Find anything on DBL Indonesia

Jelang Musim Baru, Ini Persiapan Para All-Star yang Akan Bertanding Lagi

dblindonesia.com - 3 April 2018

Cihuy! Nggak terasa musim baru Honda DBL sudah dimulai. Semua peserta yang akan bertanding di musim ini harus menggenjot kualitas permainannya. Nggak terkecuali para penggawa Honda DBL All-Star 2017 yang akan kembali bertanding lagi di tahun ini. Dari sekitar 13 pemain, tiga di antaranya punya persiapan unik. Semuanya demi menghadapi Honda DBL musim ini. Apa aja sih? Simak yuk!

“Menggendutkan Badan” Biar Nggak Gampang Didorong

Rajin latihan defensive pattern bareng tim? Itu sih biasa. Nah, gimana kalau naikin berat badan? Ini target yang melawan arus ‘skinny goals’ banget sih. Hahaha. Tapi, itu adalah target real yang dilakukan Faizzatus Shoimah, salah satu pemain Honda DBL All-Star 2017 yang tahun ini masih akan bertanding kembali di Honda DBL 2018.

Cewek yang akrab disapa Ais itu mengaku, kalau selain rutin berlatih basket, ia ingin menaikkan berat badannya. “Aku pengen naikin berat badanku biar nggak gampang didorong pas lagi main, hehe,” kata siswi SMAN 8 Malang itu.

Ais juga bilang kalau untuk memenuhi keinginannya menaikkan berat badan, banyak usaha yang dilakukan. “Sehari bisa makan sampai 4-5 kali. Syukurlah dengan cara itu sekarang udah nambah dua kilo,” lanjutnya.

Misi menaikkan berat badan yang dilakukan oleh pemilik nomor punggung 31 itu bukan tanpa alasan. Sebab Ais sangat yakin kalau hal itu akan sangat mendukung staminanya dalam bermain basket. “Menurutku, aku ini terlalu kerempeng. Jadi aku pengen bikin badanku ‘gendutan’ dengan makan banyak dan latihan khusus. Biar nanti waktu main di DBL badanku bisa full otot, bukan lemak, apalagi tulang,” kata Ais penuh tekad. Well, keep fighting Ais!

Adakan Malam Keakraban untuk Bangun Teamwork

Beda orangnya, beda lagi persiapannya. Kalau si Ais pengin “menggendutkan” badan biar nggak gampang terdorong, Namira justru lebih pengin membangun teamwork dengan kawan satu timnya. Nggak tanggung-tanggung, Namira pun punya inisiatif buat ngadain Makrab atau Malam Keakraban.

“Karena tahun ini timku cuma sepuluh orang, aku pikir ada baiknya kalau diadain malam keakraban. Tujuannya sih melatih teamwork,” ungkap cewek bernama lengkap Namira Ramandha itu.

Nyatanya, untuk meningkatkan teamwork timnya, Namira nggak cuma mengadakan malam keakraban, tapi juga rajin hangout bareng. “Biasanya sih aku sama temen-temen setim aku juga sering keluar bareng, dari jalan sampai nobar. Ini kita lakuin biar tim kita makin kompak dan solid,” ujar Namira, skuad Honda DBL All-Star 2017 dari SMAN 5 Bogor.

Siapin Air Jordan 32 Why Not di Musim Baru

Siapa bilang kalau cowok nggak peduli fashion? Darryl Sebastian merhatiin fashion juga kok! Buktinya, dia udah nyiapin sepatu khusus yang akan dipakainya waktu berlaga di Honda DBL musim ini. Sepatu tersebut dibelinya di Amerika Serikat tahun lalu bersama tim Honda DBL All-Star 2017.

“Aku udah beli Air Jordan 32 Why Not buat aku pakai di Honda DBL tahun ini. Sepatu ini belum aku pakai sama sekali sejak aku beli. Karena emang aku penginnya pakai sepatu ini pas main Honda DBL nanti,” kata siswa SMA Bukit Sion Jakarta itu.

Alasan Darryl menyiapkan sepatu ini juga nggak jauh-jauh dari keinginannya memenangkan pertandingan. “Sepatu ini selain keren, dia juga nyaman banget di kaki aku. Aku yakin dengan pakai sepatu ini, permainanku bisa maksimal dan aku bisa percaya diri di lapangan,” lanjutnya.

Apalagi, tahun ini adalah tahun terakhir Darryl bisa bertanding di Honda DBL. “Tahun ini adalah tahun terakhir aku bisa berkompetisi. Jadi, semua aku lakukan dengan penuh dedikasi. Dan yang jelas tim kami harus menang tahun ini,” ujar cowok kelahiran Jakarta ini dengan penuh semangat. (*)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments