Find anything on DBL Indonesia

Road Show to Schools

dblindonesia.com - 4 January 2011

Padang, Padek - Jelang pelaksanaan Honda DBL 2011 West Sumatera Series yang akan dipusatkan di GOR Prayoga Padang pada 12-19 Januari mendatang, Officer Development Basketball League (DBL) Indonesia terus melakukan sosialisasi ke berbagai sekolah yang ada di Kota Padang.

Kemarin, Event And Entertaiment Assistant DBL Indonesia melakukan road show ke enam sekolah yakni SMA Pertiwi II, Pertiwi I, Xaverius, Kartika, SMAN 8 dan 7. Ternyata pihak sekolah antusiasme dan optimis dengan pelaksanaan iven bergengsi tingkat pelajar tersebut.

“Antusiasme sekolah-sekolah di Padang sangat luar biasa, bahkan ada kepala sekolah yang melampirkan surat pernyataan kesediaannya untuk ikut DBL,” kata Event And Entertaiment Assistant DBL Indonesia Wenny Viana kepada Padang Ekspres Senin (3/1).

Kondisi itu tak jauh beda dengan sejumlah sekolah lainnya yakni SMA PGRI 2, Semen Padang, SMAN 4, SMAN 5, SMAN 6, dan SMAN 9. Sejumlah sekolah tersebut juga menyambut positif dilaksanakannya kegiatan itu di Kota Bingkuang. Mereka meminta iven tersebut dilaksanakan secara berkesinambungan untuk mengairahkan olahraga di Sumbar terutama cabang bola basket.

“Kami tak menyangka iven ini dapat perhatian khusus dari berbagai sekolah di Padang. Kami akan mencoba menjadikan Padang sebagai pelaksanaan tetap tahun berikutnya,” ungkap Basketball Operation Assistant Ronalt Andriawan Singgih.

Berdasarkan data yang diterima dari Steering Commeettee DBL Indonesia itu, hingga kemarin jumlah peserta yang telah melengkapi berkas pendaftaran sudah mencapai 25 tim putra/putri. Namun panitia masih membuka pendaftaran hingga Rabu (5/12) mendatang , jadi para peserta diminta sesegera mungkin untuk melengkapi persyaratan.

Sumbar masih aman

Semula Indonesia’s Biggest Student Basketball Competition ini rencananya akan dihelat pada 2009 lalu, namun karena kondisi Sumbar sempat dilanda gempa pada September lalu pelaksanaannya diundur.

Keoptimisan panitia pusat itu diungkapkan setelah pihak panitia melakukan survey. Hasil survey menyimpulkan bahwa Sumbar, khususnya Kota Padang masih layak dijadikan salah satu daerah pelaksana.

Sebagai langkah awal, panitia penyelenggara masih membatasi peserta. Namun tidak tertutup kemungkinan pada pelaksanaan kedua nanti jumlah peserta akan ditingkatkan termasuk dengan mengusung sistem setengah kompetisi.

“Ternyata Padang pasca gempa, tak seburuk yang dibayangkan, buktinya antuasme masyarakat masih tinggi dan kondisi venues juga sangat mendukung. Ke depan, kami berharap bisa melaksanakan untuk yang kedua kalinya,” tambah Project Officer Development Basketball League (DBL) Indonesia Ade Nopriansyah.(z)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments