Find anything on DBL Indonesia

Regpac Lolos Lewat Overtime

dblindonesia.com - 15 August 2017 Tim basket putri SMA Regina Pacis merayakan selebrasi usai mengalahkan tim basket SMAN 4 Solo di Sritex Arena, kemarin.(Foto: Iswara Bagus N/Radar Solo)

PEREBUTAN tiket menuju fantastic four putri di Honda Developmental Bas ketball League (DBL) Central Java Ser ies 2017-South Region, ternyata berjalan dengan sangat ketat di Sritex Arena, ke marin (14/8). Tim basket putri SMA Re gina Pacis (Regpac) harus menunggu hing ga detik-detik terakhir agar bisa meraih ti ket ke babak fantastic four, kala melawan SMAN 4 Solo (Smaracatur).

Perlu menunggu hingga babak overtime (OT) untuk bisa meraih kemenangan mel awan SMAN 4 Solo (Smaracatur) di ba bak Big Eight kemarin (14/8).

Di sisa 25 detik sebelum OT pertama akan berakhir kedudukan masih imbang 12-12, ternyata di luar dugaan mesin poin Smaracatur, Deby Fersiani terkena foul out. Situasi ini ternyata benar-benar di manfaatkan Regpac untuk mengambil ga me ini dengan kemenangan.

One point free throw Tasya Talentia Saphi  ra dan lay up Mega Christina di 25 det ik waktu OT tersisa, sud ah cukup men gunc  i kem enangan Regpac 1512 dari Sma racatur.

”Kunci keuntungannya me mang sulitnya kami me nutup pergerakan Deby. Ta pi setelah dia keluar (foul out) ak hirnya kemenangan itu baru benar-benar bis a kami raih,” ucap pelatih Regpac Wong  so Suseno kepada Radar Solo kemarin.

Dalam laga kemarin, pertandingan super ketat memang disajikan oleh kedua tim. Selama empat kuarter berjalan, kedua tim memang saling balas membalas poin.

Kuarter pertama kedudukan imbang 3-3.  Urusan poin, Regpac mengandalkan sos ok Tasya Talentia, sedangkan Deby dar i Smaracatur mulai unjuk kebolehan dengan tiga poin perdananya dari aksi lay up dan free throw.

Kuarter kedua, lagi-lagi Deby jadi andalan Smaracatur untuk menambah keunggula n. Tambahan tiga poin di babak ini, ternyata dibalas oleh tiga poin Regpac dari tangan Meilyin Gra ceila dan Mega. Ked udukan 6-6 membuat head coach kedua tim mulai me ngambil langkah antisipasi un tuk menembus ketatnya defense lawan.

Lagi-lagi sulitnya memasukkan bola d ialami oleh dua tim. Kedua tim kompak han ya bisa memasukkan satu tembakan ber buah poin di kuarter ketiga. Bedanya Regpac hanya bisa menambah lewat titik free throw, sedangkan Smaracatur akh irnya bisa unggul dengan kedudukan 9-7 lewat tembakan three point dari  tang an Irentya.

Kuarter keempat Regpac mulai kembali menekan, hingga akhirnya mereka memaksa pertandingan harus diakhiri melalui ba bak OT, dengan kedudukan akhir 11-11. Dal am babak tambahan 5 menit tersebut, Regp ac akhirnya bisa ke babak fantastic four usai menang 15-12.

”Partai yang berat, karena kordinasi pe main kami juga kurang baik. Defense la wan juga bagus sekali, makanya sulit un tuk ditembus,” keluh Wongso.

Pelatih Smaracatur, Herlambang Joko Christ ianto mengakui bahwa kendala jam terbang memang terasa disini. Terlebih melawan tim yang punya sejarah pan jang sering menjadi juara, jelas pihaknya megakui pemainnya bertanding deng an penuh tekanan.

”Andai saja anak-anak bisa berlatih lebih ser ing lagi, mungkin permainan kami bis a lebih baik lagi dari ini. Tapi sudah bis a bermain ketat sampai overtime saja, sa ya anggap itu cukup baik. Walaupun sa  ya sadar, mereka pasti kecewa dengan ha sil akhirnya,” bebernya. (aya/nik)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments