Find anything on DBL Indonesia

Seru, Hari Kedua Berurai Air Mata

dblindonesia.com - 12 August 2017 Pemain SMAN 1 Rancaekek tampil gemilang saat menghadapi SMA Trinitas pada laga Honda DBL West Java Series 2017 East Region di GOR Pajajaran, kemarin (11/8).(Foto: M. Alif/DBL Indonesia)

DRAMA terjadi dilanjutan Honda DBL West Java Series 2017 East Region, ada torehan sejarah terjadi di laga putri antara SMA Trinitas Bandung dan SMAN 1 Rancaekek.

Euporia kemenangan diraih dengan tangisan air mata bahagia yang diteteskan para pemain SMA Negeri 1 Rancaekek, setelah mampu mengalahkan tim sekaliber SMA Trinitas Bandung dengan skor 34-20.

Pelatih SMA Negeri 1 Rancaekek Irvan Fauzi membenarkan jika kejadian mengalahkan SMA Trinitas sebuah sejarah ba gi sekolahnya dalam mengikuti  ajang Honda DBL. ”Ini kemenangan pertama yang kami raih, selama empat kali kami ikut da lam ajang ini,” ungkap Irvan Fauzi pada Jabar Ekspres usai laga menghadapi SMA Trinitas, ke marin (11/8).

Dia pun membocorkan rahasia timnya sehingga bisa meraih kemenangan kali ini. Salahsatunya sebut dia, latihan fisik yang berat dan penerapan taktik yang efesien sehingga bisa keluar jadi pemenang. ”Kita sebetulnya unggul di fisik terlihat tadi di babak ke tiga dan ke empat kita bisa kuasai permainan,” ungkapnya.

Dengan kemenangan ini timnya akan menemui tim kuat la inn ya yakni SMAN 1 Purwakarta. Akan tapi dia tidak takut pasalnya dia mengaku sudah me nganto ngi kekuatan calon lawannya. ”Ki ta sudah sering ketemu di kom petisi lain, jadi saya sudah ta hu kekuatan mereka,” terangnya .

Terang dia, SMA Negeri 1 Purwakar ta memiliki pointgu ard yang kuat dan ce  pat sehingga dia akan me matikan pergera kan tersebut. ”Saya sudah pu  nya stra tegi untuk menga lah kan Purwakarta,” ung kap nya .

Kapten tim SMA Negeri 1 Rancaekek Talitha Naflah mengaku benar-benar terharu atas pencapaiannya di tahun ke dua dirinya ikut dalam ajang ini. Dia pun mengaku tak mempermasalahkan latihan fisik yang selama ini dilakoninya. ”Latihan fisik yang kita lakukan kali ini, akhirnya berbuah hasil yang manis,” terangnya.

Dengan kemenangan itu kata Talitha. dia makin terpacu untuk membuat fisik rekan rekan satu timnya agar lebih kuat lagi sehingga permainan dapat stabil. ”Kuncinya kalau fisik kuat kita bisa tetap konsentrasi,” tandasnya. (pan/ign)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments