Find anything on DBL Indonesia

Taruna Bumi Khatulistiwa Targetkan Final

dblindonesia.com - 4 February 2011

Pontianak—Honda Development Basketball League (DBL) 2011 West Kalimantan Series tak hanya akan mempertontonkan permainan cantik calon pemain basket profesional masa depan. Ajang ini pun akan dimanfaatkan untuk mengasah kreativitas dan adu bakat pemain-pemain tim basket. Event nasional yang digelar 1-10 April 2011, di GOR Pangsuma Pontianak, menartargetkan peserta yang akan bertanding nanti sebanyak 48 tim. Salah satu tim yang memastikan akan berlaga ialah SMA Taruna Bumi Khatulistiwa.

Stefanus Purwanto, Kepala SMA Taruna Bumi Khatulistiwa mengucapkan terima kasih kepada Pontianak Post. Sudah memilih SMA Taruna menjadi tempat roadshow Honda DBL West Kalimantan Series. “Ini event bagus. Kami merasa senang sekali sudah dikunjungi Pontianak Post. Kepada Honda dan Telkomsel yang menjadi sponsor event nasional ini, kami juga mengampaikan terimakasih,” kata Stefanus.

SMA Taruna, kata Stefanus, sangat mendukung sekali kegiatan ini. Stefanus tidak menghendaki tim basketnya absen. “Sangat disayangkan sekali apabila sampai absen dalam event besar ini. Sebab Honda DBL merupakan liga basket pelajar terbesar dan satu-satunya di Indonesia. Untuk kesiapan di event Honda DBL sendiri tim sudah berlatih keras dan mengikuti event-event lokal sebagai sarana pemanasan menghadapi Honda DBL 2011,” kata Stefanus.

Agus Firdaus, pelatih tim basket SMA Taruna mengatakan, tim basket yang di asuhnya sudah siap dan memastikan diri untuk mendaftar Honda DBL 2011. Agus menargetkan tim basket SMA Taruna bisa masuk final tahun ini. “Saya optimis bisa sampai final. Melihat tahun 2010 SMA Taruna mengalami peningkatan bisa masuk semifinal maka tahun ini kami akan berusaha masuk ke final. Untuk persiapan tim sendiri kami sudah melakukan latihan yang rutin,” kata Agus.

Agus sedikit mengalami kesulitan, terutama dalam melengkapi persyaratan yang ditentukan panitia. Penyebabnya, kata Agus, hampir 70 persen siswa berdomisili di daerah jadi kelengkapan seperti ijazah, akta kelahiran serta syaratsyarat lainnya tidak di bawa. Agus mempridiksi, tim SMA Taruna kemungkinan akan mengalami keterlambatan mendaftar. Masalahnya, anggota tim yang berlaga harus menunggu terlebih dahulu berkas-berkas dikirim keluarga dari daerahnya masing-masing. “Saya berusaha secepat mungkin. Bila sudah terpenuhi persyaratan, secepatnya tim akan saya daftarkan. Saya merasa ini bukan hambatan terbesar untuk ikut mengikuti Honda DBL 2011,” kata Agus.

Mantan pemain basket handal SMA Taruna, Luthfie Kalman menilai Honda DBL West Kalimantan Series adalah event terbesar dan bergensi. Jadi sayang kalau SMA Taruna tidak ikut. Luthfie pernah memperkuat sekolahnya saat di Honda DBL digelar 2010 lalu. (event)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments