Find anything on DBL Indonesia

Kisah Para Tim Supporter: Tawa dan Tangis Jadi Satu

dblindonesia.com - 10 May 2018

SURABAYA - Selama tiga belas hari mulai Selasa (24/4) hingga Minggu (6/5), para supporter telah menampilkan yang terbaik untuk menyemangati tim mereka di Babak Penyisihan Awal Honda DBL East Java Series 2018 - North Region.

Tak hanya tawa yang dibagi, tangis juga mewarnai hari-hari 'nribun' para supporter dari 51 sekolah di kawasan Surabaya dan sekitarnya ini. Beberapa sekolah memberikan penghormatan terakhir mereka kepada kawan yang telah lebih dulu dipanggil Sang Pencipta. Lagu 'Sampai Jumpa' dari band Endank Soekamti kerap dikumandangkan sebagai pesan terakhir untuk mereka yang tercinta.

Seperti supporter SMAN 13 Surabaya, Thirteenrangers, yang memberi penghormatan terakhir pada kedua kawannya, Aditya Arasya dan Salsabilla Farah. Sijimania alias SMAN 1 Surabaya juga memberikan tribut mereka pada mendiang Arian Hutur Faturrahman. Kepergian Arian dirasa begitu pedih karena ia adalah koordinator Sijimania, yang biasa memimpin 'nribun' mereka. Namun, kepergian-kepergian ini tak menyurutkan semangat para supporter mengemban tugas utama mereka, yakni penyemangat tim.

SMAN 2 Mojokerto bahkan membawa tujuh bus khusus untuk membawa supporter. Sedangkan sekolah lain seperti SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo dan SMAN 12 Surabaya rela mendukung back-to-back, yaitu melakukan dua dukungan untuk tim basket putra dan putri mereka dalam satu hari tanpa jeda.

Honda DBL memilih lima supporter terbaik lewat tiga kriteria penilaian. Yang pertama adalah supporter diwajibkan mengunggah foto dukungan mereka kepada tim sekolahnya dalam bentuk ekspresi. Kemudian, bagaimana kreatifitas supporter on venue, mulai dari koreografi dalam bentuk mozaik, kreasi 3D maupun 2D, kekompakan chant dan kostum.
Terakhir adalah poin activity booth, yaitu bagaimana semangat supporter mengikuti games ketangkasaan yang ada di area booth.

Tiap supporter wajib memainkan minimal dua dari enam games yang disediakan sebanyak tiga kali, mengikuti jadwal pertandingan tim basket sekolah mereka. Gelar lima tim supporter terbaik pun diumumkan pada hari terakhir babak Penyisihan Awal Honda DBL East Java Series 2018 - North Region. Juara I diraih oleh SMAN 2 Surabaya, Juara II SMAN 13 Surabaya, Juara III SMAN 19 Surabaya, Juara IV SMAN 14 Surabaya, dan Juara V SMAN 3 Surabaya.

"Alhamdulillah bisa menang, tahun lalu kami juga menang di babak utama. Kami memang sudah menyiapkan supporter sejak sebelum match pertama, mulai dari persiapan perkusi lalu koreografi, itu sejak sebulan sebelumnya," tutur Irfanda Ario Prakoso, ketua Arek Smada, sebutan supporter SMAN 2 Surabaya.

Wakil ketua Arek Smada, Muhammad Agung Budi Prasetyo, menyebut memang tidak mudah untuk mengumpulkan supporter, tetapi hal tersebut tak menjadi masalah selama ia bisa menyampaikan ajakan dengan baik pada teman-temannya. "Pokoknya kami selalu mengingatkan massa untuk datang. Paling banyak kami membawa 400-500 massa," jelasnya.

Arek Smada menampilkan tiga tema berbeda selama tiga pertandingan. Pada pertandingan pertama, mereka menggunakan tema kerajaan, kemudian tema dewa laut dengan karakter Poseidon, dan terakhir tema Mesir agar senada dengan tema tim dance Smada.

"Kami memilih tema sesuai esensinya apa, kan menunjukkan kekuatan. Nah selain untuk menyemangati tim, tugas kami adalah meneror lawan. Makanya kami memilih tema yang menunjukkan power. Kalau musuh tidak terlalu berat, kami lebih memilih tema buat menyemangati tim, seperti Mesir itu," ujar Irfanda. Mereka menggunakan spanduk, kreasi 3D dan 2D, hingga koreografi untuk menunjukkan kekuatan supporter.

Seperti Arek Smada, Thirteenrangers, sebutan supporter SMAN 13 Surabaya, juga menggunakan properti-properti ini untuk memperkuat pesan yang ingin mereka sampaikan. Mereka juga memilih tema-tema yang menunjukkan kekuatan, dengan harapan membuat lawan keder.

"Tema pertama kami destroy, jadi koreo kami buat menjadi tulisan 'destroy' terus retak-retak begitu, untuk memotivasi tim kami menghancurkan musuh," kata Naufan Faris Shidqi, ketua Thirteenrangers. Ketika tulisan ini dibalik, muncul gambar gurun dan disusul gambar 3D besar bergambar gorila, maskot Thirteenrangers, yang mengenakan batu akik.

Untuk pertandingan terakhir Thirteenrangers membuat tulisan 'hadang, serang, kalahkan' dan 'stay strong'. Pada tema ini, mereka membawa karakter utama film Avatar yaitu Aang. "Untuk menunjukkan kalau tim harus kuat, jangan sampai kalah. Menang kalah tetap semangat, karena Thirteenrangers selalu di belakang. Kami juga ingin menunjukkan ke masyarakat kalau kami bukan supporter yang asal teriak, tapi kami punya kualitas kreatifitas yang bagus," tuturnya. (del)

Story provided by Harian Pagi Surya
 

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments