Find anything on DBL Indonesia

Smada Ungguli Alnesa

dblindonesia.com - 8 October 2018 NAIK: Guard MAN 1 Jogja Ahmad Luqmanul Hakim (9) berupaya menahan serangan guard SMAN 2 Jogja Rizal Muhammad Ramli (4).

JOGJAKARTA - TIM basket putra SMAN 2 Jogjakarta (Smada) mengalahkan MAN 1 Jogja (Alnesa) dengan skor akhir 39-20 tadi malam. Pertandingan dua tim dari Grup G, berlangsung seru terutama pada kuarter akhir.

Smada langsung menggeber sejak tip off. Alnesa mudah diintersep dan turn over. Lay-up pemain Smada kerap berbuah poin. Masuk ruang ganti, Smada percaya diri dengan keunggulan 23-7.

Selepas rehat, Alnesa mencoba keluar dari tekanan. Pada awal kuarter tiga mereka meraih dua poin. Tak ingin momentum itu berlanjut, pelatih Smada meminta timeout. Pergantian pemain dan menaikkan garis pertahanan terbukti menahan Alnesa untuk menambah angka.

Pelatih Smada, Andhika Putra puas dengan hasil tersebut. Instruksi yang diberikan berjalan sesuai yang dia diinginkan. Kabbalah Shabran dkk bermain fight.

Pelatih Alnesa, Zainal Muttaqin mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Gap antara pemain inti dan pelapis yang cukup timpang berpengaruh. Apalagi dia harus memberikan minute play kepada semua pemainya.

Sedangkan tim basket putra SMAN 3 Jogja (Padmanaba) yang sebelumnya kalah dari SMAN 6 Jogja (Namche), butuh kemenangan untuk menjaga asa lolos babak berikutnya. Hasilnya, selepas tip off langsung gaspol melawan SMAN 1 Bantul (Filial).

Pada kuarter ketiga, Padmanaba bermain lebih efektif dan menemukan permainan terbaiknya. Poin demi poin mereka raih dan menyudahi perlawanan Filial 20-7.

”Anak-anak masih demam panggung. Tapi di kuarter tiga kami beri motivasi agar menambah poin dan bisa menang,” tutur Yudith.

Pelatih Filial, Taufan Gilang mengakui Padmanaba lawan yang berat. Meskipun di paro permainan sempat bisa mengimbangi. Namun kendala stamina yang anjlok dan cederanya dua pilar tim membuat mentalitas pemain drop.

Game terakhir tadi malam, SMAN 8 Jogja (Delayota) bermain habis-habisan. Namun SMA Bopkri 1 Jogja (Bosa) mengalahkan Delayota dengan skor akhir 40-21.

Pelatih Delayota, Denisa Rahman Arsito mengatakan, game awal kedua tim bermain menarik. Namun dua kali technical foul membuatnya tak bisa sampai akhir mendampingi tim.

”Lawan lebih baik, ini pengalaman berharga bertemu tim kuat,” ungkapnya.

Pelatih Bosa Yusuf Haryono mengaku belum puas dengan permainan anak asuhnya. Jemmy Hartanto dkk masih mencari pola permainan terbaiknya. ”Sedikit berantakan tadi. Defense masih harus diperbaiki lagi. Irama permainan belum ketemu yang pas. Kerja sama tim sudah lumayan bagus,” ujarnya. (riz/iwa/by)*

*Berita oleh Radar Jogja

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments