Find anything on DBL Indonesia

Modal Tantang Juara Bertahan

dblindonesia.com - 6 August 2018

SAMARINDA - PERMULAAN menjanjikan ditunjukkan SMAK Santo Fransiskus Assisi Samarinda. Membuka hari ketiga Honda Developmental Basketball League (DBL) East Kalimantan Series 2018, Minggu (5/8), mereka sukses menaklukkan SMA 6 Balikpapan. Laga diakhiri dengan skor 27-20.

Pertandingan low score itu sengit sejak awal. Kuarter pertama berakhir dengan kedudukan sama kuat, 5-5. Delegasi tuan rumah baru bangkit pada kuarter berikutnya. Menerapkan permainan cepat, mereka sukses melebarkan jarak pada kuarter kedua menjadi 16-8. Meski begitu, SMA 6 Balikpapan tampak tak menyerah.

Bahkan pada perempat laga terakhir, mereka menempel ketat dengan koleksi poin 6-5. Namun, jarak telanjur tercipta, SMAK Assisi keluar sebagai pemenangnya. Pelatih SMA Assisi Samarinda Clement Horatio mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil positif itu. Apalagi sebagian besar tim yang diboyong adalah pendatang baru di Honda DBL. “Ini awal perjalanan kami,” bebernya.

Ya, awal yang baik untuk menjelang partai berat berikutnya. Sebab, berikutnya mereka akan menantang SMA YPK Bontang, sang juara Honda DBL East Kalimantan Series 2017. Tentang laga berikutnya, Clement optimistis. Menurut dia, materi tim lawan tidak berbeda jauh dari skuat binaannya kini. “Kami sudah melihat permainan dan komposisi mereka. Rata-rata diperkuat pemain baru yang juga belum berpengalaman di Honda DBL,” tuturnya.

Sebelum melangkah ke pertandingan berikutnya. SMAK Assisi akan mengevaluasi pertahanannya. Sebab, pada laga kemarin diklaim masih terlihat kacau. “Kami juga akan saling sharing demi meningkatkan motivasi dan mental pemain. Semoga tahun ini bisa masuk ke babak delapan besar,” harapnya.

Sementara itu, pelatih SMA 6 Balikpapan Rizal Tri Wiranto menyebutkan, laga berjalan sengit dan menegangkan. Terlebih mereka sempat mengimbangi permainan dan menempatkan posisi sejajar di kuarter pertama. “Sayang pada kuarter berikutnya anak-anak drop. Masalahnya pada mental dan kurangnya jam terbang,” imbuhnya.

Dukungan suporter tim lawan sempat membuat skuat asuhannya grogi. Sehingga, pola yang disiapkan tidak berjalan mulus. Kerja sama tim pun turut terpengaruh. “Semoga tahun depan bisa meraih hasil lebih baik. Pertama-tama kami akan perbaiki komposisi pemain, dan mengubah pola latihan agar lebih efektif,” papar Rizal. (*/asp/ndy/k8)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments