Find anything on DBL Indonesia

Aura Final yang Berbeda

dblindonesia.com - 6 October 2018 BARU. Kapten SMAN 1 Kupang, Faldo Payon menjadi target penjagaan pemain-pemain SMA Giovani (Givans) yang sama-sama memperjuangkan tahta juara baru Honda DBL East Nusa Tenggara Series 2018.

KUPANG, — Persaingan di ajang Honda DBL East Nusa Tenggara Series 2018 mencapai puncaknya hari ini, Sabtu (6/10), dengan digelarnya laga final basket putra dan putri. Laga final dipastikan akan menyuguhkan pertandingan seru, terutama di bagian putra. Pasalnya, akan tampil dua tim putra yakni SMA Giovani (Givans) dan SMAN 1 (Smansa) Kupang. Keduanya memiliki ambisi yang sama besarnya untuk meraih gelar pertamanya di ajang ini. Karena itu, laga final nanti menyuguhkan aura final yang berbeda, karena selain bakal menyuguhkan persaingan di lapangan, suporter kedua tim pun bakal adu kuat memberikan dukungan total kepada tim kesayangannya. Apalagi dari bocoran yang diperoleh, Smansa Kupang mendorong seluruh siswanya untuk hadir langsung di GOR untuk memberikan dukungan kepada tim basketnya.

Dari perjalanan kedua tim hingga final, Smansa Kupang boleh dikatakan lebih teruji. Alasannya mereka harus melalui tiga pertandingan untuk mencapai final menghadapi tim-tim tangguh yang berstatus mantan juara. Misalnya SMAN 5 Kupang yang merupakan runner-up tahun lalu, SMAN 2 Kupang juara tahun 2013, dan SMAN 3 Kupang yang tiga kali berturut-turut tampil sebagai juara yang disingkirkan di semifinal.

Putra Givans sendiri hanya menjalani dua laga untuk mencapai final. Namun, dua laga itu juga merupakan laga berat, karena harus berhadapan dengan juara bertahan SMA Lentera Harapan di babak penyisihan dan SMA Regina Pacis Bajawa di semifinal. Keunggulan Givans adalah final kali ini merupakan final keduanya. Dengan demikian mereka sudah mengetahui seperti apa aura final Honda DBL, yang tentunya bakal memberikan tekanan tersendiri. Sedangkan untuk Smansa, final tahun ini merupkan final pertama mereka di ajang ini. “Menghadapi Smansa, kita optimis bisa meraih kemenangan. Selain itu aura final tentunya akan berbeda dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya, dan itu juga sangat menentukan,” kata pelatih putra Givans, Ferdinan Feoh, yang membawa Givans putra dan putri menembus final tahun 2016. Dari sisi skill, pemain kedua tim boleh dikatakan berimbang, namun dari postur pemain, Givans lebih unggul dan hal ini juga yang diwaspadai pelatih Smansa, Putra Lord Djaranjoera. “Dari segi postur mereka lebih tinggi yang memudahkan mereka melakukan rebound. Dan ini yang harus kita antisipasi,” kata Putra. Untuk mengatasi hal tersebut, Putra akan mengistruksikan para pemainnya untuk bermain cepat, mengandalkan keunggulan fisik pemainnya. “Secara fisik saya yakin kami lebih baik dan ini yang akan kita manfaatkan dengan bermain cepat untuk mengatasi kelebihan Givans dari sisi postur pemain,” tambahnya.

Sementara itu, di final putri, SMAN 4 (Smanpat) Kupang akan menghadapi tim tangguh yang juga juara bertahan tahun lalu, tim putri SMA Regina Pacis (Recis) Bajawa. Bagi putri Smanpat, inilah pertama kalinya mereka mampu menembus final, yang tentunya menjadi kebanggaan tersendiri. Karena itu, menghadapi putri Recis Bajawa di final, putri Smanpat tidak terlalu diunggulkan. “Bagi kami, kalah menang itu hal biasa. Dan menembus final saja sudah sesuai target,” kata pelatih putri Smanpat, Yohanes Mario Tinto Bulu. Diakuinya, secara skill maupun fisik, putri Recis Bajawa lebih diunggulkan. “Melihat penampilan mereka, tentunya bakal sulit menghadapi mereka. Namun, kami pastinya akan bermain tanpa beban dan akan berupaya merebut kemenangan,” katanya. Putri Recis Bajawa sendiri di final kali ini akan berupaya mengejar gelar juara ketiganya, setelah tahun 2015 dan 2017. “Kalah menang itu hal biasa. Yang pasti kita ingin anak-anak bisa belajar dari event ini,” kata pelatih putri Recis Bajawa.

Selain final Honda DBL East Nusa Tenggara Series 2018, final party nanti juga akan menyuguhkan laga final Mainbasket 3x3 Indonesia Competition, serta UBS Gold Dance Competition, dimana lima tim dance yang masuk lima besar akan unjuk kebolehan untuk terakhir kalinya sebelum juri menentukan tiga tim dance terbaik. Tak ketinggalan, sejumlah games menarik juga akan ikut memeriahkan final party nanti. (rum/sam)*

*Berita oleh Timor Express 

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments