Find anything on DBL Indonesia

Jurnalis Al Falah Borong Gelar

dblindonesia.com - 10 November 2010

SMP Al Falah, Delta Sari, Sidoarjo, meraup sukses besar dalam Journalist Competition Honda Development Basketball League (DBL) Junior 2010. Kemarin (7/11) mereka berhasil menyabet gelar tertinggi sebagai first place dan best photographer ketika pengumum an pemenang Journa list Competition di Semanggi Room Graha Pena lantai 5.

Para Jurnalis cilik SMP Al Falah, Delta Sari, Sidoarjo, itu terdiri atas Senna Satrio pada fotografer dan Dellanda Zemsza sebagai penulis. Duet tersebut berhasil mengumpulkan total nilai tertinggi dari para dewan juri. Mereka menyisih kan 49 tim jurnalis lain.

Ketika diumumkan sebagai pemenang, Senna Satrio dan Dellanda Zemsza terdiam beberapa saat. Mereka bingung saat namanya dipanggil sebagai pemenang. Baik Senna maupun Dellanda tak menyangka merebut gelar First Place Journalist Competition Honda DBL Junior 2010.

”Tadi aku sempet speechless ketika dinyatakan sebagai pemenang. Sempet nggak percaya juga sih. Soalnya aku kan baru kali pertama ikut. Terus karya peserta lain juga bagus-bagus. Lalu pas diingetin sama Dellanda bahwa kami emang juaranya, barulah aku nyadar. Ini bukan mimpi hehehe…” ujar Senna.

Kemenangan yang diraih itu tak lepas dari kerja keras tim jurnalis SMP Al Falah, Delta Sari, Sidoarjo. Mereka selalu intens untuk datang ke DBL Arena Surabaya. Menurut Senna dan Dellanda, kunci kemenangan itu tak lepas dari komunikasi yang terjalin antara fotografer dan penulis.

”Jadi, kami selalu ngasih informasi tiap ada angle yang menarik. Biasanya via SMS sih. Kalau ngelihat sesuatu yang unik di DBL Arena, aku selalu kasih tahu Dellanda. Begitu juga sebaliknya. Jika Dellanda yang liat, dia yang ngabarin aku,” tambah Senna.

Bagi Senna, kemenangan itu menjadi pembuktian bahwa seorang fotografer tak butuh postur ideal. Dulu dia sering dibilangin temen-temennya bahwa fotografer itu harus luwes dan dinamis kalau bergerak. Nah, tubuh gemuknya diprediksi temen-temen Senna bakal menyulitkan.

Justru sebaliknya. Berkat tubuh gemuk tersebut, Senna nggak gampang jatuh saat liputan. Terutama ketika harus berimpitan dengan fotografer lain yang mengabadikan momen. Dengan tubuh gemuk, Senna lebih mudah mempertahankan poisi dan kameranya. Pelajar yang bercita-cita menjadi dokter itu juga bisa lebih mudah men-setting angle sesuai dengan yang diingankannya.

Sementara itu, kategori best writer diraih One Media Hapinesa dari SMPN 3 Surabaya. Tulisannya yang berjudul Ortuku Idolaku, Spendaroe Tembus Final mampu menarik perhatian para Juri.

One mengatakan mendapatkan inspirasi menulis cerita tentang Spendaroe (SMPN 2 Waru, Sidoarjo) setelah melihat keberhasilan tim itu lolos ke Final Party Honda DBL Junior 2010. Dia tertarik mengupas kunci keberhasilan Spendaroe yang berjuang mulai babak penyisihan awal hingga menembus babak final. (nay/c7/kkn)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments