Find anything on DBL Indonesia

Pembalasan Manis SUTOMO 1

dblindonesia.com - 7 September 2018 Laga semifinal Honda DBL 20180 Tim Basket Putra Sutomo 1 kontra SMA Wahidin. (FOTO-FOTO:TRIBUNMEDAN/RISKI CAHYADI)

Lolos ke Partai Final Setelah Taklukkan SMA Wahidin 68-65

MEDAN, TRIBUN - Setelah tahun lalu bertemu di fantastic four, kini tim putra SMA Wahidin vs SMA Sutomo 1 kembali dipertemukan pada laga yang sama di Honda DBL North Sumatera Series 2018. Laga yang berjalan saling jual beli serangan ini, diakhiri dengan revans manis dari Sutomo 1 dengan skor 68-65.

Dimana pada gelaran 2017, SMA Sutomo takluk dari SMA Wahidin. Kuarter I berjalan dengan dominasi tim Wahidin lewat tembakan tiga poin dan berhasil unggul di kuarter awal dengan skor 21-11 atas Sutomo 1. Di kuarter II, anak-anak Sutomo 1 mulai menaikkan intensitas penyerangan dan mampu mencetak 12 poin. Namun perolehan tersebut tak mampu menandingi Wahidin di kuarter II. 

Pada kuarter III, Wahidin tetap mendominasi dan memimpin dengan skor 52-43. Di kuarter penentuan Sutomo bangkit dan berhasil membalikkan keadaan dengan serangan beruntun dan memenangkan laga dengan skor 68-65. 

Kapten Tim Basket Putra SMA Sutomo 1, Marjan Nafis mengaku sangat bahagia bisa menuntaskan misi pembalasan di laga kontra Wahidin. “Senang ya tentunya tapi kami nggak boleh terlelap dalam euforia karena ada partai final enggak boleh disepelein kami harus memberikan terbaik,” katanya seusai laga. Ia membeberkan kunci berhasil mengejar ketertinggalan 15 poin adalah semangat yang membara dari seluruh pemain. “Tentunya teman-teman tadi semangat luar biasa untuk bangkit, begitu juga saya. Pelatih ingatkan untuk defence yang baik dan kami lakukan, begitu juga offense kita juga bagus. Itu yang buat kita bangkit,” tegasnya. 

Di partai final, Nafis menambahkan tak akan menyepelekan lawan. Dan akan mengejar target menjadi juara. “Mau Methodist 2 Medan maupun Methodist Siantar kita tetap waspada. Karena target kita menjadi champion,” tutupnya. Lebih lanjut ia menegaskan akan memanfaatkan jeda 1 hari sebelum laga final pada 8 September untuk mematangkan penyerangan akhir. 

“Tadi kita di awal banyak poin yang sia-sia terbuang, tembakan kita juga tidak menyasar baik. Jeda besok kita mau untuk matangkan penyelesain akhir dan mental kita,” jelasnya. Nafis juga tak lupa mengapresiasi perjuangan para pemain Wahidin, yang memberikan perlawanan yang hebat yang membuat timnya kewalahan. “Mereka (Wahidin) hebat, mereka berikan perlawanan bahkan nyaris menang. Semoga apa yang terjadi hari bisa terjadi di partai final dan kami menang,” tutupnya. (cr10)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments