Find anything on DBL Indonesia

Smansa Pekanbaru Fantastis

dblindonesia.com - 15 October 2017 Tim Basket SMAN 1 Pekanbaru, Champion Putri Honda DBL Riau Series 2017.(Foto: Defizal/Riau Post)

TIM basket putri SMA Negeri 1 Pekanbaru tampil fantastis setelah berhasil mempertahankan gelar champion pada laga final Honda DBL Riau Series 2017. Gelar ini mereka raih usai mengalahkan SMA Negeri Binaan Khusus Dumai pada laga yang digelar, Sabtu (14/10) di Gelanggang Remaja Pekanbaru, dengan skor telak 37-12.

Tim basket putri Smansa Pekanbaru yang diasuh Abraham Bagaswara langsung mendominasi sejak awal laga. Skor 13-4 di kuarter pertama membuktikan sang juara bertahan bakal menjalani laga dengan mudah. Di kuarter kedua SMAN Binaan Khusus Dumai semakin kesulitan untuk mengimbangi permainan lawan. Sehingga jarak kedua tim semakin lebar dengan skor 32-10.

Yakin timnya bakal unggul, Abraham memilih untuk memaksimalkan pemain cadangan di kuarter ketiga. Merekapun kembali bermain lebih imbang dengan tambahan 3 poin dari tim berjuluk First tersebut berbanding satu poin dari SMAN Binsus Dumai yang diasuh pelatih Friandra.

Di kuarter terakhir lagi-lagi SMAN 1 Pekanbaru tidak mau menunjukkan kualitasnya. Apalagi Abraham sengaja memberi kesempatan lebih banyak kepada pemain junior. Skor akhir 37-12 menjadi penutup laga kedua tim tersebut.

Kapten tim putri SMA N 1 Pekanbaru Dila Anjelina mengatakan, kemenangan tersebut menjadi hadiah terakhir yang bisa dia berikan untuk SMA Negeri 1 Pekanbaru. Menurutnya perjuangan berat berlangsung di babak penyisihan grup karena ada tim kuat SMAN 3 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha di grup A. ‘’Perjuangan lebih berat saat di grup, kalau di final ini kami lebih menikmati mainnya tanpa harus terburu-buru. Harapan kami untuk pemain junior semoga tahun depan mampu meraih hattrick gelar champion,’’ harapnya.

Pelatihan tim putri SMA Negeri 1 Pekanbaru, Abraham Bagaswara mengatakan, kemenangan ini adalah hasil dari perjuangan selama dua bulan menjelang DBL. Iapun mengakui jika selama kompetisi Honda DBL Riau Series 2017, perjuangan terasa berat di babak penyisihan grup.

Namun ia mengingatkan kepada tim asuhannya agar tidak cepat puas. Sebab mereka harus mulai mempersiapkan tim untuk memperkuat First pada kompetisi tahun depan. Menurutnya butuh satu tahun untuk membentuk tim bagus agar mampu meraih gelar champion tahun depan.

Kemenangan SMA Negeri 1 Pekanbaru semakin lengkap karena salah satu pemainnya, Fifi Afrianti kembali meraih gelar MVP Putri untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Bahkan gelar ini di luar perkiraannya karena banyak muncul pemain bagus dalam kompetisi tahun ini.

‘’Setelah ini kita akan memulai dari awal lagi, karena regenerasi pemain putri SMA Negeri 1 Pekanbaru yang harus diperbaiki kualitas pemainnya. Apalagi untuk mempertahankan gelar Honda DBL Riau Series berikutnya tidak akan mudah,’’ paparnya.

Sementara itu, pelatih tim putri SMA Negeri Binaan Khusus Dumai, Friandra mengaku prestasi tim asuhannya sangat memuaskan meskipun hanya sebagai runner up Honda DBL Riau Series 2017. Apalagi kualitas tim lawan menurutnya sangat bagus, ditambah status Smansa Pekanbaru sebagai juara bertahan.

‘’Hasil ini cukup memuaskan, mengingat lawan mereka adalah juara tahun lalu. Tahun depan kita akan lebih giat lagi berlatih, mengingat tim-tim lawan terutama dari Pekanbaru sangat bagus,’’ ujar Friandra. (luk/cr4)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments