Find anything on DBL Indonesia

Focus Recovery

dblindonesia.com - 27 October 2017 Guard SMA 1 Samarinda, Allisa dijaga tiga pemain SMA 3 Balikpapan.(Foto: Gusti Ambri/Kaltim Post)

HARAPAN tim putri SMA 1 Samarinda (Smansa) melenggang ke final pupus. Mereka mendapat lawan yang tangguh, SMA 3 Balikpapan (Smaga). Selama empat kuarter, Smansa tak bisa menahan Smaga untuk terbang bebas. Mereka pun dibungkam 16-42.

Asisten pelatih Smansa, Laurensia Ferni Manggau, menyatakan, kekalahan kemarin disebabkan kurangnya fokus di lapangan. Pola permainan tak lepas seperti biasa. Walaupun harus diakui, Smaga lebih mendominasi “Setidaknya, ini pencapaian terbesar mereka,” paparnya.

Sebenarnya, kata dia, tim basket putri Smansa masih baru. Sebab, beberapa tahun mereka tak ikut kompetisi lantaran tak cukup pemain. “Walaupun tak masuk final, setidaknya semifinal adalah batu loncatan untuk lebih baik,” paparnya.

Di sisi lain, manajer tim putri Smaga, Hadi Kusminto, bersyukur dengan keberhasilan Sukmalia dkk ke final Honda DBL 2017. “Ini menjadi kemenangan sejarah yang mengantarkan kami ke final perdana,” katanya. Dia menambahkan, melawan Smanza, peluangnya bisa 50-50. “Kami sudah sering bertemu mereka di Balikpapan dan mental mereka kuat,” pungkasnya.

Mengenai persiapan final, Hadi enggan berkomentar banyak sebab mereka lebih dulu mempersiapkan recovery bagi anak didik yang telah berjuang. “Jika stamina sudah mantap, barulah bicara taktik,” pungkasnya. (ypl/er/k11)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments