Find anything on DBL Indonesia

SHOW TIME ANAK JAKSEL

dblindonesia.com - 14 October 2018 OPENING PARTY: Syahrul (Honda Mugen Pasar Minggu), Andra Friyandana (Wahana Artha), Donny Rahardian (DBL Indonesia), Richard F Pattileu (Tora Cafe), dan Endri Kendian (Pengprov Perbasi DKI Jakarta) saat menyanyikan lagu Indoenesia Raya pada Opening Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - South Region Sabtu (13/10). (TAUFIQ/DBL INDONESIA)

DKI JAKARTA- Setelah West Region dan North Region, Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 kini memasuki wilayah Jakarta Selatan. Hingar bingar opening party Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – South Region tentu sangat ditunggu publik. Pasalnya,  Jaksel dikenal sebagai barometer basket di Ibu Kota. Hal itu dibuktikan dengan torehan gelar terbanyak Honda DBL DKI Jakarta yang dipegang tim dari Jakarta Selatan, SMAN 3 Jakarta. Bukan hanya itu, antusiasme dari para suporter, serta kreativitas para dancer makin melengkapi mewahnya regional Selatan ini.

Atmosfer itu langsung terasa pada hari pertama Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – South Region, yang digelar di GOR Bulungan, Sabtu kemarin (13/10).  Lima pertandingan seru tersaji. Tim putra SMA Al Izhar menjadi sekolah pertama yang berhasil melangkah ke babak selanjutnya. Tim asal Pondok Labu, Jakarta Selatan itu mampu menundukkan lawannya, SMA Cita Buana dengan skor akhir 46-28. Pertandingan sore hari itu berjalan ketat di awal laga. Hanya saja Al Izhar mampu memperlihatkan mental juara. Dan mengungguli lawannya di dua kuarter terakhir

Pada pertandingan selanjutnya, tim putra SMAN 8 Jakarta menyusul keberhasilan Al Izhar. Tim asal Bukit Duri itu kembali memperpanjang kutukan SMAN 82 Jakarta yang selalu gagal di babak awal. Pertarungan itu ditutup dengan skor 43-20 untuk SMAN 8. T

Setelahnya, big match antara tim putri SMAN 3 kontra SMAN 70 Jakarta berakhir untuk kemenangan Teladan (julukan SMAN 3) dengan skor 28-16. Keberhasilan Teladan ini menjadi ulangan pada partai empat tahun silam. Seventy (julukan SMAN 70) yang bermain di kandang sendiri dan didukung ratusan suporternya, dibuat tak berkutik oleh tim polesan Jakcy Ignatius kemarin.

Kekalahan Seventy ini disesalkan oleh sang kapten. Namun, Savira Alifa menyatakan ini bukanlah akhir perjuangan. “Aku berterima kasih buat teman-teman yang sudah datang untuk mendukung. Kekalahan ini jadi evaluasi besar-besaran buat kami. Dan buat Teladan, tunggu kami tahun depån,” pungkas cewek 16 tahun itu.

Di sisi lain, meskipun hasil positif dapat diperoleh srikandi Teladan, sang kapten Insyira Kesha mengungkapkan kemenangan atas Seventy mash terlalu dini untuk dirayakan. “Kemenangan ini membawa kami melangkah, Performa kami hari ini jauh dari kata memuaskan. Dan jika ingin menjadi juara di Selatan, kami harus bermain lebih ekstra ,” ucapnya usai bertanding.

Di pertandingan putri lainnya, SMAN 32 masih belum mampu membendung kokohnya pertahanan Sophia Rebecca Adventa dkk. SMAN 28 sendiri langsung tancap gas, tim asal Jati Padang tersebut tampil ngotot kala menggilas SMAN 32 dengan skor 44-11. Hasil ini membawa mereka bertengger ke babak selanjutnya.

Hari penuh euforia itu ditutup oleh kemenangan SMA Pangudi Luhur atas lawannya, SMK Kartika X-2 dengan skor 62-11.  Hasil ini membawa Pangudi Luhur bakal berhadapan dengan SMAN 43 Jakarta di babak selanjutnya. (*)

Story Provided by Warta Kota

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments