Find anything on DBL Indonesia

Menjaga Asa di Championship (Persiapan Wakil West Region)

dblindonesia.com - 9 November 2018

DKI JAKARTA- Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 siap digeber. Sebanyak 16 tim akan mengarungi perjalanan panjang menjadi yang terbaik di DKI Jakarta. Tiap tim tentu memiliki persiapan tersendiri guna berlaga di babak Championship Series. Seperti 4 perwakilan dari regional Barat tim putra SMA Bukit Sion dan SMAN 2 Jakarta. Serta tim putri SMK Yadika 2 dan juga SMAN 16 Jakarta. Wet Region sendiri menjadi wilayah pertama yang mengirimkan wakilnya di Championship Series, setelah menyelesaikan pertandingan pada 8-15 September lalu.

Datang sebagai predikat juara, SMA Bukit Sion tak ingin lengah menghadapi Championship Series nanti. Darryl Sebastian dkk tidak ingin terlena dalam euforia kemenangan. Buksi (julukan SMA Bukit Sion) sendiri memang memiliki segudang pengalaman dan prestasi di Honda DBL DKI Jakarta. Tim asal Kebon Jeruk itu sudah membukukan 2 kali juara dan 1 kali juara regional. Namun hal itu bukan jaminan mereka akan melangkah mudah di babak Championship nanti.

“Semua tim yang ada di Championship merupakan yang terbaik dari wilayahnya masing-masing. Kami nggak boleh anggap remeh. Jangan sampai kecolongan pas Championship nanti,” ujar kapten tim Buksi, Darryl Sebastian. Untuk porsi latihan sendiri tentu Buksi semakin intens berlatih. “Tentu seminggu terakhir ini kami akan optimalkan, terutama saat fokus untuk defense. Percuma bagus menyerang tapi buruk saat bertahan,” ujar student athlete kelas XII tersebut.

Sementara itu, runner-up West Region, SMAN 2 juga enggan dianggap remeh. Meski datang sebagai debutan Smandu (julukan SMAN 2) tidak ingin kehilangan momentum. Keberhasilan tim polesan Rudi Ohandi ini melangkah ke Championship Series tentu tidak ingin disia-siakan begitu saja. Malvin Hariayanto dkk sudah mempersiapkan bekal sedari lolos sebagai wakil West Region.

“Kalau untuk latihan sudah cukup, jadi kami saat ini lebih fokus ke mental tim. Karena semua tim memiliki pengalaman dan jam terbang berbeda,” imbuh Malvin, kapten tim Smandu.

Dari sektor putri, langkah pasti juga sudah diambil ratu West Region, SMK Yadika 2. Bewusstsein (julukan SMK Yadika 2) langsung menambah persiapan demi meraih hasil terbaik di Championship Series nanti. Hal itu langsung diungkapkan pelatih kepala Bewusstsein Iskak Situadi. “Setelah West Region kemarin, kami melakukan scrimmage melawan sekolah lain ya. Dari situ saya evaluasi kekurangan tim. Kami masih sangat kurang dalam bertahan, tentu masih ada waktu untuk membenahi sebelum Championship nanti,” ungkap pelatih berusia 39 tahun itu.

 

Tak jauh berbeda, runner-up West Region putri, SMAN 16 juga ingin menjaga asa di Championship nanti. Mereka enggan angkat koper lebih dulu dari Grup. “Kami tetap optimis, pelatih menaikan intensitas latihan bagi kami. Porsinya juga lumayan berat, tentu ini jadi keseriusan kami berlaga di Championship,” ujar kapten tim Beltrus (julukan SMAN 16), Alifah Rahmadini. (*)

 

 

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments