Find anything on DBL Indonesia

SRONE Beri Kejutan Pada Babak Fantastic Four

dblindonesia.com - 28 September 2018 EKSPRESIF: Pemain SRONE melakukan selebrasi untuk merayakan atas lolosnya ke babak Big Four South- East.

BANDUNG – Tim Basket Putri SRONE -julukan SMAN 1 Rancaekek- mampu melaju ke babak Big Four South-East pada ajang kompetisi Honda Developmental Basketball League (DBL) West Java Series 2018 - South Region. Suasana haru menyelimuti para pemain yang terlihat menitikan air mata dengan saling berpelukan satu lainnya.

Kemenangan Tim Basket SRONE diraih setelah mengalahkan Tim Basket Putri SMA Trimulya pada Fantastic Four kompetisi Honda DBL West Java Series 2018 – South Region. Menampilkan permainan saling menyerang, pada akhirnya pertandingan dimenangkan SRONE dengan skor 52-43.

Pelatih SRONE, Irvan Fauzi menyatakan, meski skor yang diraih kala melawan SMA Trimulya berakhir tipis, tapi dirinya telah memprediksi timnya akan menang. Hal tersebut dikarenakan permainan cepat yang ditampilkan SMAN Trimulya tidak diimbangi second tim yang justru kurang bagus. “Kalau kita kan first tim sama second tim, base-nya itu bisa diandelin, makanya saya sudah bisa prediksi kita menangnya di akhir-akhir. Jadi saya sudah merencanakan dari awal ditahan dulu, nah di akhirnya kita habisin,” ujar Irvan di Bandung, Kamis (27/9).

Dipaparkan dia, kunci kemenangan juga karena defense yang dilakukan anak asuhnya terbilang baik. Dirinya mengaku menekankan agar setiap pemain mampu melakukan defense. Sebab, Irvan menilai percuma jika mampu melakukan offense, tapi pertahanan tetap berhasil dibobol lawan. “Kita tekenin ke anak-anak defense, defense, defense dan buat offense itu jadi bonus buat mereka. Kalau defense udah bagus, fisiknya oke, kita pasti menang,” kata dia.

Berkat defense yang dilakukan, lanjut dia, para pemain lawan akhirnya kewalahan hingga ada yang tak mampu bermain lagi karena Trimulya terlalu tampil menyerang. Irvan menyebut, dia baru berani menginstruksikan para pemainnya tampil menyerang pada kuarter empat, dimana para pemain Trimulya mulai kelelahan. “Sabar ya mainnya, saya bilang sama mereka untuk tetap fokus sama hasil akhir. Prosesnya dijalani, menang di kuarter satu, dua dan tiga belum tentu jaminan,” ungkapnya.

Meski berhasil menang, tetapi Irvan mengaku tegang ketika menyaksikan permainan timnya. Terlebih, SMA Trimulya hampir menyusul skor yang telah diraih. Namun, dirinya bisa bernafas lega setelah detik-detik akhir kuarter empat anak asuhnya berani tampil menyerang, namun tetap mempertahankan skor yang diraih. “Saya selalu menekankan ke anak-anak untuk proses,karena saya tahu prosesnya dan akhirnya kita menang, kita terharu soalnya kami satu-satunya tim kabupaten yang ada di Fantastic Four ini,” ujarnya.

Menghadapi laga Fantastic Four, Irvan mengaku hanya akan ikhlas menerima hasil yang mampu diraih anak asuhnya. Pasalnya, target awal yang ditetapkan hanya sampai Fantastic Four. Terlebih, dirinya menyatakan SRONE cukup memiliki banyak keterbatasan

Namun, dirinya tetap meyakini mampu meraih gelar juara pada kompetisi Honda DBL West Java Series 2018. Irvan hanya ingin para pemainnya mampu bermain lepas tanpa harus meras dibebani gelar juara yang harus diraih timnya. “Saya gak mau anak-anak ada beban, nothing to lose aja, ketika proses di lapangan dijalankan mereka bakal tahu sendiri rasanya mengejar juara seperti apa,” kata dia.

Kapten Tim Basket Putri SRONE, Septi Rizkiani menyatakan, kemenangan yang berhasil diraih karena semua pemain mampu berpikir positif. Menghadapi permainan lawan yang cenderung cepat, maka Septi bersama teman-temannya memilih bermain defense. “Kita udah nyangka juga karena lihat permainan mereka kemarin dan mereka pasti bakal cepet, makanya kita tiap kuarter selalu lima ya defense-nya,” kata Septi.

Namun begitu, Septi mengaku kewalahan saat menghadapi permainan SMA Trimulya. Dirinya dan pemain lainnyapun hanya bisa menunggu momentum agar bisa meraih poin. Mengikuti instruksi pelatih untuk tetap bermain defense, akhirnya kemenangan pun bisa diraih SRONE. “Memang susah, lawan kaya gak ada cape gitu, jadi bingung nunggu mereka shooting aja, untungnya shooting mereka masuk juga,” tandasnya. (mg1/drx)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments