Find anything on DBL Indonesia

Fun Gathering untuk Supporter, Kreativitas di Tribun Jadi Penilaian

dblindonesia.com - 15 April 2018

SURABAYA – Rombongan supporter hadir dan meramaikan Movers Cafe Sabtu (14/4). Mereka datang untuk mengikuti gathering membahas regulasi supporter even Honda DBL. Nampak 36 perwakilan sekolah datang dalam acara tersebut.

Ada regulasi baru yang membuat supporter dari setiap sekolah dapat lebih mengeksplor kreativitas mereka. Regulasi tersebut adalah tidak adanya ketentuan dalam hal koreo maupun perlengkapan yang digunakan. Dengan adanya regulasi baru, diharapkan para supporter lebih baik dalam hal mendukung timnya bermain.

Selain itu juga ada sistem penilaian baru untuk supporter. Musim ini ada tiga penilaian yang dijadikan tolok ukur supporter terbaik. Pertama, dalam hal online. Supporter diwajibkan untuk mengupload foto dukungan mereka kepada tim sekolahnya dalam bentuk ekspresi, bukan lagi dalam hal mozaik.

                Kedua, on venue. Penilaian ini meliputi bagaimana supporter membuat koreografi dalam bentuk mozaik, 3D, 2D, hingga penilaian kekompakan chant maupun kostum. Ketiga, poin activity booth yang penilaiannya meliputi aktivitas supporter dalam mengikuti games ketangkasan yang ada di area booth.

Tiap games diwakili oleh lima orang. Nah, tiap supporter wajib bermain minimum dua dari enam games yang disediakan dan wajib bermain tiga kali mengikuti jadwal pertandingan dari tim basket sekolah mereka.

Indaryanto, PIC Honda DBL East Java Series 2018-North Region menjelaskan bahwa regulasi baru musim ini secara tidak langsung dapat dijadikan barometer sejauh mana para supporter dapat berkembang dalam hal kreativitas yang ditampilkan di atas tribun.

“Kami ingin menambahkan lagi intensitas interaksi dari supporter dan pihak Honda DBL dengan adanya regulasi baru ini. Untuk babak penyisihan ini kami mencoba lebih terbuka kepada supporter utuk membuat hubungan lebih fun,” jelasnya.

Regulasi baru ini membuat Hamdani Faiq, koordinator Slekoors -julukan SMAN 21 Surabaya- mencoba untuk mematangkan lagi konsep koreografi untuk ditampilkan.

“Adanya regulasi baru itu membuat saya coba lebih memaksimalkan lagi konsep yang ada. Dan untuk persiapan sudah sampai 80 persen, tinggal hal-hal kecil aja yang perlu ditambahin,” ucapnya.

Kegiatan ini berlangsung fun dan interaktif. Dibuka dengan games tebak kata, seluruh peserta nampak enjoy dengan gathering ini. (alr/ash)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments