Find anything on DBL Indonesia

Mitos atau Fakta, Latihan Tim Dance Lebih Capek Dari Tim Basket?

dblindonesia.com - 25 May 2018

Udah bukan rahasia lagi kalau anak basket itu kece-kece kan DBL Lovers? Untuk mendapatkan penampilan dan aura kece tersebut, anak basket harus bekerja ekstra keras. Anak basket harus terus mengasah teknik basket mereka. Mulai dari dribble, layup, passing, shooting, rebound, you named it! Biar semangat tim basket di tengah pertandingan tetap terjaga, ajang Honda DBL mewajibkan setiap tim basket untuk memiliki tim dance pendamping.

Durasi performance tim dance memang lebih singkat dibanding tim basket yang harus bermain selama empat kuarter. Tapi jangan salah, jadi dancer itu sama melelahkannya dengan jadi anak basket! Keduanya sama-sama butuh passion dan effort yang besar untuk menampilkan performa terbaik di lapangan!

Mengingat Formasi

Kalau anak basket harus melatih pattern agar bisa membangun kerja sama yang baik dalam tim dan menjebol pertahanan lawan, dancer harus melatih dan mengingat formasi agar penampilan mereka terlihat rapi dan kompak. Kalau ada anggota yang melenceng jauh dari formasi bisa dikira orang nyasar nantinya.

Latihan Fisik

Latihan fisik bukan punya anak basket aja, dancer juga butuh latihan fisik dong. Koreografi intens dengan timing yang harus tepat memang membutuhkan banyak energi. Jadi nggak heran kalau selain melatih koreografi, banyak tim dance yang juga melatih fisik mereka. Jangan sampai deh penampilan mereka baru separuh jalan tapi sudah ngos-ngosan kehabisan nafas.

Jadwal Latihan Padat

Jadwal latihan yang padat nggak cuma punya anak basket aja gengs. Tim dance juga punya jadwal latihan yang nggak kalah padat. Selain jadwal untuk latihan koreografi dan fisik, mereka juga butuh waktu khusus untuk nyiapin properti! Tim Havoc dari SMAN 1 Surabaya misalnya, jadwal latihan mereka adalah setiap hari sepulang sekolah. Setiap hari loh gengs! Padahal kebanyakan tim basket latihannya seminggu 2-3 kali aja. Banyak banget nggak sih agendanya para dancer?

Selain latihan agar bisa mengeksekusi koreografi dengan apik, dancer juga harus mikirin konsep, kostum, make-up, dan properti yang tepat biar performance mereka terlihat matang secara keseluruhan dan nggak out of place. Paket lengkap banget nggak sih effort-nya?

Jadi, gimana nih DBL Lovers? Setuju nggak kalo dancer sama kecenya dengan anak basket? (ber/ash)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments