Find anything on DBL Indonesia

Pertaruhan bagi Tuan Rumah

dblindonesia.com - 5 October 2018

BANDUNG - Empat tim basket terbaik di Jawa Barat akan kembali beradu strategi dalam laga Final Honda Developmental Basketball League (DBL) West Java Series 2018. Berbagai latihan serta strategi bermain terus mereka racik agar bisa manjadi juara kompetisi bola basket antar sekolah tersebut.

Kapten Tim Basket BPK Penabur Holis, Richard Theofilus Hartanto memaparkan, timnya terus melakukan persiapan jelang pertandingan Final Honda DBL West Java Series 2018. Meski tidak memiliki materi yang secara khusus ditekankan pelatih, dirinya dan tim tetap maksimal berlatih agar mampu menjadi juara. “Gak ada, sama aja kaya lawan-lawan yang lain, Cuma kita gak boleh anggap remeh aja. Yang penting kita semangat tidak pantang menyerah sampai akhir,” kata Richard di Bandung, Kamis (4/10).

Sementara untuk strategi yang akan diterapkan pada final melawan SMA Penabur Cirebon, dia mengaku akan menggunakan pola penyerangan untuk menusuk pertahanan lawan. Akan tetapi, timnya tetap meminimalisir kesalahan dengan tidak terlalu banyak membuang bola. “Defense kita harus tetap hustle, kejar bola kemana aja. Kalau offense kita harus percaya sama temen, jangan egois dan kita harus buang sisi egoisnya,” kata dia.

Richard meyakini pertandingan melawan SMA Penabur Cirebon akan berlangsung meriah dan menegangkan. Dia mengaku telah mengetahui kekuatan lawan karena pernah bertemu dalam beberapa pertandingan. Untuk mengantisipasi serangan lawan, timnya akan bermainbox out. “Soalnya kita lihat pemain mereka gede-gede, sementara kita masih under size. Dengan box out mungkin kita bisa dapet skor lebih banyak dan defense lebih bagus,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapten Tim Basket Putra SMA Penabur Cirebon, Arlan Sitorus mengaku dalam latihan yang dilakukan jelang laga final. Dirinya dan tim menekankan perbaikan sistem offense dan defense. Menurutnya, sistem offense harus diperbaiki agar lebih tertata dan rapi, sementara defense dibuat lebih disiplin. “Mungkin buat besok kita (hari ini) defense lebih keras dan tidak menganggap mudah lawan. Jadi gak gampang dilewati lawan,” kata Arlan.

Diungkapkan Arlan, yang menjadi kekurangan timnya selama ini adalah para pemain kurang konsentrasi. Sehingga, ketika tim berada pada posisi leading sering mudah terkejar lawan. Hal tersebut juga kerap memaksa timnya bermain ekstra agar mampu mengejar ketertinggalan. “Pelatih sih bilang kalau bisa mainnya lebih all out dan lebih keras soalnya ini game terakhir. Kalau bisa besok semua dikeluarin,” paparnya.

Dalam pertandingan final, Arlan juga mengaku optimis bisa memenangkan pertandingan saat melawan BPK Penabur Holis. Pasalnya, teman-teman satu timnya terlihat tidak gentar dalam menghadapi pemain lawan. Terlebih, pola yang dilakukan dalam latihan pun dinilai lebih bagus daripada tim lawan. “Kita optimis juara, soalnya kita latihannya udah lumayan lama, terus ada beberapa pemain kita yang udah ikut Porda. Mungkin pengalaman lebih banyak,” katanya.

Menariknya, dalam gelaran Honda DBL West Java Series 2018 adalah keempat tim basket yang lolos ke babak final hanya mewakili dua daerah, yakni Bandung dan Cirebon. SMA BPK Penabur Holis dan SMAN 9 Bandung mewakili putra-putri Bandung, sementara SMA Penabur dan SMA Penabur Cirebon mewakili putra-putri Cirebon.

Kapten Tim Basket Putri SMA Penabur Cirebon, Viola Clarissa Umbokahu mengaku tidak terlalu banyak persiapan yang dilakukan timnya untuk menghadapi laga final yang berlangsung esok hari. Viola bersama teman-teman satu timnya hanya melakukan latihan seperti biasanya dan lebih memperbanyak waktu istirahat.

Untuk strategi yang diterapkan dalam laga Final Honda DBL West Java Series 2018, ungkap dia, pelatih menginstruksikan semua pemain lebih menekankan defense dan offense. Menurutnya, defense dan offense SMAK Penabur Cirebon masih perlu diperbaiki agar mampu bertahan. “Sebenarnya defense kita udah bagus tapi lebih dikuatin lagi biar gak gampang kecolongan,” kata Viola.

Dikatakannya, timnya juga sudah mengetahui kekuatan lawan sejak semifinal lalu. Untuk itu, Viola mengaku optimis mampu memenangkan pertandingan dan keluar sebagai juara meski lawan SMAN 9 Bandung yang notabene adalah tuan rumah dan memiliki banyak dukungan. “Dukungan suporter pasti berpengaruh, cuma kita diminta untuk tidak terpengaruh dengan suporter. Kita gak ada kendala lawan SMAN 9 Bandung,” ungkapnya.

Senada dengan Viola, Kapten Tim Putri SMAN 9 Bandung Ariyah Marwah A’shifa Nurlail rupanya tak mau kalah argumen. Sebab, SMAN 9 pun sangat bersemangat dan yakin mampu menjadi juara di kompetisi Honda DBL West Java Series 2018. “Pastinya optimis, apalagi final bakal banyak yang datang. Tapi, tetep gak remehin lawan,” kata Marwah.

Marwah menyebut, timnya terus meningkatkan porsi latihan untuk mematangkan strategi dan menjaga fisik agar tetap prima. Untuk laga final, timnya terus memperbaiki defense dan offense agar lawan tidak mudah membobol pertahanan para pemain SMAN 9 Bandung. “Kita latihannya lebih ditingkatin dan kita selalu mulai dari defense karena kalau defense kita bagus, offense kita juga bakal lebih enak,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pola komunikasi diantara para pemain juga masih menjadi perhatian pelatih. Menurut Marwah, komunikasi di antara pemain dinilai penting untuk menjaga serangan lawan. Selain itu, timnya akan memanfaatkan setiap kelengahan pemain lawan untuk mencuri skor. “Selalu ngomong komunikasi karena yang main kita, jadi harus komunikasi di lapangan. Selebihnya mah gak ada,” tandasnya. (mg1/drx)*

*Berita oleh Jabar Ekspres

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments