Find anything on DBL Indonesia

PJ Lepas dari Problem Cedera

dblindonesia.com - 12 April 2012

Pelita Jaya Jakarta akan menghadapi partai mahaberat pada ronde pertama Championship Series Flexi NBL Indonesia di GOR UNY, Jogjakarta, 21/4 mendatang. Peringkat ketiga musim reguler itu akan ditantang kuda hitam paling bersinar musim ini, Muba Hangtuah IM Sumatera Selatan.

Muba jelas bukan lawan enteng bagi Erick Sebayang dkk. Secara head to head, PJ bahkan kalah dengan skor 1-2. Muba berhasil mengalahkan PJ dua kali secara beruntun pada seri IV Denpasar dan seri V Surabaya.

Padahal, PJ adalah satu-satunya tim yang unggul head to head atas tim peringkat lima besar. Dengan fakta tersebut, PJ akan sangat waspada.

Apalagi grafik permainan anak asuhan Nathaniel Canson itu semakin meningkat. Kombinasi pemain senior dan junior di tubuh Muba sudah sangat menyatu.

Head Coach PJ Rastafari Horongbala menegaskan timnya akan melakukan persiapan semaksimal-maksimalnya menjelang Championship Series. Agenda uji coba sudah dipersiapkan.

Rencananya, PJ berlatih tanding melawan juara musim reguler Satria Muda (SM) Jakarta pada 17/4 dan Garuda Bandung pada 18/4. Dua tim itu dipilih karena SM dan Garuda berada di pool B. Sedangkan PJ ada di pool A. Mereka tidak saling bersua pada babak delapan besar hingga semifinal.

'Kami coba-coba lagi bagaimana pola permainan terbaik tim ini,' ujar Fari -panggilan akrab Rastafari Horongbala- kemarin (11/4).

Dia berharap timnya terus mempertahankan tren positif yang didapat sejak seri VI Jakarta. Pada seri pemungkas itu, PJ berhasil menyapu bersih enam kemenangan. Termasuk mengalahkan tiga tim besar; Garuda, Dell Aspac Jakarta, dan SM.

Hal yang menggembirakan, PJ sudah lepas dari problem klasik mereka selama ini, yaitu badai cedera pemain. Pada seri Jakarta hingga akhir Championship Series, mereka mengontrak fisioterapis asal tim liga profesional paling elite di Filipina (PBA), Air 21 Express, bernama Raul P. Romero.

'Dia sangat membantu kami. Pemain kami semakin fit. Semoga saja mereka siap tempur,' tegas Fari, yang menangani Timnas Indonesia pada SEA Games 2011.

Dia mencontohkan, shooter andalan Ary Chandra langsung pulih dari cedera kaki kiri setelah menjalani terapi bersama Raul. Point guard utama Kelly Purwanto yang menderita cedera pinggang kambuhan sejak 2003 juga telah fit 100 persen. Raul juga membantu penyembuhan cedera lutut parah yang diderita shooting guard Dimas Aryo Dewanto.

'Masih ada beberapa pemain yang menjalani program penyembuhan. Misalnya, Erick (Sebayang) dan Batam (Andy Poedjakesuma, Red). Saya berharap Raul membantu mereka agar siap di Jogja,' beber Fari.

Dengan fakta tersebut, Fari berharap PJ bisa memenuhi target manajemen, yakni menjadi juara musim ini.

Kelly Purwanto menyatakan bahwa cedera pinggangnya memang sangat parah dan sering kambuh. Mantan bintang Garuda Bandung itu mengungkapkan, kondisi itu tidak mengenakkan. Sebab, dia bisa absen dalam laga-laga penting.

'Sebenarnya, saya memang harus dioperasi. Namun, risikonya sangat besar karena ada banyak saraf penting di pinggang. Untuk orang awam sih, itu tidak masalah. Namun, saya kan atlet. Jadi, operasi bisa berbahaya untuk karir,' paparnya.

Kelly menuturkan, hadirnya Raul sangat membantu. Dengan beberapa kali terapi, pemain yang tahun ini berusia 29 tahun tersebut merasa amat sehat. 'Dia memberikan lampu hijau bahwa saya bisa bermain. Saya sangat lega karena akan bermain lepas,' ungkapnya. (nur/c3/diq)

Story Provided by Jawa Pos

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments