Find anything on DBL Indonesia

Taktik Baru, IPIEMS Kalahkan Mimi

dblindonesia.com - 10 May 2016 UNGGUL DARI AWAL: Sejak kuarter pertama, Mimi tidak berhasil membendung shooter IPIEMS hingga tertinggal 13 poin(Foto:haffidz/zetizen team)

MESKI kemarin (9/5) Surabaya dilanda hujan, hawa panas tetap terasa di DBL Arena, terutama dalam pertandingan antara tim basket putra SMA IPIEMS Surabaya dan SMA Mimi Surabaya. Sejak awal, permainan mereka terlihat cepat dan dinamis. Betapa tidak, pertahanan IPIEMS dan Mimi memang sangat rapat. Karena itu, para shooter menjadi andalan untuk mencetak poin pertama.

IPIEMS terus berusaha menyerang lawan dari berbagai sisi. Tembakan demi tembakan dilemparkan. Hingga akhirnya, Muhammad Rafli, shooting guard IPIEMS, berhasil mencetak 2 poin. Sejak itu, tempo permainan Mimi berubah dan tidak lama mereka berhasil menyamakan kedudukan. Sayangnya, kapten IPIEMS Farhan Tri Oktavianto terus mencetak poin hingga skor kuarter pertama menjadi 6-3 untuk kemenangan SMA IPIEMS Surabaya.

Pada kuarter kedua, pertahanan IPIEMS mulai melemah lantaran pergantian taktik Mimi. Apalagi, Mimi memasang point guard Billy Andreson yang berhasil menambah poin melalui dua kali layup. "Pada kuarter kedua, pertahanan pemain Mimi sangat rapat. Karena itu, pemain kami sempat down," ujar Wahyu Putra, coach IPIEMS. Sedikit terkejar, Mimi bisa mempertahankan kemenangan sementara dengan tiga angka saja.

Namun, pemain IPIEMS tahun ini sungguh berbeda dengan tim sebelumnya yang terakhir bermain dalam Honda DBL East Java Series 2014-North Region. Sempat ditekan pada kuarter kedua, mereka bisa cepat beradaptasi dengan taktik lawan. Perubahan taktik triangle menjadi titik balik IPIEMS pada awal kuarter ketiga. Sang kapten pun dipasang kembali karena sudah mengetahui kelemahan taktik lawan. "Ada titik celah pada bagian kiri Mimi. Dari situ kami bisa memecahkan konsentrasi lawan," kata Farhan.

Berbalik mendapat tekanan dari IPIEMS, Mimi membuat cukup banyak kesalahan. Permainan mereka tampak terburu-buru. Secepat apa pun serangan mereka, IPIEMS selalu berhasil mempertahankan kedudukan. "Taktik baru pelatih sangat cocok dengan komposisi pemain tahun ini," tutur pemain bernomor punggung 6 tersebut. Pada akhir permainan, IPIEMS menang telak dengan skor 31-18.

Di sektor putri, pertandingan tidak kalah sengit. Slekoors -tim basket SMAN 21 Surabaya- juga memberikan penampilan terbaik saat melawan Anchor, tim basket SMA Hang Tuah 1 Surabaya. Pada akhir kuarter pertama, skor hanya menunjukkan angka 2-2. Namun, pada kuarter selanjutnya, Slekoors berhasil menemukan kelemahan lawan. Karena itu, sang kapten Feby Alyu bisa mencetak banyak poin.

"Aku memang sengaja nggak diturunkan di awal pertandingan untuk memperhatikan posisi lawan. Apalagi, defense kami memang lemah dan sering melakukan kesalahan yang nggak perlu," terang pemain nomor 7 tersebut. Anchor makin sulit membangun serangan hingga permainan berakhir dengan skor 21-3 untuk kemenangan SMAN 21 Surabaya. (pew/c14/rat)

Story Provided Zetizen Jawa Pos

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments