Find anything on DBL Indonesia

Kembalinya Putra Pondok Labu

dblindonesia.com - 14 October 2018 BERAKSI: Pemain Al Izar (jersey hijau) mencoba mencetak poin ketika berjumpa SMA Cita Buana pada pertandingan pembuka Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - South Region Sabtu (13/10). (Dika Kawengian/DBL Indonesia)

DKI JAKARTA- Hari pertama Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – South Region berjalan mulus bagi Tim putra SMA Al Izhar. Mereka berhasil menaklukan perlawana SMA Cita Buana dengan skor akhir 46-28. Sempat berjalan ketat di awal laga, Al Izhar justru mampu tampil dominan di dua kuarter terakhir. Tim asal Pondok Labu tersebut terlihat unggul dari sisi mental atas lawannya.

Al Izhar bukanlah nama baru di pentas Honda DBL DKI Jakarta. Tim asuhan Athini Mardlatika sudah pernah mencicipi babak semifinal di tahun 2015, namun perjalanannya terhenti oleh Bukit Sion. Setahun setelahnya, Al Izhar langkah Al Izhar justru terhenti di babak awal.

Tak mau mengulangi kesalahan, di tahun ini Al Izhar sendiri kembali dengan materi pemain yang lebih siap. Al Izhar pun berhasil mengawali perjalanan dengan manis di tahun ini. Sempat kejar-kejaran poin di awal, SMA Cita Buana justru kecolongan di kuarter dua terakhir. Kemal Arishy Salim menjadi bintang pada laga kemarin. Torehan 14 poin serta 2 assist mampu mengamankan posisi Al Izhar di babak selanjutnya.

Cibun (julukan SMA Cita Buana) sebenarnya sudah menebar ancaman sebelum laga di mulai. Muhammad Azriel Ralie, pemain center Cibun melakukan dua kali slam-dunk saat sesi pemanasan. Hal itu terbukti efektif, pada saat kuarter pertama dimulai. Azriel mampu mendominasi pertandingan dan menjadi penyumbang poin utama bagi timnya di paruh pertama pertandingan. Tercatat 10 poin dapat ditorehkan pemain bernomor punggung 13 itu.

Namun, dominasi dari Azriel sendiri tidak berlangsung lama. Duel center pun terjadi pada kuarter kedua. Khairan Shauma Drajat, center dari Al Izhar mampu menghentikan penguasaan Azriel di paint area. Dengan penempatan posisi yang pintar dan kemampuan box out yang baik, Khairan dapat menahan gerakan Azriel yang mengancam di kuarter pertama. di bawah ring meskipun memiliki postur yang lebih pendek dibandingkan dengan Azriel.

Dominasi kini berbalik ke Al Izhar, tiga menit terakhir kuarter kedua Al Izhar menyamakan kedudukan dengan skor berubah menjadi 15-15. Telah menemukan ritme permainan, layup Kemal Arishy Salim point guard satu menit sebelum pertandingan berakhir membuat putra Pondok Labu memimpin dengan skor tipis 20-22.

Setelah halftime break pergerakan Azriel tidak lagi seefektif pada dua kuarter sebelumnya. Penyerangan yang terburu-buru kerap menyebabkan Azriel terjebak oleh para pemain Al Izhar. Selain itu, penampilan apik yang ditampilkan oleh duo Al-Izhar, Kemal dan rookie Rayhan Alfaro membawa Al Izhar unggul jauh atas Cibun. Rayhan, Pemain berusia 15 tahun itu berhasil mengemas 12 poin, 5 rebound dan 4 steal. Hingga pertandingan usai, skor akhir 46-28 mengamankan posisi Al Izhar di Honda DBL DKI Jakarta tahun ini.

Pelatih dari Cita Buana, Muhammad Ghozy Dwiputrot turut berkomentar usai timnya gagal melaju. Menurutnya atmosfer Honda DBL yang panas membuat timnya tidak mampu untuk dapat bermain secara maksimal. “Jika dilihat tadi pemain kami terlihat demam panggung, terutama saat mereka (re: Al Izhar) mulai unggul di kuarter ketiga. Hal ini menyebabkan beberapa pemain terlalu bernafsu untuk segera mencetak poin,” ucapnya. Di sisi lain, pelatih Al Izhar, Athini Mardlatika mengungkapka faktor mental masih jadi evaluasi penting untuk timnya. Saya mengingatkan perjuangan latihan mereka selama ini. Karena itu mereka harus percaya diri ketika di lapangan,” jelasnya. (*)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments