Find anything on DBL Indonesia

Kesempatan Kedua via Wild Card

dblindonesia.com - 28 November 2017 Darren Benaya Budiman, camper asal SMA Bina Bakti, Bandung, menjerit saat menjalani sesi mandi es alias ice bath pada hari kedua Honda DBL Camp 2017 kemarin.(Foto: Dika Kawengian/Jawa Pos)

HONDA DBL Camp 2017 mulai memasuki babak-babak krusial. Kemarin 24 camper terbaik dari sektor putra dan putri dipilih. Bagi camper yang tidak terpilih, masih ada kesempatan kedua. Hari ini wild card diperebutkan 175 camper yang lebih dulu tersingkir. Ada dua slot wild card yang bakal diberikan. Masing-masing dua bagi putra dan dua untuk putri.

Namun, mendapatkan wild card bukanlah perkara gampang. Banyak syarat yang harus dipenuhi. ”Kami mencari pemain yang mau bekerja keras. Tak mudah menyerah. Mau menunjukkan kemampuan terbaik. Bisa menerapkan instruksi trainer dengan baik,” kata salah seorang legenda terbesar basket Australia yang menjadi trainer Honda DBL Camp 2017, Andrew Vlahov.

Karena itu, para camper yang tersingkir dituntut untuk habis-habisan. Tak ada kata menyerah. Mereka wajib mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya. Jika tidak, kesempatan mereka untuk kembali bersaing akan melayang.

Fransiskus Panji dari SMAN 1 Terbanggi Besar, Lampung Tengah, menyatakan bahwa adanya wild card akan menjadi tantangan. Sebab, mereka bisa menjadi pesaing berat untuk berebut posisi masuk skuad Honda DBL Indonesia All- Star 2017. ”Apalagi, pemain yang memburu wild card bakal tampil lebih lepas. Justru, beban ada pada kami (24 camper terbaik, Red),” ungkap remaja 18 tahun tersebut. Karena itu, dia bakal berupaya maksimal untuk tampil pede. ”Sambil terus berdoa aja sama Tuhan. Semoga diberi yang terbaik,” imbuhnya.

Untuk mempertahankan posisi 24 besar, para camper diminta melakukan apa yang sudah diajarkan dalam latihan. Misalnya, teknik rebound, shooting, defense, dan one-on-one. Selain itu, mereka akan melakukan game untuk membuktikan kelayakan berada di 24 besar.

Adanya wild card diharapkan mampu membuat persaingan makin sengit. Dengan begitu, para camper mampu mengeksplorasi bakat terbaiknya. ”Kami memang mencari pemain yang paling tangguh. Paling siap. Pemain dengan mental kuat. Dan, mereka sendiri yang menentukan jalannya,” terang Vlahov. (gus/c16/nur)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments