Find anything on DBL Indonesia

Nuke Tri Saputra: "Melepas Raket Tenis, Menggapai Ring Basket"

dblindonesia.com - 6 March 2018

#BreakingTheBarrier (2)

 

“Aku inget banget. Dulu waktu masih SMP, ketika aku ikut ekstrakurikuler basket, temen-temenku udah pada bisa main basket.  Sedangkan aku belum. Aku disuruh latihan sendiri di pinggir lapangan. Cuman boleh dribble aja,” ujar Nuke Tri Saputra, salah satu cast Mata Dewa sekaligus punggawa tim profesional Pacific Caesar. 

Berlatar dari keluarga tennis, Nuke, sapaan akrabnya, membuat sebuah keputusan besar. Dia pindah haluan. Dari tenis ke basket. Hal itu dilakukan semata karena dia merasa olahraga tenis bukanlah isi hatinya.

Awal mulanya berkenalan dengan basket pun terbilang unik. Kala itu, Nuke dan adiknya sedang bersepeda dan mampir ke GOR Joyokusumo di Pati, Jawa Tengah. Ia pun sengaja duduk dan melihat orang-orang bermain basket. “Tiba-tiba ada anak yang main basket nyamperin dan bilang ‘ayo le ikut’,” kenangnya.

Berawal dari pertemuan tersebut, Nuke kecil dan adiknya pun tertarik untuk ikut ekstrakurikuler basket di SMPN 1 Pati. Dari sana, ia pun makin ketagihan dan selalu semangat untuk bermain basket di sekolahnya. Puncaknya, ia ikut seleksi Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP), sebuah mes pembinaan basket, di Semarang.

Gagal.

Nuke nggak menyerah. Ia mencoba peruntungannya dengan join seleksi kedua. Gayung bersambut. Nuke dinyatakan lolos seleksi dan melanjutkan karir basketnya di Semarang.

“Waktu SMA, aku terinspirasi banget dengan kakak kelasku, kak Idos. Ia berhasil lolos skuad DBL selection dan berangkat ke Australia,” ujar Nuke. Dari sana, Nuke pun terus menembus batasnya dengan latihan keras. Bahkan, saking kerasnya latihan yang dilakukan, Nuke sempat mengalami bengkok di tulang hidungnya.

Dia harus istirahat. Empat minggu dihabiskannya untuk pemulihan.

Di saat proses pemulihan tersebut, Nuke mendapat cobaan kedua. Kali ini bukan sekedar cedera. Jauh lebih berat dari itu. Cobaan itu berupa sebuah kabar duka. Ibu kandungnya meninggal dunia.

“Aku drop. Drop banget.” [hening]

“Tapi, aku nggak mau pencapaianku cuman sampai sini aja. Aku nggak mau berhenti. Setelah kejadian berat itu, aku bangkit dan mengejar latihanku yang sempat terhenti,” sambung Nuke.

Dengan tekadnya yang membara, Nuke terus berlatih. Dia selalu menunjukkan yang terbaik di setiap pertandingan. Nuke dan timnya sukses menjadi salah satu tim yang disegani di Semarang, termasuk dalam ajang Honda DBL 2012 Central Java Series, walau belum mampu menjadi juara.

Meski demikian, sosok Nuke begitu spesial. Skill, attitude, dan akademiknya sama-sama baik. Bukan hal yang aneh bila akhirnya dia berhasil terpilih menjadi skuad Honda DBL All-Star 2012.

“Rasanya bangga dan sedih. Bangga karena aku bisa meraih mimpiku jadi skuad Honda DBL All-Star. Sedihnya, kenapa kok pas kayak gini Mama nggak ada. Padahal aku pengen banget banggain Mama,” ujar Nuke.

Kini, di usianya yang genap berusia 23 tahun pada 1 Maret lalu, Nuke sudah menjadi pemain basket profesional dan merengkuh banyak penghargaan. Salah satunya adalah masuk kandidat IBL Rookie of the Year musim 2017.

Dan di musim ini, Nuke kembali masuk nominasi penghargaan di IBL. Bukan cuman satu, melainkan dua! Nama Nuke tercatat sebagai nominator kategori Most Improved Player of the Year dan Most Valuable Player.

Cowok dengan vertical jump di atas rata-rata ini menuturkan, perjalanan hidupnya ini serupa dengan cerita film Mata Dewa (2018) yang tayang pada 8 Maret nanti. Menurutnya, Mata Dewa menjadi film yang menggambarkan Nuke ketika berada dalam masa stuck. Namun, sama seperti Dewa, Nuke pun berusaha bangkit dan keluar dari zona nyamannya untuk mendapatkan hal yang ia impikan.

“Dulu aku sempet putus asa karena bingung harus olahraga apa lagi. Aku nggak bisa berkembang di olahraga tenis. Tapi orang tua juga melarang main basket, karena keluargaku yang berdarah tennis. Tapi, karena aku punya mimpi, akupun menembus semua tembok penghalangku dan bisa jadi seperti sekarang. I’m breaking my barrier!” tutup Nuke.

 

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments