Find anything on DBL Indonesia

Gali Potensi Basket Terbaik Lewat DBL Academy Mini Camp

dblindonesia.com - 19 May 2017 Erwin Triono (berdiri lima dari kiri), Shane Froling dan Dimaz Muharri foto bersama peserta di DBL Academy Mini Camp di DBL Academy Surabaya (19/5). (Foto: Dite Surendra/Jawa Pos)

DBL Academy terus aktif berinovasi untuk memajukan basket Indonesia. Salah satu terobosan baru adalah menyelenggarakan kamp basket pelajar bertajuk DBL Academy Mini Camp. Dilaksanakan di court DBL Academy, Surabaya, mulai 19 hingga 21 Mei 2017, peserta ditantang untuk mengeluarkan potensi maksimalnya.

Anak-anak usia 13-16 tahun yang bergabung di DBL Academy Mini Camp juga berkesempatan untuk dilatih jajaran coach terbaik DBL Academy dan trainer dari WBA (World Basketball Academy) Australia. Salah satunya adalah Shane Froling yang dalam kurun beberapa tahun terakhir juga melatih di Honda DBL Camp.

“Hari pertama anak-anak terlihat sangat antusias pada apa yang saya sampaikan. Saya yakin mereka yang mengikuti  akan mendapatkan pelatihan yang baik dan menjadi pemain yang lebih baik lagi,” ungkap Shane Froling di tengah-tengah training hari pertama.

Tidak hanya berlatih fundamental basket saja, namun setiap peserta akan digembleng secara menyeluruh dan melahap menu-menu latihan eksklusif yang selama ini hanya ada di Honda DBL Camp.  Mulai dari character building, nutrition class, sports injury handling, statistik, hingga peraturan basket akan diterima oleh seluruh peserta.

Head Coach DBL Academy Dimaz Muharri berharap, DBL Academy Mini Camp dapat menjadi sarana pembibitan sekaligus edukasi yang positif bagi anak-anak.  “Di sini mereka akan menghabiskan waktu full untuk mendapatkan berbagai materi basket dalam tiga hari kedepan,” ujar Dimaz

Selain mendalami fundamental basket sejak dini dari profesional basket terkemuka, para peserta DBL Academy Mini Camp juga akan mendapat pendampingan dari tim Psikologi Universitas Airlangga pada setiap sesi latihan. Itu karena dalam kurikulum DBL Academy Mini Camp, juga dilengkapi dengan character building.

DBL Academy Mini Camp juga menghadirkan nutrition class. Salah satu hal yang wajib diperhatikan diluar skill basket dan karakter adalah masalah nutrisi yang diperlukan tubuh. Asupan makanan yang sehat dan sesuai kebutuhan latihan dikupas tuntas dalam program ini.

Dalam kegiatan olahraga apapun juga tidak lepas dari resiko cedera, karena itulah dalam kamp ini juga terdapat kelas khusus yang membahas penanganan cedera. Pertolongan untuk traumatic injury (cedera langsung) ataupun overuse injury (cedera tidak langsung) bakalan jadi pelajaran wajib selama Mini Camp.

Selama tiga hari ke depan, setiap peserta akan terus dipantau perkembangannya oleh pelatih DBL Academy. Setiap potensi yang ada akan terus digali hingga mencapai yang terbaik. “Semua drill materi yang kami siapkan belum ditemui di program sekolah basket lain. Kami ingin para peserta bisa mencapai potensi maksimal mereka,” ucap Dimaz. (*)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments