim ini menunjukkan bahwa mereka masih layak untuk meraih juara musim ini. Na­mun, langkah mereka tidak akan mudah. Pasalnya, ada SMAN 2 Mojokerto yang siap menghadang di babak play­off. Bahkan bisa jadi langkah Sinlui terhenti karena solid­nya lini pertahanan SMAN 2 Mojokerto.

Tajamnya serangan Sin­lui bisa digambarkan melalui torehan statistiknya. 53% efisiensi field goal serta agresif saat ofensif rebound dengan torehan 43 rebound menunjukkan bahwa lengah sedikit, Sinlui bisa mencuri poin. Tak hanya itu saja, 48 torehan steal dan 48 defen­sive rebound menggambar­kan betapa agresif nya sinlui saat bertahan. Hal ini sudah diantisipasi pelatih SMAN 2 Mojokerto, Ardhana Riswara.

Menurut Ardhana, kunci utama untuk bisa meroboh­kan pertahanan Sinlui adalah teamwork dan komunikasi di lapangan. Pasalnya, dengan komunikasi yang rutin, maka cela dari pertahanan akan mudah terlihat. Tak hanya itu saja, Ardhana juga sudah memantapkan finishing agar mereka bisa banyak mencuri poin. “Yang penting, mental sih. Pasalnya atmosfer Hon­da DBL ini beda dari kompe­tisi yang lain. Makanya kita sudah siapkan segalanya di jeda sebelum bertanding,” ujar Ardhana.

Selain SMAN 2 Mojok­erto, Coach SMA St. Louis 1 Surabaya, Ivan Widianto menuturkan bahwa timnya sering miss komunikasi. Hal ini tentu akan sangat berba­haya jika sudah masuk ke babak playoff. Oleh kare­nanya, selain berfokus ke skill, Coach Ivan juga leb­ih menguatkan komunika­si dan mental. “Pemain-pe­main baru yang ada disinlui ini terkadang kurang PD. Makanya harus ada pendeka­tan khusus agar mereka bisa lebih nyaman bermain di lapangan,” papar Ivan.

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments