Find anything on DBL Indonesia

Penerima Beasiswa Boleh Ikut Honda DBL 2018

dblindonesia.com - 12 April 2018

SURABAYA - Musim baru Honda DBL 2018 udah di depan mata nih. Babak penyisihan awal Honda DBL East Java Series 2018 – North Region pun hanya tinggal menghitung hari. Diadakan selama 13 hari mulai 24 April 2018, babak Penyisihan Awal itu sekaligus menandakan dimulainya musim baru Honda DBL 2018 secara nasional. Setelah di Surabaya, Honda DBL akan menghebohkan 29 kota lainnya di 22 provinsi berbeda secara bergiliran.

Pada tahun ini, liga basket pelajar terbesar di Indonesia tersebut akan menerapkan beberapa hal baru yang belum ada pada tahun sebelumnya. Salah satunya adalah memperkuat konsep dasar dari liga Honda DBL, yaitu Student-Athlete.

Sejak awal diadakannya liga Honda DBL, konsep Student-Athlete memang sudah diterapkan kepada semua peserta. Nah, dalam penyelenggaraan musim ke-11 ini, konsep itu dipertegas kembali dengan diusungnya tema “Full Time Student, Full Spirit Athlete”.

Tema itu memberikan pesan kepada semua peserta bahwa selain sebagai atlet basket, mereka nggak boleh melupakan status mereka sebagai pelajar. Selain mengejar prestasi di bidang non-akademik seperti basket, peserta juga diharapkan tetap dapat berprestasi di bidang akademik.

“Yang harus dipahami adalah para peserta Honda DBL merupakan pelajar. Kami nggak ingin basket mengganggu kegiatan utama mereka sebagai pelajar. Jadi, kami sangat berharap Honda DBL ini menjadi katalis yang baik untuk menyeimbangkan kegiatan akademik dan non-akademik para pelajar, tanpa harus mengorbankan salah satunya,” jelas Donny Rahardian selaku Wakil Direktur PT DBL Indonesia.

Untuk mendukung tema tersebut, PT DBL Indonesia –selaku inisiator liga basket Honda DBL- masih menerapkan aturan standar minimum nilai bagi seluruh pesertanya. Juga aturan harus selalu naik kelas. Dua peraturan ini secara konsisten diterapkan setiap tahunnya.

Yang baru di tahun ini, pemain yang masuk sekolah melalui jalur beasiswa dipersilakan untuk mendaftar. Iya, ini serius! Mulai tahun 2018, pemain yang mendapat beasiswa sekolah nggak lagi dilarang menjadi peserta Honda DBL.

Namun, terlebih dahulu mereka harus memenuhi syarat tambahan yang ditetapkan oleh kreator liga, yaitu lulus tes akademik. Tes tersebut dilaksanakan secara independen oleh PT DBL Indonesia bekerjasama dengan lembaga pendidikan profesional.

Hal ini dilakukan semata-mata untuk menjaga spirit Student-Athlete, bahwa siswa penerima beasiswa memang memiliki prestasi gemilang dalam bidang akademik.

“Kami ingin terus mendukung perkembangan pelajar Indonesia ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu, prestasi akademik seorang pelajar sangat kami hargai dalam kompetisi basket ini,” tegas Donny.

Beruntung banget ya kamu yang bisa ikut berlaga di Honda DBL. Udah pintar di kelas, jago pula di lapangan. Keren! Jadi, udah siapkah kamu untuk menjadi full time student dan full spirit athlete(ber/ash)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments