Find anything on DBL Indonesia

Kalahkan Smase, Delayota Melenggang

dblindonesia.com - 13 October 2018 TEMBUS: Rima Fitriani (11) dari Smase mencoba menghalangi Purwi Anis Marhamah (4) dari Delayota.

JOGJAKARTA - LAGA do or die terjadi pada laga di hari kedelapan Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2018 tadi malam. Yakni laga antara tim putri SMAN 8 Jogja (Delayota) melawan SMAN 1 Sewon (Smase). Kedua tim, pada laga sebelumnya di Grup B, sama-sama mengalahkan SMAN 1 Wates (Casello). Setelah bertarung empat kuarter, Delayota keluar sebagai pemenang dengan skor 17-11. Pelatih Delayota, Denisa Rahman Arsito mengatakan, timnya sebenarnya bisa menguasai permainan sejak awal. Namun konsistensi permainan tidak terjaga di kuarter berikutnya. Sylvia Astrid dkk bermain terburu-buru dan banyak turn over. Pada kuarter akhir Delayota kembali menemukan ritme permainan dan tidak lagi egois. ”Masih perlu perbaiki defense dan penguasaan bola. Itu PR kami sebelum main di big eight nanti,” tuturnya.

Pelatih Smase, Totok Haryanta menyebut, secara permainan anak asuhnya sudah ada kemajuan. Namun masih banyak kesalahan. ‘’Postur pemain kami tidak ada yang tinggi. Jadi sering kalah saat defense maupun offense rebounds. Kami akui lawan lebih baik,” bebernya. Pada laga tim putri lain yang tidak menentukan di grup A, MAN 1 Jogja (Alnesa) menyerah atas SMA Pangudi Luhur Jogja (PL) dengan skor 4-11. Pelatih Alnesa, Zainal Muttaqin menyebut, anak asuhnya kurang beruntung. Kurang fokus sejak kuarter pertama. Padahal lawan tidak seberat laga pertama. Coach PL, Thomas Raju Andika masih menggantungkan perolehan poin dari pemain intinya. Sembilan dari 11 poin diraih dari best five. Yaitu Lucia Tyra Avelia (4 poin), Nia Sapitri (3) dan Sinfonia Dewi Chandra (2). ”Skor kami seharusnya lebih banyak. Tapi anak-anak kurang fokus,” ungkapnya. (riz/iwa/fj)*

*Berita oleh Radar Jogja 

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments