Find anything on DBL Indonesia

Sinyal sengit BIG EIGHT

dblindonesia.com - 7 August 2018

SAMARINDA - Satu demi satu slot Big Eight di sektor putra Honda Developmental Basketball League (DBL) East Kalimantan Series 2018 terisi. Empat tiket ke delapan besar berpindah tangan kepada tim basket putra yang menang pada laga hari keempat turnamen antarpelajar paling bergengsi di Kaltim itu.

Kemarin, SMA 3 Balikpapan lebih dulu melaju ke Big Eight setelah menundukkan tim sekota, SMA 4 Balikpapan. Laga tersaji ketat. Kedua tim saling kejar poin di tiap kuarter. Hingga akhirnya tim putra SMA 3 menang dengan skor 33-24. Mereka melengkapi capaian tim putri SMA 3 Balikpapan yang menjadi tim pertama merengkuh tiket ke babak Fantastic Four. Itu setelah mereka mengandaskan perlawanan SMAK Santo Fransiskus Assisi Samarinda dengan skor meyakinkan, 28-9.

“Tentu puas, karena tim putri masuk semifinal dan putra masuk delapan besar. Hanya, masih ada evaluasi. Terutama skuat putri yang masih sering miskomunikasi di lapangan,” papar manajer basket SMA 3 Balikpapan Hadi Kusminto.

Partai menguras emosi juga tersaji antara SMA 2 Samarinda dan SMK 1 Samarinda. Permainan ketat nan menarik ditunjukkan dua wakil Kota Tepian. Susul-menyusul poin terjadi pada kuarter pertama (7-6) dan kedua (10-9). Keran poin SMA 2 sempat mampat pada kuarter ketiga. Namun, mereka berhasil berbenah dengan merengkuh 13 poin pada perempat terakhir laga. Mereka menang dengan skor 38-27.

“Tadi jelas kami menang di pemain cadangan. Saya melihat lawan timpang di cadangan. Karena memang persiapan mereka belum semaksimal kami,” tutur pelatih SMA 2 Samarinda Bayu Raditya.

Laga berikutnya begitu riuh. SMA 3 Samarinda menghadapi SMA 1 Balikpapan. Ratusan pendukung dari kedua kubu saling adu kreasi, melengkapi ketatnya persaingan di lapangan. Akhirnya Smaga Samarinda melangkah ke Big Eight setelah memaksa laga berakhir dengan skor 28-34.

“Kami main lebih baik dari sebelumnya. Hanya memang kurang konsisten, padahal baru selesai kuarter pertama, sudah sering melakukan error. Sehingga lawan mudah mencetak poin. Akan kami perbaiki, semoga cepat kembali bugar sehingga bisa segera fokus persiapan selanjutnya,” papar Pelatih SMA 3 Samarinda Sandy Indra Cahya.

Langkah mereka berikutnya ditentukan hari ini, antara SMA YPK Bontang dan SMAK Santo Fransiskus Assisi Samarinda. Memprediksi laga tersebut, dia menilai SMA YPK Bontang lebih berpeluang. “Mereka adalah raja tahun lalu, jadi harus kami ambil gelarnya dari mereka,” tegasnya. Situasi dramatis tersaji pada partai penutup hari keempat antara SMAK WR Soepratman dan SMA 1 Bontang.

Laga berakhir dengan skor 26-22. Pelatih SMAK WR Soepratman Cahyadi Sujono menilai, anak asuhnya memang minim persiapan. “Beruntung kami bisa menang dan masuk babak delapan besar,” ucapnya.

Laga selanjutnya, mereka akan bersua SMA 3 Balikpapan. Melihat komposisi calon lawan, Cahyadi tak memungkiri lawan punya banyak keunggulan. “Secara postur mereka lebih tinggi. Jadi kami akan fokus pada pertahanan. Biar kecil tapi lincah. Semoga anak-anak bisa memberikan perlawanan maksimal,” tutupnya. (*/asp/ndy/k16)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments