Find anything on DBL Indonesia

Kami Cinta Damai!

dblindonesia.com - 12 September 2018 DAMAI: Asisi Mania (suporter SMA Fransiskus Bandarlampung) menyerukan jari sebagai lambang perdamaian dan sportivitas. (FOTO-FOTO DBL LAMPUNG)

BANDARLAMPUNG - Buat apa ribut, buat apa ribut, ribut itu tak ada gunanya. Syalalala, Fransiscus pasti menang. Dengan ala-ala gaya dumang, demikian sebagian yel-yel yang diteriakkan ratusan suporter SMA Fransiskus Bandarlampung saat mendukung tim putranya kontra SMAN 3 Bandarlampung. Laga lanjutan Honda Developmental Basketball League (DBL) Lampung Series 2018 itu berlangsung di GOR Saburai, Enggal, Bandarlampung, kemarin (11/9).
Asisi Mania –sebutan suporter SMA Fransiskus– berkali-kali meneriakkan yel-yel tersebut.

Tak hanya itu. Tetapi juga dengan mengangkat tangan ke depan, membuka jari telunjuk dan tengah sebagai tanda cinta damai (peace). Hal ini dilakukan untuk mendukung tim basketnya agar berperilaku sportif hingga akhir pertandingan. Sikap sportif ini ditunjukkan Asisi karena dalam laga, terjadi beberapa kali body contact antar pemain sehingga sempat
memanas. Terlebih pertandingan dimenangkan tim basket putra SMA Fransiskus 39-23. Tentunya sikap sportif itu dimaksudkan agar pemain lawan dan supporter SMAN3 Bandarlampung tidak tersulut emosi. Alhasil, hingga akhir laga tidak ada keributan baik antar pemain, juga supporter.

Koordinator Asisi Mania Fito Sega mengungkapkan, aksi damai sudah menjadi janjinya kala mendukung tim basket kasayangannya. Sebab, dia tidak ingin mencederai meriahnya even basket terpopuler tingkat SMA ini. “Kita siap aksi damai. Pokoknya peace,” ujarnya. Fito menambahkan, persiapan yang dilakukan untuk supporter sekitar satu bulan. Di mana, prestasi tahun lalu yang didapatkan Asisi mania adalah best chant. ’’Mudahmudahan tahun ini kami bisa raih best lagi. Kalau bisa kita ingin suporter yang dikirim ke nasional,” tuturnya. (abd/c1/wan)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments