Find anything on DBL Indonesia

Nggak Hanya Borobudur, Daerah di Indonesia Lainnya Juga Punya Perayaan Waisak, Lho

dblindonesia.com - 11 May 2017 (Foto: flickr.com)

SELAMAT hari raya Waisak! Sebagai hari raya umat Buddha yang agung bagi seluruh DBL Lovers yang merayakan. Hari raya Waisak ngga hanya dinikmati secara khidmat bagi orang Budha aja, rupanya perayaaan waisak di Indonesia selalu menyuguhkan tradisi yang menjadi perhatian para pengunjung lokal maupun luar negeri.

Salah satunya di Magelang, Jawa Tengah. Perayaan Waisak yang keren lengkap dengan festival pelepasan lampion yang paling ditunggu-tunggu. Tapi nggak hanya di Borobudur aja loh, daerah-daerah lainnya juga punya tradisi sendiri, lho! Penasaran?

Surabaya

Festival Vesak yang  rutin diadakan di Tunjungan Plaza tiap tahunnya, merupakan pameran waisak terbesar di Jawa Timur. Acara yang melibatkan anak-anak muda YBA (Young Buddhist Association) ini, sukses jadi perhatian para pengunjung mall.

Tiap tahunnya punya tema yang beda-beda. Tahun lalu, ada patung Buddha setinggi 8 meter, terbuat dari 1500 kardus, ukuran 1x2m per kardus. Selain itu, ada patung Buddha tidur berukuran 6m di pelataran atrium. Selfless jadi tema pilihan tahun ini. Well, keseruan apa aja ya yang sudah disiapkan?

 

Mojokerto

Di Maha Vihara, diadakan ritual tabur bambu yang dilakukan di Patung Buddha Tidur. Selain itu, ada juga teatrikal yang diperankan oleh anak-anak muda, tentang kerajaan Majapahit dan Thailand. Dalam teaterikal ini, menggambarkan kerukunan umat beragama sangat diutamakan di zaman Majapahit.

Banyak warga sekitar yang juga menikmati acara ini, sehingga memadati akses jalan menuju candi Brahu. Nggak hanya itu, biasanya hiburan seperti barongsai juga jadi suguhan yang menarik.

 

Magelang

Ini nih, perayaan Waisak terbesar di Indonesia. Puluhan biksu dari Shangha mengikuti tradisi Pindapatta di Magelang, Jateng. Tradisi ini mengajarkan kepada umat Buddha untuk selalu menanamkan kebaikan sesama.

Sebelum melakukan Pindapatta, para biksu berdoa dan parita suci terlebih dahulu di tempat peribadatan Tri Dharma Kelenteng Liong Hok Bio.Tradisi kemudian dilanjutkan dengan menyusuri jalanan Pecinan di jalan pemuda dengan membawa bejana.

 

Bali

Beberapa wihara di Bali menyuguhkan tradisi yang berbeda, salah satunya di Wihara Dharma Cattra yang merayakan tradisi kesenian. Di sini, acara dihibur oleh anak-anak sekolah, sejak dimulainya dini hari. Acaranya meliputi tarian kupu-kupu, nyanyian solo, musikalisasi puisi, dan paduan suara ibu-ibu wihara.

Tiap tahunnya, acara memang selalu diisi oleh Persatuan Muda-mudi Wihara Dharma Cattra. Sebelum perayaan waisak, akan diselenggarakan upacara Pradaksina, atau mengelilingi wihara sebanyak tiga kali. (fri/nay)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments