Find anything on DBL Indonesia

SMAN 1 Telukkuantan dan SMAN 5 Pekanbaru Melaju ke Semifinal

dblindonesia.com - 10 October 2017 Pemain SMAN 2 Pekanbaru Khairunnisa Salsabila (putih) dihadang pemain SMAN 1 Telukkuantan Desti Nafizah Marlian (kiri) dan Crissa Arianto (kanan) pada ajang Honda DBL Riau Series 2017, Gelanggang Remaja Pekanbaru, Senin (9/10/2017).(Foto: Defizal/Riau Post)

TIM basket putri SMA Negeri 1 Telukkuantan berhasil meraih tiket ketiga fantastic four Honda DBL Riau Series 2017. Tim yang pernah meraih champion 2015 melaju ke babak semifinal dengan status juara Grup C usai mengalahkan SMAN 2 Pekanbaru dengan skor 11-7.

Pada laga yang digelar di Gelangggang Remaja, Jalan Sudirman Pekanbaru, Senin (9/10) pertandingan babak penyisihan Grup C antara kedua tim berlangsung ketat. Bahkan SMAN 1 Telukkuantan yang diasuh pelatih Fikar Apriandi tersebut tidak mampu mendulang satu poin pun di kuarter pertama dengan skor 0-3.

Namun di kuarter kedua mereka mampu bangkit dan mendominasi laga tanpa memberi ruang bagi SMAN 2 Pekanbaru untuk menambah angka. Sehingga skor berbalik menjadi 8-3 untuk keunggulan SMA Negeri 1 Telukkuantan. Meskipun unggul, Smanda Pekanbaru mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 8-4 melalui free throw.

Sengitnya laga antara kedua tim yang sama-sama unggul di kuarter pertama tersebut kembali terjadi di kuarter terakhir. Kedua tim hanya mampu menambah masing-masing tiga angka sehingga SMA Negeri 1 Telukkuantan meraih kemenangan dengan skor 11-7.

Kurang fokus dinilai menjadi penyebab kurang maksimalnya penampilan Smansa Telukkuantan. Sehingga Fikar Apriandi akan melakukan pembenahan di beberapa lini agar di babak fantastic four mereka mampu meraih kemenangan. Apalagi mereka dipastikan berhadapan dengan SMA Negeri 1 Pekanbaru yang meraih gelar champion sebelumnya.

“Di laga semifinal nanti, anak-anak harus bisa menjaga fokus. Karena kalau tidak fokus, strategi apapun tidak akan bisa dijalankan dengan baik. Meskipun begitu kami yakin bisa lolos ke final, asalkan kekurangan hari ini bisa dibenahi di laga berikutnya,” ujar Fikar.

Sementara itu, tim keempat yang menghuni slot terakhir fantastic four dipastikan diraih SMAN 5 Pekanbaru. Pasalnya, dari penghitungan hasil akhir dari tiga tim runner-up di masing-masing grup, selain sama-sama mengoleksi 3 poin hasil dari satu kali menang dan satu kali kalah, SMAN 5 Pekanbaru memiliki goal difference yang lebih tinggi.

“Dari hasil penghitungan, dua tim lainnya yaitu SMA Darma Yudha dan SMAN 2 Pekanbaru, goal difference-nya lebih rendah dibandingkan SMA Negeri 5 Pekanbaru yang sisa gol memasukkan dikurangi kemasukannya adalah 8. Sedangkan dua tim lainnya meraih hasil minus,” ujar Basketball Operations Staff PT DBL Indonesia Muhammad Iqbal Salim.(eca)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments