Find anything on DBL Indonesia

Sembilan Makin Tak Terbendung

dblindonesia.com - 3 October 2018 TERBUKA: Kapten Sembilan, Ariyah Marwah berusaha mencetak poin ketika melihat pertahanan lawan yang lengang.

BANDUNG - Tim Basket Putri SMAN 9 Bandung melaju ke final kompetisi Honda Developmental Basketball League (DBL) West Java Series 2018. Kemenangan diraih setelah mengalahkan Tim Basket Putri SMAN 5 Bogor dengan raihan skor 64-34 dalam pertandingan Big Four Honda DBL West Java Series 2018 di GOR Padjadjaran, Kota Bandung, kemarin.

Sejak tip-off, kedua tim tampil saling menyerang. Namun Sembilan -julukan SMAN 9- Bandung lebih mendominasi permainan yang dibuktikan dengan berbagai serangan mampu menjadi skor. Pada kuarter pertama dan kedua, Sembilan mengamankan skor 49-24 dan tak bisa dijangkau tim lawan.

Di kuarter ketiga, Sembilan semakin jauh meninggalkan lawan dengan raihan skor 57-24. Permainan apik serta energik yang ditampilkan pun berhasil membuat Sembilan tetap mempertahankan skor yang tak mampu dikejar Smanli. Pada kuarter keempat,Sembilan semakin menunjukkan tajinya hingga mereka berhasil memenangkan pertandingan dengan skor akhir 64-33.

Pelatih Tim Basket Putri Sembilan, Bambang Yudi mengaku puas dengan performa anak asuhnya di lapangan. Sebab, kemenangan yang diraih membawa Sembilan melaju ke babak final kompetisi Honda DBL West Java Series 2018.

Meski menang, Bambang menyebut selalu saja memiliki bahan evaluasi di setiap pertandingan. Pada pertandingan kali ini dirinya sedikit kurang puas karena pemainnya terlihat tidak bersabar dalam melakukan offense. Para pemainnya pun seolah ingin segera menyelesaikan permainan.

“Kalau barusan anak-anak masih tidak sabar di offense, jadi ingin cepat-cepat menyelesaikan,” kata Bambang.

Dikatakan Bambang, pada laga Big Four Honda DBL West Java Series 2018 menghadapi Smanli, dia menekankan anak asuhnya mampu melakukan defense dengan baik. Instruksi yang diberikan tersebut dianggap berhasil diterapkan para pemainnya hingga meraih kemenangan.

“Tapi kalau untuk offense, mereka masih lepas kontrol, jadi pengen cepat eksekusi langsung. Intinya saya cuma matiin suplai bola dari poin-poin gats mereka, cuma itu aja,” ungkapnya.

Sementara menghadapi babak final yang akan berlangsung Jumat (5/10) mendatang, dirinya mengaku tidak memiliki strategi secara khusus yang akan diterapkan bagi para pemain. Dirinya hanya akan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang masih menjadi kekurangan tim di setiap pertandingan.

“Tidak akan jauh-jauh beda. Kita di samping mental, ya mungkin meminta anak-anak untuk lebih konsentrasi dalam pertandingan ajalah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapten Tim Basket Putri Sembilan, Ariyah Marwah A’shifa Nurlail yang menyikapi kemenangan timnya dengan tangis, mengaku senang dan bahagia karena mampu membuktikan bahwa perjuangan yang selama ini dilakukan berakhir manis. Siswi16 tahun itu pun mempersembahkan kemenangan timnya sebagai hadiah bagi mendiang sang ayah.

“Seneng karena bisa buktiin kalau latihan kita selama ini berhasil masuk final, dan semoga kita bisa juara. Sebenarnya aku mah pengen buktiin, pengen bapak bangga,” kata Marwah.

Diungkapkan Marwah, kemenangan yang diraih timnya dikarenakan teman-temannya juga lebih menikmati pertandingan. Padahal, para pemain Sembilan biasanya mudah down ketika bertemu lawan yang baru pertama kali dihadapi. Terlebih, Smanli adalah juga DBL tahun sebelumnya.

“Dari awal walaupun belum ketemu lawannya harus berani melawan. Kalau mau jadi juara ya, harus lawan jangan mau kalah. Temen-temen bilang jangan takut, lawan aja, Alhamdulillah kita mainnya pede,” terangnya.

Marwah menyebut, strategi defense dari pelatih yang ditekankan kepada para pemain terbilang berhasil. Menurutnya, jika para pemain mampu melakukan defense dengan baik, maka offense yang dilakukan lebih enak. Hal tersebut, lanjut dia, terbukti saat melawan Smanli dan membuat lawan tidak mampu meraih poin.

“Karena defense sih yang sabar, sampai bikin margin dua puluh poin kan ada respect the game, jadi kita tuh jaganya harus dithree poin area dan Alhamdulillah berhasil,” paparnya.

Untuk laga final, Marwah mengaku harus lebih memperbaiki pola komunikasi antar pemain di lapangan agar mampu bermain maksimal. Dia menyebut, pelatih selalu meminta para pemain Sembilan mampu lebih meningkatkan pola komunikasi karena pemain yang menjalani pertandingan di lapangan. (mg1/drx)*

*Berita oleh Jabar Ekspres

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments