Find anything on DBL Indonesia

Musim Milik Sinlui

dblindonesia.com - 10 September 2015

SEJAK bola tip-off, laga final antara putra SMA St Louis 1 Surabaya kontra SMA Gloria 1 Surabaya berlangsung superketat. Ketatnya penjagaan big man Sinlui, sebutan SMA St Louis 1 Surabaya, memaksa Gloria kerap melakukan tembakan jarak jauh. Memasuki kuarter kedua, ketangguhan Gloria mulai mengancam lawan. Mereka yang tampak kurang fokus pada kuarter awal berhasil memperbaiki ketajaman serangan. Terbukti, free throw dari guard Calvin Pierro berhasil memperkecil ketertinggalan Gloria. 

Suasana makin panas ketika angka menjadi 45-41 atas keunggulan Sinlui pada akhir kuarter ketiga. Terlebih ketika tembakan center Gerdy Martiano mengubah skor menjadi 52-51. Pada menit kelima selang 30 detik, three-point dari guard Kentzo mulai memupuskan harapan Gloria untuk meraih gelar champion. Akhirnya, free throw dari forward Sinlui Alfred Suyanto memastikan kemenangan Sinlui atas laga dramatis tersebut. Skuad yang dikapteni Christoper Reinhar itu menjuarai duel final dengan skor 58-54 atas Gloria. 

Margin Tinggi Sepanjang Kuarter 

DI sisi lain, duel finalis putri menelurkan juara bertahan dua musim, yakni SMA St Louis 1 Surabaya. Sinlui berhasil mengalahkan SMA Petra 4 Sidoarjo yang merupakan finalis baru di sejarah Honda DBL. Ketangguhan Sinlui bahkan telah terbukti pada detik kelima laga melaluishooting dari forward Tania Clarissa yang membuka poin. Konsisten bermain tenang, skuad yang dikapteni Christine Aldora tersebut terus memperbesar margin poin. Kuarter kedua ditutup dengan skor 42-13 untuk keunggulan Sinlui.

Pada kuarter keempat, kelincahan pemain Sinlui terhadang oleh andalan Petra 4 Lourenthya Fleurette. Petra 4 tampak berjuang habis-habisan demi memperkecil selisih skor yang sudah mencapai 38 poin. Perjuangan Flo dkk pada kuarter penentu berbuah 12 tambahan poin. Sinlui yang kerepotan menghalau offense Petra 4 hanya menambah 11 poin. Margin skor sudah terlalu jauh. Skuad itu memenangi Honda DBL East Java Series 2015-North Region dengan skor 72-35 atas Petra 4. Sebelumnya, gelar champion pernah diraih putri Sinlui pada musim 2005, 2012, dan 2014. (afr/c14/sam) 

Story Provided by Jawa Pos

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments