Find anything on DBL Indonesia

Ingin Kembalikan Gelar Juara

dblindonesia.com - 17 March 2012

MATARAM-Pada Honda Development Basketball League (DBL) 2012 West Nusa Tenggara Series, tim putra SMAN 5 Mataram mempunyai misi khusus. Mereka ingin mengembalikan gelar juara yang sempat hilang tahun 2011. Karena tim putra SMAN 5 Mataram sempat mencicipi juara Honda DBL 2010. “Tahun ini kami ingin merebut gelar juara tersebut (Honda DBL, Red),” tegas M Zufrin selaku manajer tim putra SMAN 5 Mataram.

Tahun 2011, tim putra SMAN 5 Mataram harus terhenti pada laga pertama. Kala itu SMAN 5 Mataram mendapatkan keuntungan bye. Mereka menunggu pemenang antara SMKN 3 Mataram melawan SMAN 7 Mataram. Hasilnya SMKN 3 Mataram menang dan menjadi lawan perdana SMAN 5 Mataram. Kala itu SMAN 5 Mataram menyerah 24-32 atas SMKN 3 Mataram. Akibatnya SMAN 5 Mataram gagal mempertahankan gelar juara Honda DBL.

Komitmen tim putra SMAN 5 Mataram untuk merebut mahkota Honda DBL tidak hanya dari persiapan teknik saja. Jika masuk final tim putra SMAN 5 Mataram telah memasang nazar. Kemarin, pemain dan pelatih SMAN 5 Mataram terlihat gundul. “Ini adalah nazar kami. Tampil gundul di babak final,” ungkap Lalu M Ramzi Chalid Kapten SMAN 5 Mataram.

Saat ditanya persiapan final, Ramzi mengaku sudah siap. Baik secara teknik maupun mental. “Kami tetap optimis melakoni final besok (hari ini, Red). Lawan kami bukan tim sembarangan,” ungkapnya.

Demikian pula dengan tiga finalis lainnya, yaitu SMAN 2 Mataram, SMAN 1 Narmada dan SMAN 2 Selong. Sejak awal mendaftarkan diri menjadi peserta Honda DBL, ketiga tim itu sudah memasang target tinggi. Target mereka adalah final dan membawa pulang trofi juara Honda DBL. Ketiga sekolah itu, baru pertama kali merasakan sensasi berlaga di final party Honda DBL. “Kami tetap optimis,” ungkap Irwan Suskaryadi pelatih tim putri SMAN 1 Narmada.

Terkait lawan yang akan dihadapinya, Irwan menunjukkan sikap rendah hati. Dia tidak mau meremehkan lawan. Karena sejak pertandingan pertama, dia selalu mengintruksikan anak asuhnya untuk tetap waspada. “Sekali kalah langsung gugur, kami harus tetap fokus. Setiap laga kami lakoni seperti final,” tegasnya. (rur)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments