Find anything on DBL Indonesia

Kanisius Andalkan Pengalaman dan Dukungan Suporter

dblindonesia.com - 22 September 2018 Taufiq/DBL Indonesia

Datang sebagai predikat tim berpengalaman, Kanisius tidak besar kepala. Kenneth Nicholas Kusno dkk justru mawas diri demi menjaga asa tim di Honda DBL DKI Jakarta Series 2018. Perubahan format pada tahun ini, membuat mereka lebih waspada terhadap lawan-lawan baru. “Setiap tim pasti memiliki tujuan untuk menjadi juara. Namun, aku yakin, tim kami lebih siap dari segi mental dan pengalaman,” ujar Kenneth Nicholas Kusno, kapten tim SMA Kolese Kanisius.

Selain dari segi pengalaman, Kanisius juga dikenal memiliki supporter setia dan militan dalam mendukung timnya berlaga. Alaska (sebutan untuk suporter Kanisius) selalu hadir ketika timnya bertanding di Honda DBL DKI Jakarta. Suporter yang dikenal suka bikin ‘gaduh’ itu akan membuat mental tim lawan jatuh. Tahun lalu, Alaska mampu membuat lawan menjadi ciut. Kala itu, Kanisius mampu menumpaskan perlawanan SMAN 60 dengan skor telak 41-8.

“Dukungan dari Alaska selalu membuat kami membara. Kehadrian mereka (re: Alaska) membuat kami merasa bermain dengan enam orang di lapangan,” ujar siswa kelas XI tersebut.

Kendati melawan salah satu tim tangguh, sang penantang SMAN 110 tak patah arang. Menanggapi hal itu kapten dari Spuls (julukan SMAN 110) Fazjri Abdillah menganggap bahwa mereka harus tetap tenang saat melawan Kanisius nanti. “Harus diakui, mereka (re: Kanisius) memiliki nama besar di Honda DBL, apalagi dengan dukungan Alaska. Tapi, kami tetap tenang dalam menghadapi mereka. Saling dukung antar pemain serta kepercayaan diri akan jadi kunci utama untuk raih kemenangan,” cetusnya.

Tak kalah ketat, pertandingan tim putra lainnya juga sayang untuk dilewatkan. Dua debutan saling berjumpa antara SMA Gandhi Ancol kontra SMA IPEKA Sunter. Keberhasilan SMA IPEKA Puri melangkah ke babak semifinal wilayah Jakarta Barat lalu, membuat tim polesan Herbert Wijaya ini optimis mampu menorehkan hasil memuaskan. Salah satu pemain mereka menyatakan siap memimpin timnya meraih satu tiket babak Championship Honda DBL DKI Jakarta. “Aku termotivasi keberhasilan IPEKA Puri tembus ke semifinal. Hal itu membuat kami makin berani menumpaskan lawan yang kami hadapi,” cetus Edwin Kurniawan Agung dengan membara.

Dari sektor putri, laga sengit juga siap disaksikan. SMAK 5 Penabur akan berhadapan dengan SMAN 30 Jakarta pada babak awal Honda DBL DKI Jakarta wilayah Utara. Kedua tim yang akan bersua ini memiliki sejarah pertandingan sendiri. Pasalnya, kedua tim sudah sering head to head baik pada suatu kompetisi ataupun sekedar scrimmage. Kapten tim putri SMAN 30, Gabriella Abigael membeberkan materi pemain dari SMAK 5 Penabur. “Kami sering berjumpa dengan mereka (re: SMAK 5). Pemain mereka memang tak besar, tapi kecepatan serta keberanian mereka mendrive bola patut diwaspadai,” pungkasnya.

Tim lawan pun juga sangat memantau permainan dari para punggawa Deflover (julukan SMAN 30). Belajar dari pengalaman sebelumnya, SMAK 5 tidak mau kecolongan dari sang lawan. Tim yang digawangi Jihan Na’amin sebagai kapten tim, telah melihat tempo permainan dari Deflover. “Mereka memiliki postur tubuh tinggi dan besar. Chemistry tim mereka juga telah terbentuk. Permainan pass to pass mereka jadi pekerjaan rumah untuk kami,” ungkap cewek berusia 17 tahun itu. (*)

Story Provided By Warta Kota

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments