Find anything on DBL Indonesia

TELADAN LOLOS DARI JERATAN PANGUDI LUHUR

dblindonesia.com - 18 October 2018 LAYUP: Kapten SMAN 3 Jakarta, Salman Alfarisi mencetak poin setelah bebas dari kawalan pemain SMA Pangudi Luhur pada lanjutan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - South Region kemarin (17/10). (Taufiq/DBL Indonesia)

DKI JAKARTA- Keperkasaan SMAN 3 Jakarta hampir saja direnggut oleh salah satu debutan, SMA Pangudi Luhur. Pada lanjutan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - South Region kemarin (17/10), Teladan (julukan SMAN 3) harus berjuang ekstra saat mengamankan kemenangan dari lawannya. Meski skor akhir 33-24 milik Teladan, penonton dibuat tegang karena ketatnya pertandingan.

Datang sebagai debutan, Pangudi Luhur tak segan menampilkan kekuatan penuh kala bersua Teladan. Juara dua tahun lalu nyaris tumbang, jika tidak menjaga permainan hingga babak akhir. Kuarter pertama berlangsung sangat sengit. Kedua tim saling memperlihatkan kualitas defense yang mumpuni, sehingga sulit untuk kedua tim mencetak angka.

Sampai akhirnya tembakan dari sang kapten, Alvien Hugo Pramono membuat Pangudi Luhur membuka keran poin. Melihat hal ini anak-anak Setiabudi tidak mau berdiam diri. Kegigihan para punggawa Teladan akhirnya dapat mengembalikan keadaan pada akhir kuarter pertama. Tembakan freethrow dari Fadhal Khalid center andalan Teladan menutup keungggulan timnya, skor berakhir 5-4 untuk kemenangan Teladan.

Pada kuarter selanjutnya, kedua tim bermain lebih garang. Tercatat 9 poin berhasil dicetak kedua tim di kuarter kedua. Kali ini giliran Darrel Kamal pemain big man dari Pangudi Luhur menjadi momok yang menakutkan bagi pertahanan Teladan. Permainan di paint area Teladan dapat dikuasai penuh oleh pemain bernomor punggung 15 tersebut. Sementara, Mosses Putra Prasetyo student athlete berusia 17 tahun itu juga tak mau kalah, dirinya dapat mengoyak ring Pangudi Luhur.  Pertandingan berakhir setengah bola pada kuarter kedua. 14-13 Pangudi Luhur masih tertinggal.

Setelah turun minum, Pangudi Luhur mampu leading dalam perolehan poin. Dengan bermain secara taktis, tim polesan mantan pelatih Satria Muda Octaviarro Romely Tamtelahitu dapat menemukan kelemahan pertahanan Teladan. Poin demi poin berhasil dikonversi punggawa Pangudi Luhur. Pola permainan yang rapi mengukuhkan Pangudi Luhur untuk berbagi angka dengan Teladan, 18-18.

Babak pamungkas pun tib, Teladan berlari seakan tak terkejar. Dewi fortuna bak berpihak kepada Salman Alfarisi dkk. Three point dari Vito Angga Dinata pada menit kelima, jadi titik balik Teladan untuk mengeluarkan taringnya. Setelah tembakan tersebut, Teladan menjadi lebih efektif dalam melakukan penyerangan. Sementara punggawa Pangudi Luhur terlihat tertekan dan tidak diberi ruang gerak. Drama ketat berakhir anti klimaks, untuk kemenangan Teladan. Pangudi Luhur takuk 9 poin dari Teladan Skor akhir 33-24, anak-anak Setiabudi bersorak sorai.

Sang kapten, Salman Alfarisi mengakui permainan Pangudi Luhur sangatlah berbahaya. Mereka tak mudah mendulang poin untuk timnya. “Darrel memiliki postur besar, kami hampir kesulitan. Tapi, teman-teman tampil ngotot dan nggak mau kalah. Syukur, kami bisa menang atas mereka (re: Pangudi Luhur), tapi kami tidak mau terlalu larut. Masih ada satu langkah lagi menuju ke babak Championship,” ujar pemain kelahiran 16 Juli 17 tahun silam itu. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments