Find anything on DBL Indonesia

Cerita Ellen yang Nyaris Gagal Main Basket di Istana Bareng Jokowi

dblindonesia.com - 21 May 2018

Akhir pekan biasanya digunakan sebagian besar orang untuk berolahraga. Nggak terkecuali bagi Valencia Angelique Pramono. Akhir pekan biasa dihabiskan oleh gadis yang akrab disapa Ellen ini dengan latihan basket di sekolah atau mengolah fisiknya di gym. Tapi, ada yang berbeda dari kebiasaannya pada Sabtu pekan kedua bulan Mei ini. Bukannya berolahraga di sekolah ataupun gym, Ellen malah berolahraga di Istana Bogor.

Iya, Ellen termasuk dalam Squad Honda DBL All-Star 2017 yang ikut dalam acara launching Honda Developmental Basketball League (DBL) musim ini di Istana Bogor hari Sabtu (12/5) lalu. Honda DBL 2018 diresmikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Ellen sempat menceritakan pengalamannya kepada dblindonesia.com.

Jumat sore, sehari sebelum acara, Ellen tiba-tiba mendapat undangan untuk masuk ke grup chat ‘Main Basket Bareng Jokowi’. Awalnya Ellen bingung atas maksud dan nama grup tersebut; main basket kok bareng Jokowi? Kebingungannya terjawab saat salah satu crew DBL menghubunginya secara pribadi dan menjelaskan tentang rencana acara launching Honda DBL 2018 di Istana Bogor. Kebingungannya lalu berubah menjadi kepanikan.

Diberi kabar bahwa acara tersebut akan dilaksanakan esok paginya, Ellen gelagapan. Ya wajar aja, karena kabar tersebut adalah kabar baik, namun di tengah kondisi yang kurang baik. Soalnya hari itu dia sedang berada di Jogja, sedangkan tempo dimulainya acara tinggal 12 jam lagi di jantung kota Bogor. Parahnya, bandara Adi Sutjipto Jogjakarta hari itu sempat ditutup karena terkena dampak hujan tipis abu vulkanik dari Gunung Merapi. Apes…pes...pes!

Tapi dewi Fortuna sedang berada di pihak dara kelahiran kota Semarang tersebut. Ellen berhasil mendapat tiket pesawat menuju Jakarta pada menit-menit terakhir! Tepat pukul 20.30 Wib ia baru mendapatkan tiket. Padahal penerbangannya pukul 21.35 Wib menuju bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Ia menjejakkan kaki di Jakarta pada tengah malam dan sampai ke kota Bogor sekitar pukul 01.00 Wib.

Segala kepanikan dan kesulitan karena agenda dadakan ini akhirnya dapat ditebus kala Ellen turun dalam pertandingan basket dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut. Gadis berusia 16 tahun itu tergabung dalam tim Putih yang beranggotakan Pramono Anung (Sekretaris Kabinet), Azrul Ananda (Direktur Utama DBL Indonesia), Abraham Damar Grahita (Pemain Stapac Jakarta/Timnas Asian Games 2018), dan Darryl Sebastian (Honda DBL Indonesia All-Star 2017).

Sedangkan lawan mereka, tim Merah, diperkuat oleh Presiden Joko Widodo sendiri, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Annisa Widyarni (Honda DBL Indonesia All-Star 2012), Cassiopeia Thomas Manuputty (Honda DBL All-Star 2011), dan Yerikho Christphor Tuasela (DBL Indonesia Selection Team 2011).

Pertandingan memang berlangsung hanya selama lima menit, tapi dipimpinnya oleh Harja Jaladri loh, wasit terbaik Indonesia yang pernah mengikuti NBA Summer Camp 2016 di Amerika Serikat, dan juga Budi Marfan, wasit berlisensi FIBA asli Bogor. Pertandingan tersebut pun dipenuhi canda dan seruan para pemain serta alumni DBL yang memberi semangat dari pinggir lapangan.

Tim Putih berhasil mengalahkan tim Merah dengan skor 15-2.

Ellen sih nggak peduli dengan poin yang berhasil dicetak oleh timnya. Sebab, ia hanya pengin menikmati setiap detik dari pengalaman sekali seumur hidup ini, yaitu bermain basket bersama Presiden Negaranya sendiri. Kendati demikian, Ellen mengaku merasa gugup saat harus berhadapan langsung dengan sang Presiden di lapangan. Teman satu tim Ellen, Darryl Sebastian, juga memiliki perasaan yang sama.

Darryl mengaku bahwa saat ia harus menjaga Jokowi agar tidak dapat mencetak poin, ia melakukannya dengan takut-takut. “Pas harus jaga Pak Jokowi aku sempet mikir, wah kalo diseriusin terus ada apa-apa bisa bahaya nih. Yaudahlah, akhirnya aku lepas aja. Lawannya pak Presiden, kalo kenapa-kenapa bisa berabe. Haha,” kelakarnya.

Oh iya, Darryl sendiri pun sebenarnya hampir melewatkan kesempatan untuk bermain basket bersama Jokowi karena ia memiliki jadwal pertandingan 3x3 di hari yang sama. Namun atas saran orangtua, Darryl akhirnya lebih memilih untuk berangkat ke kota Bogor dan berolahraga pagi di Istana.

Selain bermain basket bersama Jokowi, acara launching Honda DBL 2018 di Istana Bogor juga menjadi ajang untuk reuni alumni DBL yang berasal dari berbagai daerah. Baik Ellen maupun Darryl nggak mau melewatkan kesempatan tersebut. Mereka banyak mengobrol dan berfoto dengan sesama pemain yang jarang ditemuinya.

“Acara launching kemarin seru dan keren banget. Kita jadi dapat kesempatan once in a lifetime buat masuk ke Istana Kepresidenan dan main basket sama Presiden sendiri. Semua jadi unforgettable memory buat aku,” tutur Ellen semangat.

Darryl juga menuturkan hal senada. “Aku beruntung banget jadi salah satu pemain yang punya kesempatan untuk main basket bersama pak Jokowi. Terus seru banget bisa satu tim sama kak Abraham, mas Azrul, dan pak Anung yang ternyata jago main basket. Apalagi waktu sesi wawancara, aku bisa sebelahan sama pak Presiden. Haha. Terima kasih buat DBL Indonesia sudah memberikan kesempatan kepada aku untuk bertemu bapak Jokowi,” tukasnya. (ber/ash)

 

 

 

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments