Find anything on DBL Indonesia

Sedes dan Smapa Lewati Hadangan Pertama

dblindonesia.com - 13 August 2017 Pemain Smapa, Radyatama (kiri) sukses membawa timnya Smapa mengalahkan SMK PIKA pada laga perdana. (Foto: Nurchamim/Radar Semarang)

HARI keempat babak penyisihan Honda DBL Central Java Series North Region 2017 yang digelar di GOR Sumber Waras (Knights Stadium) Semarang terus menyajikan pertandingan-pertandingan seru.

Kemarin giliran dua tim kuat beradu gengsi yaitu tim basket cowok SMAN 1 Slawi versus juara musim 2015, SMA Sedes Sapientiae Semarang. di kuaretr awal kedua tim belum menemukan bentuk permainan terbaik dan harus puas mengakhiri laga kuarter kedua dengan skor 12-12.

Serunya pertandingan mulai terasa di kuarter ketiga. Dua tim ini sama-sama bergantian memimpin skor. Dalam atmosfer ini tim dituntut lebih konsentrasi, tidak boleh lengah dan fokus pada defense. Meski akhirnya Sedes berhasil menutup laga dengan kemenangan 28-19.

Head coach SMA Sedes Sapientiae Wahyu Titis mengakui sebagai tim yang pernah juara, penampilan Sedes di laga pertama kemarin masih belum sesuai harapan. Tim cowok menurutnya masih butuh adaptasi agar bisa menemukan bentuk permainan terbaik mereka.

“Hal itu bisa dilihat di awal-awal game kami cukup kesulitan. Makanya di jeda pertandingan kami meminta anak-anak untuk tampil enjoy hingga akhirnya kami bisa menguasai permainan,” kata Titis usai laga.

Di laga selanjutnya Sedes akan melakoni laga berat versus juara musim lalu yaitu SMA Satya Wacana Salatiga,”Tidak ada masalah kami sudah siap lawan siapapun, anak-anak hanya tinggal memperbaiki beberapa kesalahan,” sambung Titis.

Sementara sementara di pertandingan lain, tim cowok SMAN 4 Semarang (Smapa) juga berhasil menjaga asa setelah menang dengan skor ketat yaitu 29-22 atas SMK PIKA Semarang di game terakhir hari keempat kemarin.

Smapa mampu tampil trengginas di bawah dukungan penuh Superman pada laga perdana kemarin. padahal laga kemarin juga berjalan ketat, balasmembalas serangan terjadi pada kuarter akhir.  Berikut denga cara mereka bertahan dengan saling patah-mematahkan offense lawan.

Coach Smapa, Petra Wisnu Indiana mengakui pertandingan berlangsung ketat. Hanya saja timnya perlu menguatkan mental menghadapi laga selanjutnya yaitu versus SMAN 1 Kendal.”Laga perdana masih demam panggung. Laga selanjutnya harus lebih agresif saat bertemu SMAN 1 Kendal,” kata Petra. (dan/bas)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments