Find anything on DBL Indonesia

Sinergi Peraturan Honda DBL

dblindonesia.com - 16 October 2017 Para wasit Honda DBL South Sumatera Series 2017 serius pada TM di Graha Pena, kemarin (15/10).(Foto: Evan Z/Sumatera Ekspres)

PERANAN referee (wasit) dalam event liga basket antarpelajar terbesar, Honda DBL South Sumatera Series 2017, sangat penting. Mereka sebagai pengadil lapangan akan dituntut memberikan keputusan yang terbaik dan tidak merugikan tim yang bertanding.

Sebanyak 8 wasit akan memimpin pertandingan Honda DBL yang dimulai 20 Oktober hingga 28 Oktober nanti di PSCC. Para wasit Honda DBL South Sumatera S e r i e s 2017 ini menjalani technical meeting (TM) di lantai dua Graha Pena, Minggu (15/10) siang.

Dalam TM tersebut, pihak DBL Indonesia memaparkan aturan pertandingan liga basket Honda DBL kepada para wasit yang akan memimpin pertandingan. Aturan ini sebelumnya juga sudah diberikan kepada para coach (pelatih) dan tim basket agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam peraturan pertandingan.

Basketball Operations PT DBL Indonesia, Trisna, mengatakan, pihaknya sangat perlu menjelaskan kepada para wasit terkait regulasi atau aturan dalam Honda DBL 2017. “Supaya regulasi terlaksana dan tidak terjadi miskomunikasi antara wasit, pemain, dan pelatih tim saat di lapangan,” ujar Trisna. Trisna berharap agar para wasit tidak kaku dalam memimp i n pertandingan. Jika ada pemain yang belum mengerti aturan permainan, hal itu wajar karena mereka masih pelajar. Wasit juga wajib memberitahukan informasi kepada pemain yang belum mengerti aturan pertandingan. “Intinya, wasit berperan penting agar permainan di lapangan berkembang dan berjalan menarik,” harap cewek berambut pendek ini.

Dijelaskannya, total jumlah pertandingan yang akan dipimpin 8 wasit dalam Honda DBL South Sumatera Series sebanyak 43 pertandingan. Sebanyak 32 tim basket putra dan 13 tim basket putri dari SMA di Sumsel yang akan bertanding di PSCC. Untuk petugas meja dalam pertandingan Honda DBL, ada sebanyak 9 orang.

Menurut Trisna, tim yang bertanding wajib menerapkan man to man defense selama pertandingan. Ini digunakan ketika pemain penyerang sudah memasuki front courtnya. Untuk di kuarter keempat, tim boleh menerapkan man to man defense full court. “Peraturan permainan yang digunakan dalam Honda DBL South Sumatera Series 2017 adalah peraturan FIBA 2014 dan peraturan pertandingan yang digunakan telah disesuaikan peraturan Honda DBL,” ujarnya.

Salah seorang wasit Honda DBL, Arizona, mengatakan, TM ini penting supaya wasit dan official tim sama-sama mengetahui peraturan permainan. Pengalamannya memimpin pertandingan DBL, masih ada pemain yang membuat kesalahan dan belum mengerti aturan pertandingan.

“Tapi, kita sebagai wasit wajib memberitahukan. Aturan permainan ini penting diketahui bersama supaya para pemain dan official tim, termasuk coach (pelatih), tidak salah paham dan melakukan protes pada wasit,” tukas Arizona.

Menurut Arizona, sesuai peraturan Honda DBL South Sumatera Series 2017, seluruh peserta, baik pemain, offisial, tim dance competition, maupun suporter dilarang menghina secara verbal maupun nonverbal kepada wasit, panitia, petugas pertandingan, dan peserta lain Honda DBL. Bagi pelangggar, akan dikenai sanksi dikeluarkan dari turnamen. (roz/ion/ce3)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments