Find anything on DBL Indonesia

(PREVIEW FINAL PUTRI DKI JAKARTA SERIES-EAST REGION) Adu Tajam Dua Mesin Poin

dblindonesia.com - 2 November 2018 KETAT: Pemain SMAN 36 Nabila Maharin (kiri) akan berduel dengan pemain SMAN 71, Zafirah Windi Annisa untuk pada babak final Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - East Region hari ini. (Taufiq/DBL Indonesia)

DKI JAKARTA- Tim putri SMAN 71 Jakarta akan meladeni perlawanan SMAN 36 Jakarta pada final party Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - East Region hari ini (2/11). Laga panas antara kedua tim papan atas Jakarta Timur ini mempertemukan dua pemain bintang yang memiliki kemampuan serupa. Adalah Nabila Maharani Wiguna dari SMAN 36 dan Zafirah Windi Annisa dari Sapta Eka (julukan SMAN 71). Kedua pemain memiliki kemampuan untuk mengatur serangan yang baik serta kelihaian dalam mengolah bola menjadi poin.

Nabila dan Windi merupakan dua pemain yang pernah bermain satu tim di Poprov DKI Jakarta. Kedua pemain ini memiliki tipikal permainan yang sama, meski berbeda posisi. Nabila merupakan seorang forward dan Windi sendiri berposisi center. Namun, keduanya merupakan pemain yang baik dari segi penyerangan maupun pertahanan.

Jika dilihat dari sisi produktivitas, Nabila yang akrab disapa Bilam ini menunjukan angka fantastis dalam statistik. Bilam tercatat sudah mencetak 25 poin saat dua kali bertanding membela timnya. Bilam memiliki karakteristik yang cepat dan juga berani. Pemain bernomor punggung 8 itu tak segan menusuk langsung ke dalam pertahanan lawan. Tak heran, Bilam menjadi mesin poin bagi timnya.

Selain itu, Bilam juga memiliki kepintaran dalam membaca permaianan lawan. Total 14 kali steal dapat dia lakukan saat bertahan dari serangan lawan. Memiliki pemain dengan kemampuan khusus seperti ini merupakan nilai tambah SMAN 36.

Tapi bukan berarti Sapta Eka tidak memiliki pemain dengan kemampuan sehebat Bilam. Zafirah Windi Annisa merupakan jawaban terhadap permainan cepat dari Nabila. Sebagai seorang center, pemain yang akrab disapa Windi tersebut memiliki kemampuan bertahan yang mumpuni dalam membendung serangan-serangan lawan.

Dalam hal menjaga penguasaan bola Windi sangat gigih untuk melakukan rebound baik saat penyerangan maupun bertahan. Total 22 kali rebound dari dua kali bertanding sudah dibukukan pemain kelahiran 5 Oktober 16 tahun silam itu. Dan 15 kali diantaranya dihasilkan dari offensive rebound, memperlihatkan betapa ngototnya Windi saat duel udara ketika sedang menyerang.

Pertahanan SMAN 36 juga harus mewaspadai pergerakan pemain bernomor punggung 12 itu. Pasalnya, pemain dengan tinggi 165 sentimeter ini telah mencetak double double dari reboundnya dan poin yang telah dicetaknya. Kegarangan Windi di paint area berhasil mengoleksi 18 poin dari dua laga yang sudah dia lakoni.

Melihat kemampuan dari masing-masing pemain yang luar biasa hebatnya. Baik dari SMAN 36 maupun Sapta Eka sudah memiliki strategi untuk mematikan pergerakan lawannya masing-masing. Bilam mengaku, SMAN 36 memiliki siasat yang sudah disiapkan untuk menghentikan pergerakan Windi ketika menyerang.

“Kami pernah main satu tim. Windi memiliki postur tubuh yang tinggi sehingga akan sulit untuk melawannya satu lawan satu. Memanfaatkan help defense antar pemain jadi prioritas untuk mengunci pergerakannya di dalam area paint,” jelas Bilam.

Dari sisi Sapta Eka, Windi juga mengaku telah mengetahui cara-cara untuk dapat meredam kemampuan menyerang dari pemain andalan lawannya. Berbekal dari pengalaman pertemuan mereka sebelumnya, kunci pertahanan menghadapi Bilam adalah kerajinan untuk bertahan.

“Kedisiplinan dalam bertahan akan menjadi tolak ukur dari keberhasilan kami dalam bertahan. Pemain cepat seperti Bilam tentunya akan kesulitan untuk mencetak poin kalau transisi yang kami lakukan rapi terutama baris pertahanan di bawah ring,” ucap Windi dengan yakin.

Pertemuan kedua sekolah ini merupakan yang pertama di Honda DBL DKI Jakarta. Laga hari ini akan menjadi pengukuhan siapa ratu East Region . (*)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments