Find anything on DBL Indonesia

Kenalan Yuk Sama Coach Weni, Coach Cantik Yang Bisa Baca Karakter Basketmu!

dblindonesia.com - 18 April 2017 Coach Weni dan Coach Afif, pelatih character building DBL Academy yang juga menjabat sebagai Ikatan Psikologi Olahraga Indonesia. (Dok: Instagram @weniewarni)

SELALU identik dengan olahraga cowok, basket kini juga menjadi olahraga yang tren dikalangan para cewek. Selain pemain, udah banyak coach cewek di olahraga basket yang mampu melatih timnya dengan maksimal. Misalnya coach Weni Warni, salah satu pelatih character building DBL Academy.

Selain sebagai pelatih DBL Academy, keseriusannya di basket dibuktikan dengan menjabat sebagai Sekjen Ikatan Psikologi Olahraga Indonesia (IPOI). Ngga nyangka kan DBL Lovers, ternyata cewek juga punya pengaruh besar di dunia basket!

Sebagai penggiat psikologi olahraga, coach Weni bertugas untuk mengembangkan psikologi para atlet. Diantaranya meliputi konteks mental dan karakter, mulai dari atlet usia dini hingga dewasa. Yap, itu semua memang tugas coach Weni untuk mendidik character building mereka. Apalagi saat berada dalam olahraga tim, yang tiap pemainnya punya karakter yang berbeda. Tahu sendiri kan, tiap tim harus punya chemistry yang kompak.

 

Exclusive Training @DBL with SMAN 1 Banjar, Character Building Class #basketball #dblacademy characterbuilding

A post shared by Weni Endahing W. Tjondronegoro (@weniewarni) on

Nah, sejak menjadi coach di DBL Academy inilah, coach Weni menemukan banyak karakter. Membentuk ataupun mengembangkan karakter tiap anak bukan merupakan proses yang instan. Harus melewati beberapa tahap dan butuh kesabaran juga. Tapi, jika dilakukan melalui kegiatan yang tepat, prosesnya akan lebih cepat. “Hasilnya sangat menarik, dan bisa dirasakan,” terangnya.

 

As someone with kids that play the sport, I have another hope. My hope is that their involvement in soccer, basketball, (and other sports) will help to build their character in positive ways. I'd like them to learn to cooperate with others, work together for a common goal, respond appropriately to victory and defeat, and grow in virtues like courage, humility, patience, and perseverance. This seems naive, given not only the headlines involving star athletes involved in illegal drugs, sexual assaults, and cheating by using performance-enhancing drugs, but also the behavior of coaches, parents, and players in youth sports. Is the cliche "sports build character" true, or not? It seems to me that participation in sports can build character, but it doesn't just happen, we must be intentional about it. Parents and coaches need to demonstrate through their words and actions the values of sports that translate well into daily life, including respect for oneself and others, fairness, grace in defeat, humility in victory, and the virtue of self-denial. But how can this be accomplished? I'll have more to say about this in a future post (here and here), but for now I'd like to suggest a book that I've found helpful as a coach and parent by Craig Clifford and philosopher Randolph Feezell, Coaching for Character. It not only discusses the moral values relevant to sports, but gives practical tips for teaching these values and encouraging their formation in the character of young athletes. #psychologytoday #dblacademy #characterbuilding #sportpsychology

A post shared by Weni Endahing W. Tjondronegoro (@weniewarni) on

Tentunya, banyak pengalaman yang sudah coach Weni terima saat melatih beberapa pemain basket. Salah satu diantaranya adalah, saat ia menjadi psikolog pendamping tim basket putra-putri Jawa Timur saat bertanding di Jawa Barat lalu. Di sana, ia harus membaca karakter masing-masing siswa yang unik. Membayangkannya saja terlihat nggak gampang.  Apalagi ia dituntut memahami karakteristik yang berbeda beda, dengan penanganan yang berbeda pula.

 

Dalam Rangka Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2016, hari ini Fakultas Psikologi Universitas Hang Tuah bersama Himpunan Psikologi, Ikatan Psikologi Klinis Jatim dan Fakultas Psikologi lainnya mengadakan kegiatan di Taman Bungkul Surabaya. Topik psikoedukasi ttg 1) Sehat dan Cerdas dengan Makan Ikan; 2) Manfaat Olahraga untuk Membentuk Karakter Anak. Karakter positif yg dibentuk melalui olahraga antara lain: disiplin, kerjasama, komunikasi, percaya diri, kontrol emosi, menumbuhkan jiwa kompetitif, membangun komitmen dan tanggungjawab, serta leadership ???????????????? Jadi tunggu apa lagi, ikut sertakan anak pd olahraga untuk menghasilkan badan yg sehat, fisik yang kuat, dan karakter positif!!! dan jangan lupa makan ikan supaya sehat & cerdas ???????????????????????? #kesehatanmental #himpsijatim #psikologiuht #himpsihkms2016 #himpsipusat #kesehatanjiwa #sportpsychology #characterbuilding #dblacademy

A post shared by Weni Endahing W. Tjondronegoro (@weniewarni) on

“Untuk anak basket, tetaplah berlatih dengan giat. Ingat ya, teknik saja belum cukup jika tidak didukung dengan mental yang baik. Mental inilah yang dibentuk dari karakter positif masing-masing individu,” jelasnya. Tuh, ingat pesan coach Weni, nggak hanya skill, pemain basket harus bisa bekerjasama dengan tim. (fri/nay)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments